Pendekar Pedang Iblis 2

Pendekar Pedang Iblis 2
Ch. 116 - Kedalaman Laut II


__ADS_3

Ingin rasanya Xin Chen berteriak, dia tidak tahu seberapa dalam laut yang harus diselami di bawahnya untuk mengumpulkan ke dua puluh Belut Listrik itu. Ditambah lagi, Raja Belut Listrik tak berniat memberitahu apa-apa selain informasi tadi.


Dengan sedikit ragu Xin Chen memutuskan untuk langsung memasuki tempat itu, dia dapat merasakan sengatan listrik di aliran air tersebut. Layaknya ketika dia memancing Hujan Petir dan membuat arus listrik menyebar di genangan air. Hal itu juga terjadi di sarang Belut Listrik ini.


Xin Chen menutup matanya dan langsung menahan napas ketika seluruh tubuhnya tercebur ke dalam air, ketika dia membuka mata kembali dan melihat ke sekitarnya, para Belut Listrik yang seharusnya sangat banyak di sini menghilang tanpa jejak. Xin Chen berenang ke sana kemari dan tak menemukan apapun. Sesekali dirinya mengambil napas lalu kembali mencari Belut Listrik secara cepat. Tapi tak satupun dari mereka terlihat padahal di awal-awal tadi, saat Xin Chen dibawa ke sungai ini oleh para kelelawar api seekor Belut Listrik meloncat dengan begitu bebasnya.


Sekarang ekornya saja bahkan tidak terlihat, Xin Chen kembali mengambil napas. Dia juga tidak bisa berlama-lama di dalam air selain karena tubuhnya terkena dampak dari arus listrik berbahaya di dalam air ini oksigen di dalam paru-parunya juga tidak mencukupi.


"Bisa beritahu ke mana para Belut Listrik ini pergi? Sepertinya saat kau berbicara mereka langsung menghilang. Atau kau sengaja menyuruh mereka bersembunyi?" Akhirnya Xin Chen mengutarakan pertanyaan yang sedari tadi berputar di kepalanya, tidak mungkin juga para Belut Listrik ini menghilang tanpa sebab.


"Nah, jika para Belut Listrik tetap di sungai ini, walaupun mereka termasuk berbahaya kau akan mengumpulkan mereka dengan mudah. Setidaknya berusahalah untuk menyelam ke dasar laut, mereka mungkin bersembunyi di sana."


"Ck, sudah ku duga. Kau pasti menyuruh mereka bersembunyi."


"Aku tidak pernah menyuruh mereka bersembunyi. Sudahlah jangan terus mengoceh seperti anak gadis, cepat selesaikan tes ini agar aku bisa kembali ke sarang."

__ADS_1


"Ya... Ya... Ya, kenapa tidak menyuruh ku untuk memukulmu saja di tes kedua ini jika ingin cepat balik ke sarang."


"Haaahhh?!"


"Arus airnya sangat deras, aku cari Belut Listriknya dulu! Sampai jumpa!" Xin Chen langsung kabur begitu saja sebelum Raja Belut Listrik mengomel dan kepalanya menghilang dari permukaan air.


Sementara itu Raja Belut Listrik baru teringat belum memberitahukan sesuatu tentang dasar laut yang akan diselami Xin Chen, dia menepuk jidat menyalahi dirinya sendiri. Tapi mau bagaimana lagi Xin Chen sudah pergi lebih dulu. Seharusnya jika dia cukup kuat, Raja Belut Listrik yakin semua akan baik-baik saja.


"Aihh, laut itu... Makin ke dasarnya kemungkinan dia akan bertemu dengan induknya para Belut Listrik..." Raja Belut Listrik terlihat ngeri sendiri dengan ucapannya, dia tak begitu nyaman saat mengingat bagaimana terakhir kalinya dia hampir mati dibuat induk para Belut Listrik tersebut.


Raja Belut Listrik bukan siluman elemen petir yang berkuasa di sini, dia jarang menyelam ke dasar karena memang sarangnya berada di dalam gunung. Namun akhir-akhir ini sering terjadi guncangan di bawah permukaan laut dan dia menyadari bahwa para Belut Listrik akan turun ke sana setiap kali sebuah suara muncul memanggil mereka.


Raja Belut Listrik tak tahu mengapa Xin Chen justru menuduhnya menyuruh para Belut Listrik bersembunyi, dia sendiri tak menyangka suara tersebut muncul di saat yang tidak tepat. Jika suara itu muncul maka dia yakin, belut-belut itu akan kembali dengan jumlah yang berkurang sangat banyak.


Di tempat lain Xin Chen tak pernah menyangka di balik bebatuan dalam sungai ini terdapat satu jalan lurus yang langsung menghubungkannya dengan laut lepas, ketika dia keluar dari sana dan menemukan banyak ikan besar berenang bebas, Xin Chen langsung tersedak. Dia kehabisan napas lagi. Daripada harus kembali ke titik awal, Xin Chen memaksa untuk berenang lebih jauh.

__ADS_1


Di sekitarnya Xin Chen menyadari ada sebuah kekuatan tak biasa yang berada tak jauh darinya, kekuatan listrik yang jauh di atas Raja Belut Listrik ini dapat dirasakannya dengan jelas. Awalnya Xin Chen pikir itu adalah kekuatan gabungan para Belut Listrik. Namun tampaknya tebakan itu keliru.


Xin Chen menemukan buih-buih udara yang keluar dari lubang bebatuan, satu-satunya cara jika dia ingin berenang lebih lama di tempat ini adalah dengan menghirup udara dari buih udara tersebut. Selain itu terdapat beberapa tempat yang dipenuhi buih-buih udara, Xin Chen yakin setidaknya dia masih bisa bertahan.


Namun semakin dalam menyelam Xin Chen merasakan hawa air di kedalaman menjadi semakin menyiksa, buih-buih udara kembali muncul dengan suhu yang sangat tinggi. Air laut ini lebih terlihat seperti air mendidih yang mengeluarkan sangat banyak letupan udara di dasar laut sana.


Xin Chen berhenti sebentar, dia menyipitkan mata saat melihat sedikit bayangan Belut Listrik di bawah berenang sangat cepat. Jumlah mereka lebih dari ratusan dan mengelilingi sesuatu yang bentuknya memunculkan tanda tanya sendiri di kepala Xin Chen.


'Aneh sekali... Apa mereka sedang mengelilingi tumbuhan laut?' Xin Chen membatin sebelum beranjak, dia agak ragu dengan suhu yang sudah tidak bisa ditoleransi lagi oleh tubuhnya. Dan lagipula baginya, seharusnya hal ini bukan sesuatu yang perlu dipusingkan lagi. Belut Listrik yang seharusnya tinggal di sungai, di tempat ini justru berenang ke laut dalam.


Dan juga bentuk tubuh mereka sama seperti siluman yang telah berevolusi. Hal ini akan berpotensi terhadap lahirnya siluman-siluman terkuat di ribuan tahun mendatang, bukan tidak mungkin para Belut Listrik di tempat ini akan membahayakan umat para manusia dengan kekuatan mereka yang sangat besar. Terlebih lagi, di saat Xin Chen merasakan kekuatan alam di dasar laut ini, dia dapat merasakan energi yang mengalir dua kali lebih besar dari yang dirasakannya sebelumnya.


Tiba-tiba saja sebuah suara yang tidak asing menggema di dasar laut, membuat air bergetar dan gelombang suara tersebut terdengar sangat keras. Xin Chen terdiam membeku, dia baru menyadari suara tersebut bukan milik Raja Belut Listrik. Saat dia berpikir Raja Belut Listrik adalah penguasa di antara siluman ini, ternyata dia salah besar.


Arus laut menjadi sangat berbahaya, ketika Xin Chen melihat lebih jelas ke bawahnya seekor Siluman yang memiliki kepala lima serta gigi taring yang panjangnya sama seperti lengannya sedang mengintainya dari bawah.

__ADS_1


"Ma-mahkluk apa itu..."


__ADS_2