
Diamnya Raja Belut Listrik membuat keheningan yang cukup lama di antara, tak terkecuali Rubah Petir. Dia baru ingat dengan kekuatan spesial dari Api Keabadian dan melupakannya karena sudah lama tak melihatnya lagi. Lagipula terakhir kali Rubah Petir menemukan api biru itu saat dirinya masih sangat muda, ingatan di ratusan ribu tahun yang lalu itu telah dilupakannya sebelum akhirnya kembali saat Raja Belut Listrik mengungkitnya.
"Api Keabadian, ya?" gumam Rubah Petir pelan, dia menunduk sembari berpikir-pikir dulu. "Bagaimana pun api itu sangat berbahaya, Chen. Apalagi belum tentu kekuatan tersebut cocok dengan tubuhmu."
Xin Chen mengepalkan tangannya erat, "Tidak apa-apa! Jika benar aku bisa menggunakan kekuatan Api Keabadian itu untuk mengembalikan Ye Long, aku akan melakukannya sebisa ku."
"Ye Long?" Raja Belut Listrik mengulangi kata-kata Xin Chen. Nama itu terdengar asing di telinganya.
"Ah, itu. Aku belum memberitahumu tentang Ye Long. Dia Naga Hitam yang tersesat dan kehilangan keluarganya. Dia mengikuti kami dalam perjalanan, hanya saja... Karena ulahku, naga itu terkena Petir Kutukan."
Kepala Raja Belut Listrik mengangguk meskipun tak begitu tahu perihal Petir Kutukan yang diutarakan Xin Chen. Mendengarnya saja dia yakin permasalahan ini telah membuat nyawa naga hitam yang disebutkan itu dalam bahaya.
"Ya... Petir Kutukan menghancurkan kekuatan spiritual Naga Hitam itu, hanya saja aku tak tahu mengapa, Ye Long masih bisa menyisakan sedikit kesadaran spiritualnya setelah dihancurkan oleh Petir Kutukan." Rubah Petir menjelaskan, terdengar suara Raja Belut Listrik setelahnya, agaknya dia memiliki tebakan atas situasi tersebut.
"Jika jurus itu sudah mencapai level dewa dan bisa menghancurkan kesadaran dan kekuatan spiritual, dan Naga Hitam yng kalian maksud dapat mempertahankan dirinya walaupun gagal aku yakin keinginan hidup siluman itu sangat kuat."
Rubah Petir melirik ke arah Xin Chen perlahan-lahan, alasan mengapa Ye Long begitu ingin hidup adalah karenanya. Bahkan saat di Desa Shengyou, Ye Long sama sekali tak bisa diam di penginapan dan langsung lari mencari majikannya itu. Sejak awal dirinya yakin mereka memang memiliki sifat yang sama, keras kepala dan ceroboh. Kedua sifat yang membuat kepalanya pecah, apalagi jika keduanya baik Xin Chen maupun Ye Long bertemu. Untuk urusan seperti ini, Rubah Petir harus sering-sering bersabar menghadapi kelakuan mereka.
Sementara itu, Rubah Petir merasakan ada sesuatu yang aneh terjadi. Dia menutup matanya pelan dan saat membuka mata, sorot matanya langsung tertuju pada Xin Chen.
__ADS_1
"Nyawa Ye Long mungkin takkan tertolong lagi."
"Apa? Bukannya kau sudah berjanji akan menjaga kesadaran spritualnya?"
Rubah Petir menggeleng, "Kesadaran ini akan menipis seiring berjalannya waktu. Aku hanya memperlambat, tidak menghentikan melemahnya kesadaran ini."
"Gawat, kita harus segera bergerak."
Raja Belut Listrik mengangguk pelan, "Biar aku bantu menyatukan permata siluman itu ke dalam tubuhmu."
"Selain menghentikan aliran kekuatan kau juga bisa melakukan hal seperti ini?"
"Hei, jangan salah. Aku ini serba bisa. Kau pikir bagaimana kau bisa sembuh dengan cepat saat di hutan tadi kalau bukan karena ku?"
"Ulurkan tanganmu."
Tak berpikir lama Xin Chen langsung melakukannya, Raja Belut Listrik berhenti bergerak dan memusatkan perhatiannya pada pengendalian elemen petirnya. Hal itu dilakukan untuk menyalurkan kekuatan miliknya ke tubuh Xin Chen, angin lembut bertiup saat Raja Belut Listrik menggunakan teknik penyembuhan miliknya.
"Petir adalah bagian elemen angin, Xin Chen, tarik napasmu dalam-dalam dan angin ini akan membantumu pulih dari luka-luka itu."
__ADS_1
Saat Xin Chen melakukannya benar saja, dia merasakan angin di sekitarnya seolah masuk ke dalam tubuhnya dan menyembuhkan luka luar dan dalam di tubuhnya bahkan goresan dan kulitnya yang memerah karena terkena panas kembali ke semula. Meskipun memakan waktu yang agak lama namun penyembuhan milik Raja Belut Listrik sangatlah hebat, Xin Chen yakin jika dia dikenal oleh para manusia kekuatannya ini akan disewa dengan harga setinggi langit.
Hanya saja para siluman seperti mereka terlalu muak berurusan dengan para manusia, siluman seperti Raja Belut Listrik yang telah memiliki kemampuan berpikir seperti manusia takkan mau menggunakan kekuatannya sembarangan apalagi jika hanya dibayar dengan uang. Mereka tidak hidup untuk memamerkan kekayaan, sama halnya seperti Raja Belut Listrik. Dalam pikirannya, yang terpikirkan hanya agar daerah teritorialnya tak diganggu para manusia dan hidup lama dengan tenang. Cukup sederhana dan tidak rumit.
"Kau benar-benar baik, kau sudah mengobatiku dua kali. Suatu saat pasti aku akan membalas kebaikanmu ini."
"Ya, ya. Sekarang tubuhmu sudah cukup baik untuk menerima kekuatan dari Api Keabadian, hanya saja bersiap saja dengan segala kemungkinan. Aku tak tahu bagaimana kekuatan ini bekerja dan dampaknya jika disatukan dengan tubuh manusia sepertimu. Kau sudah paham betul, bukan, kekuatan seperti ini pada dasarnya adalah milik siluman ganas atau pun monster tak bertuan seperti yang kau lawan di dasar tadi."
Xin Chen mengangguk tiga kali, "Aku mengerti."
"Kalau begitu persiapkan dirimu."
Rubah Petir berjalan ke belakang Xin Chen dan langsung mengangkat kedua tangannya lurus kemudian menempelkannya di punggung. Tindakan itu membuat kedua alis Xin Chen menyatu heran, dia belum sempat bertanya apa maksud rubah melakukannya dan Raja Belut Listrik berbicara di saat yang sama.
"Fokuskan perhatianmu kalau tidak ingin terluka!"
"Ba-baik!" Membaca situasi di sekitarnya kini Xin Chen paham menyatukan permata siluman seperti ini bukanlah sesuatu yang mudah, apalagi jarang-jarang Rubah Petir langsung turun tangan. Detik demi detik berlalu Xin Chen tak tahu apa yang terjadi pada dirinya, Raja Belut Listrik mulai menyatukan kekuatan dari permata Monster Belut. Terdengar suara geraman dari mulutnya, siluman itu menunjukkan tanda-tanda berbahaya. Pusaka milik Monster Belut memberikan dampak negatif pada dirinya sehingga dia kesulitan untuk menyalurkannya pada Xin Chen.
Sementara Rubah Petir memperkuat pertahanan tubuh Xin Chen setidaknya mengunakan lima persen kekuatan Siluman Penguasa Bumi, walaupun hanya lima persen namun kekuatan yang mengalir di dalam tubuh Xin Chen bahkan jauh lebih besar dari apapun yang pernah di rasakannya, bahkan kekuatan penuh milik Monster Belut sekalipun masih kalah jauh dibandingkan Rubah Petir.
__ADS_1
***
2 chap ini belom sempat thor revisi🙏 mohon maap klo ad kesalahan penulisan