Pendekar Pedang Iblis 2

Pendekar Pedang Iblis 2
Ch. 125 - Penyerapan Elemen


__ADS_3

"Sekarang duduk bersila, tetap kontrol napasmu dengan baik dan pusatkan perhatian pada satu titik. Jangan sampai saat kekuatan ini masuk ke dalam tubuhmu kau termakan oleh kekuatannya, jika gagal selamanya kau takkan mampu mengendalikan Api Keabadian walaupun api itu telah menyatu dengan darahmu sekalipun."


Rubah Petir berujar serius, dia mengangkat kepalanya agar bisa melihat Raja Belut Listrik dengan jelas.


"Sebentar, aku tidak mengerti apapun tentang ini. Bukannya menyerap permata siluman bukanlah hal yang sulit? Mengapa kalian berdua kelihatannya sangat serius?" tanya Xin Chen tak bisa menyembunyikan rasa penasarannya lagi dan sekarang yang dilihatnya hanyalah kedua siluman ini seperti tidak peduli dengan perkataannya.


"Bisa jelaskan sesuatu agar setidaknya aku tahu apa yang harus kulakukan...?" Dia kembali berbicara ragu-ragu, pada akhirnya Raja Belut Listrik menghela napas berat. Saat ingin berbicara Rubah Petir lebih dulu memberikan penjelasan. Hal itu membuat siluman itu putus urat, daritadi sebenarnya dia menunggu Rubah Pertapa itu memberikan penjelasan tapi memang dia terlalu malas menjelaskan panjang lebar.


"Permata siluman yang kau dapatkan ini tidak sama seperti yang biasanya kau dapatkan di tempat lain. Kau paham betul Api Keabadian bukan sebuah kekuatan yang sering terlihat, bahkan hampir menghilang karena siluman ataupun monster yang memiliki kekuatan spesial ini mati hanya bertahan dua ratus sampai tiga ratus ribu tahun lalu mati karena terbunuh oleh kekuatan ini sendiri."


"Berarti Api Keabadian bisa membunuhku kapan saja?"


"Singkatnya, Api Keabadian memakan jiwa apapun yang hidup dan mengubahnya menjadi kekuatan untuk memperkuat pemiliknya. Semakin Api ini memperkuat dirimu, maka kau harus menukarkan kekuatan itu dengan kesadaran aslimu." Beberapa detik Rubah Petir menarik napas, dia paling malas menjelaskan sampai ke akar-akarnya seperti ini walaupun di posisi ini dirinya lah yang paham betul dengan kekuatan Api Keabadian.

__ADS_1


"Karena itu, kau harus tetap menjaga dirimu, semua ingatan serta tujuanmu yang sekarang. Setelah kekuatan ini menyatu dalam tubuhmu, takkan ada cara lagi untuk menghapuskannya. Permata yang dipegang Raja Belut Listrik akan memberimu satu kekuatan langka yaitu Api Keabadian, mungkin sebagai manusia hanya kau lah satu-satunya yang akan memiliki elemen ini."


Rubah Petir tahu banyak tentang ini semua karena di masa lalu dia memang pernah bertarung melawan musuh dengan kekuatan Api Keabadian, hal itu sudah lama sekali terjadi dan meskipun dia menang tetap saja tubuhnya dibuat kritis oleh musuhnya itu. Sebenarnya waktu itu dia sempat terpikirkan untuk mengambil kekuatan Api Keabadian dari musuhnya tapi mengingat dirinya telah diberikan kekuatan elemen petir oleh Roh Elemen maka Rubah Petir menahannya. Salah satu perjanjian langit yang harus dipatuhinya adalah tak mengambil kekuatan elemen lain selain petir.


Xin Chen mengangguk agak ragu, pikirannya masih mencerna tiap-tiap kalimat yang dikatakan Rubah Petir. Memang jika dilihat sekilas pun, permata siluman milik Monster Belut memiliki bentuk yang unik serta aura mengerikan yang dikeluarkannya terasa kuat.


"Kau memiliki waktu sekitar dua puluh empat jam sebelum kesadaran Ye Long benar-benar hancur oleh Petir Kutukan, walaupun kau pikir waktu itu akan sangat lama tapi di alam bawah sadarmu, bisa saja itu akan berjalan sepuluh kali lebih cepat. Kau akan berhadapan dengan sosok jahat dalam dirimu sendiri."


"Apa?" Xin Chen berulang kali menengok ke belakangnya, dia ingin meminta penjelasan lebih lanjut dari Rubah Petir. Tidak mendengarkan tanggapan apapun setelah itu, Xin Chen hanya bisa menebak segala kemungkinan sendirian.


"Kita mulai?"


"Sekarang," perintah Rubah Petir yakin, dia mulai memusatkan aliran kekuatannya di satu titik dan sebuah mantra pelindung tercipta di hadapan Xin Chen. Sebuah kekuatan yang diberikan langsung oleh Dewa Petir, mantra dengan bentuk serta ukiran huruf yang rumit tersebut baru pertama kali di lihat Xin Chen dan berada tepat di depannya.

__ADS_1


Rubah Petir menciptakan sebuah pelindung lagi di sekitar Xin Chen, saat Raja Belut Listrik melepaskan kekuatan dari permata milik monster iblis itu bunga api berwarna biru membara dengan begitu ganasnya, tepat di depan muka Xin Chen dan jika saja bukan karena pelindung dari mantra milik Rubah Petir maka Xin Chen yakin nyawanya akan langsung habis oleh Api Keabadian. Api tersebut takkan padam bahkan jika berada dalam air es sekalipun, hanya pemiliknya yang dapat memadamkannya.


Keadaan yang begitu menegangkan ini tak berjalan lama, beberapa saat kemudian penglihatannya Xin Chen mulai melemah, dia mulai merasakan sesuatu yang membakar dalam tubuhnya dan di detik itu pula sebuah tangan hitam menutup kedua matanya.


Rubah Petir menciptakan kurungan petir agar tubuh Xin Chen tetap terlindungi dari Api Keabadian yang masih menolak untuk menyatu dengan tubuh manusia. Hal seperti ini sebenarnya sering terjadi di antara para siluman, seperti Siluman Kegelapan yang sering merebut kekuatan spesial dari Siluman Penguasa Bumi. Mengambil kekuatan dan mencocokkannya dengan pemilik baru adalah hal yang sangat sulit dilakukan, tak jarang banyak yang mati saat melakukannya tergantung dengan seberapa tingginya level kekuatan milik permata siluman tersebut.


Tingkat kekuatan dari Api Keabadian sendiri cukup tinggi, meskipun tak bisa dikatakan sangat hebat akan tetapi langkanya kekuatan ini lah yang membuat penyerapan kekuatan ini berbahaya jika hanya dilakukan oleh Raja Belut Listrik. Bisa-bisa Xin Chen mati, sebenarnya Rubah Petir hanya menebak saja, walaupun tubuh Xin Chen abadi tapi keabadian itu hanya milik tubuhnya. Dalam artian lain, jika jiwanya yang dibunuh atau dipadamkan maka kemungkinan dia mati pasti ada. Pil Keabadian yang diciptakan manusia sehebat apapun pasti memiliki kelemahan, dan manusia sendiri takkan sanggup menciptakan keabadian yang sebenarnya.


Sementara Api Keabadian sendiri bekerja dengan merebut paksa nyawa mangsanya, mengubah kehidupan menjadi kekuatan. Dengan kekuatan itu Api Keabadian sangat sulit ditemukan dan Rubah Petir cukup terkejut saat merasakan kekuatan yang sudah lama tak dijumpainya itu muncul di sarang lamanya.


Raja Belut Listrik mengalami dampak yang tidak sedikit dari kekuatan Api Keabadian ini, dia melakukan penyembuhan terus menerus pada dirinya sendiri. Siluman itu tak habis pikir dengan permata siluman ini apakah Xin Chen sanggup menyerapnya sendirian jika tanpa bantuannya ataupun Rubah Petir. Melihat kobaran Api biru yang nyaris melelehkan tubuhnya tadi saja walaupun Raja Belut Listrik telah memasang pertahanan terkuat sudah membuatnya tak habis pikir.


Dia menengok ke arah Xin Chen seksama, tampaknya manusia itu sedang dialihkan ke alam bawah sadarnya oleh sifat terburuk dalam dirinya. Langkah paling sulit dalam menyerap kekuatan milik siluman iblis adalah menghadapi sosok jahat yang merupakan perwujudan dari kekuatan itu sendiri. Raja Belut Listrik menggelengkan kepalanya berulang kali, "Sudah berapa kali aku dibuat cemas oleh anak ini, dia selalu saja..." gumamnya pelan.

__ADS_1


Rubah Petir tersenyum kecut, jika Raja Belut Listrik saja yang belum sehari bertemu dengannya sudah sakit kepala apalagi dirinya.


__ADS_2