
Tak disangka Shui membawa mereka di alam bawah sadarnya, sebuah dimensi yang begitu indah dengan pemandangan alam yang takkan pernah ditemuinya di dunianya. Bunga bermekaran, binatang dari berbagai ras hidup damai dan saat mereka menghirup napas, udara yang amat sejuk masuk ke dalam paru-paru.
"Jangan bilang ini--"
"Dataran Yang. Kau pasti mendengarnya, dari Ibumu atau Ayahmu."
Ren Yuan yang selalu menceritakan dunia dongeng ini ketika dia ingin tertidur, tempat impian semua manusia. Xin Chen masih terlalu kagum hingga akhirnya dia tersadar akan sesuatu.
"Tunggu... Aku merasa ada yang ganjil." Dia memangku dagunya, "Kalau dipikir-pikir lagi kau tidak terkejut saat aku datang bersama seekor naga. Bukannya harusnya kau yang paling kaget, mengingat saudaramu ini berkeliaran di dunia manusia sesukanya?"
Shui mengeluarkan seringaian tipis, "Pada akhirnya dia akan kembali ke sini dan tak kusangka dia ditakdirkan bertemu denganmu."
Ye Long mendesis lagi, tampaknya sedari awal dia sudah menyadari Shui siapa.
"Hahaha, saat terakhir kali aku bertemu denganmu kau bahkan hampir tidak bisa terbang dan memaksa lari dari tempatku."
Ye Long membuang mukanya, dia menjauh dari mereka dan terbang ke danau untuk meminum air di sana.
"Itu artinya Ye Long berasal dari sini?"
"Ya, aku menemukannya saat dia masih sangat kecil. Dia ditinggalkan orang tuanya, tapi.. sampai hari ini pun dia masih keras kepala untuk menemukan di mana mereka berada. Merepotkan sekali."
"Aku baru mengetahui ras naga ada di dunia ini."
"Setidaknya kau pernah membaca cerita legenda tentang naga, biasanya kami dipercaya sebagai penjaga. Hanya saja, semenjak dulu ras kami lah yang dianggap paling kuat dan manusia takut dengan kekuatan kami."
"Maka dari itu mereka menghancurkan kalian hingga kalian memilih hidup terpisah?"
__ADS_1
"Kau cukup pintar juga. Tak bisa dipungkiri pertarungan antara naga dan manusia sempat terjadi, kami adalah ras yang hanya bisa memiliki satu keturunan untuk satu pasangan. Maka dari itu membunuh kami yang sulit memperbanyak keturunan memang cara paling mudah menghapuskan keberadaan naga di muka bumi."
Xin Chen mengangguk paham, dia bertanya kembali.
"Lalu apa kau tahu siapa orang tua lelakinya? Atau orang tua perempuannya?"
"Temanmu yang kau beri nama Ye Long itu baru berusia 20000 tahun, untuk umur seperti itu seharusnya dia sudah bisa disamakan dengan siluman tua. Hanya saja...".
"Hanya saja apa?" Ulangnya penasaran.
"Orang tua perempuannya adalah salah satu naga betina yang memiliki umur tertua serta kekuatan yang kuat, mengingat dia adalah anak langsung dari pimpinan para naga. Dia mati setelah dibunuh oleh para manusia dan sisiknya dipergunakan untuk dijadikan baju zirah."
Shui berhenti sebentar, ragu-ragu melanjutkan perkataannya. Dia menengok kepada Ye Long kemudian. Naga itu menjadi murung, dia hanya duduk di pinggiran danau sembari melihat pantulan dirinya sendiri.
"Orang tua lelaki Ye Long, adalah Naga yang kau bicarakan tadi..."
"Naga yang ku bicarakan tadi...?" Xin Chen tersedak napasnya sangat kaget, dipikir beberapa kali pun hal ini diluar dugaannya. Bagaimana bisa seorang Siluman Penguasa Bumi seperti Naga Kegelapan memiliki keturunan. Ini tak pernah masuk dalam perhitungannya. Melihat keadaan Xin Chen, Shui hanya bisa membiarkannya menerima kenyataan tersebut.
"Setelah paham situasi seharusnya kau sadar, berada di sisi naga itu bukanlah pilihan yang tepat untukmu."
"Bagaimana bisa?"
"Kau tidak tahu? Siluman Penguasa Kegelapan sejak awal sudah menentang segala macam peraturan langit, dan semenjak dia dihapus dari kesepuluh Siluman terkuat itu aturan apapun tidak akan mengikatnya lagi. Dan hal itulah yang membuat Ye Long yang sudah berumur sampai dua puluh ribu tahun terlihat seperti naga remaja. Dia memiliki darah yang sama seperti ayahnya. Dan umurnya mungkin bisa menyentuh jutaan tahun juga."
"Apakah dia tahu tentang ini? Maksudku, selama ini dia mencari orang tuanya dan aku berniat membunuh Naga Kegelapan." Xin Chen mengecilkan suara, melihat Ye Long sepertinya sejak tadi naga itu sama sekali tidak mendengarkan obrolan mereka dan hanya fokus dengan bayangan dirinya di atas air.
"Ye Long tidak tahu siapa orang tua laki-lakinya, aku tidak pernah mengatakan apapun tentangnya. Tentang orang tua perempuannya, aku hanya memberitahu bahwa dia telah mati dan jasadnya pun tak bersisa. Namun sayangnya Ye Long yang keras kepala tetap ingin mencari mereka, dia melewati pembatas dunia ini dan pergi di umurnya yang masih 9000 tahun."
__ADS_1
Kali ini Xin Chen sadar mengapa saat pertama kali menatap mata naga itu, dia dapat melihat kesepian mendalam di sana. Ribuan tahun mencari keberadaan induknya, keluarganya, rumahnya dan apapun tentang jati dirinya. Perkiraannya bahwa Ye Long tersasar salah. Naga itu telah mengelana di bumi ini jauh sebelum dia dilahirkan. Sendirian berjalan, hingga akhirnya dia bertemu dengan Naga nakal itu dalam keadaan babak belur. Tak menemukan siapa-siapa, lupa arah pulang dan hampir mati di hutan sana
Dan di saat itu Xin Chen hanya bisa menatap Ye Long sedih.
"Kau jadi ragu membunuh lawanmu?"
"Tidak akan. Jika dengan keberadaan Naga Kegelapan keselamatan Ye Long terancam, itu artinya aku harus membunuhnya tidak peduli apa Ye Long akan membenciku atau tidak."
"Shui, "
"Ya?"
"Apa kau akan mengulurkan bantuan padaku, suatu saat aku akan terpojok dan membutuhkan kekuatan di belakangku."
"Tidak perlu memintanya, semenjak dulu aku sudah menaruh kesetiaanku hanya pada klan Xin." Pernyataan Shui membuat hati Xin Chen lega.
Xin Chen berniat menghibur Ye Long yang berdiri agak jauh dari mereka, baru saja sampai di dekatnya naga itu tiba-tiba mengeluarkan reaksi aneh lagi. Instingnya seperti ditarik oleh sesuatu, bola matanya mengecil dan mengisyaratkan sebuah bencana besar akan datang.
"Saatnya telah tiba, butuh waktu beberapa jam hingga tubuhku pulih dan siap untuk peperangan. Selagi itu, mohon tahan Naga Kegelapan sebisamu."
Suara Xin Chen sedikit gentar.
"Apa maksudmu?" Xin Chen kaget, jantungnya seperti akan lepas. dia teringat dengan kata-kata Rubah Petir. Tampaknya sejak awal rubah itu sudah memperkirakan hal ini akan terjadi dan sekarang dia sendirian di Kota seberang.
Ye Long mengeluarkan sayap hitamnya, Xin Chen menangkap kakinya saat naga itu mulai terbang dan melewati pembatas dimensi.
Sementara Shui harus memulihkan kekuatan dengan menggunakan Permata Cahaya Biru. Hanya itu satu-satunya yang bisa dilakukannya untuk bisa menolong para manusia.
__ADS_1
Keluar dari ruang dimensi Shui, kekacauan hebat telah terjadi di depan matanya. bahkan dirinya dapat melihat dari jauh bagaimana keadaan kota Renwu, tempat Lembah Kabut Putih berada. Asap tinggi mengepul hingga ke atas langit. Kobaran api membakar habis-habisan bangunan di sekitarnya. Dan kehancuran sudah dimulai tanpa sepengetahuannya.
Padahal baru sebentar dirinya pergi ke tempat Shui dan sekarang matahari mulai terbit, memperlihatkan pagi hari yang takkan ingin dilihatnya seumur hidup. Rumahnya telah dihancurkan.