Pendekar Pedang Iblis 2

Pendekar Pedang Iblis 2
Ch. 121 - Teknik Rahasia Kedua


__ADS_3

"Aku yakin kau pasti memiliki teknik rahasia yang diajarkan oleh Rubah Petir, huft... Seharusnya tidak ada yang perlu ku khawatirkan jika bersama murid Siluman Penguasa Bumi sepertimu."


Xin Chen menggaruk belakang kepalanya agak malu, dia mengeluarkan kedua jarinya. Mata Raja Belut Listrik menatapi jarinya lama seperti berpikir keras lalu berpindah ke arah Monster Belut. "Hanya dengan dua jurus maksudmu? Kau bisa mengalahkannya hanya dengan dua jurus? Sial, seharusnya dari tadi saja kau gunakan teknik rahasia ini!"


Kembali mengumpat Raja Belut Listrik dibuatnya, jika sejak tadi Xin Chen menggunakan teknik rahasianya itu maka dirinya takkan tersiksa di dalam air mendidih ini, sekarang saja kulitnya mulai mengelupas oleh suhu panas.


Melihat pergerakan Xin Chen, Raja Belut Listrik yakin ini adalah teknik rahasia pertama yang akan dikeluarkannya.


Tanpa basa-basi karena memang waktunya sudah tidak cukup lagi, Xin Chen menggunakan kekuatan dari Bunga Api untuk menyerap seluruh kekuatan alam secara maksimal. Saat merasakan kekuatan besar kembali mengalir dalam tubuhnya Xin Chen mengerti satu hal baru lagi yaitu energi alam memiliki elemen masing-masing. Sejak tadi saat dia menahan ledakan petir dari Monster Belut dan menyerap kekuatan petir tersebut ke dalam tubuhnya, hal itu perubahan jenis energi petir yang dapat dia lakukan menjadi lebih besar.


Dan sekarang dia yakin dengan menyerap energi alam yang keluar dari Api Keabadian ini tubuhnya akan mendapatkan kekuatan elemen api yang jauh lebih besar. Tapi siapa sangka pemikiran itu salah besar, ketika berusaha menyerap kekuatan tersebut tubuhnya terluka dan mulutnya mengeluarkan darah.


"Berhenti menyerapnya atau kau akan mati!" teriak Raja Belut Listrik saat mengetahui tujuan Xin Chen daritadi, nada bicaranya terdengar panik. "Kekuatan Api Keabadian milik Monster ini sangat berbahaya, aku tak begitu tahu darimana dia mendapatkan kekuatan spesial ini tapi, setahuku api semacam ini dapat membunuh apapun yang hidup dan sebaliknya."


'Membunuh yang hidup dan sebaliknya?' batin Xin Chen dalam hati, dia menengok lebih jelas lagi ke Api kebiruan yang mengamuk di bawahnya, api tersebut perlahan-lahan mengelilingi Monster Belut kemudian membunuh nyawa siapapun yang berada di sekitarnya. Para Belut Listrik yang berenang di dekat Monster Belut mati tak bersisa, Api Keabadian menukar nyawa para Belut Listrik itu untuk kekuatan besar pada Monster Belut.


Xin Chen harus bertindak cepat, dia mengambil tindakan nekad sebelum kehabisan waktu. Kali ini dengan mengumpulkan energi alam di sekitar dan menciptakan perisai untuk pertahanan paling tertinggi, Xin Chen mulai bergerak maju.

__ADS_1


Raja Belut Listrik berniat menahannya karena saat Xin Chen pergi Monster Belut telah melepaskan ledakan Petir Keabadian, dia yakin Xin Chen takkan gila menggunakan taktik sebelumnya seperti menyerap kekuatan milik Monster tersebut. Api Keabadian tidak sama seperti kekuatan alam lainnya, lebih berbahaya daripada racun dan lebih membunuh dibandingkan senjata tajam. Dia yakin Xin Chen paham betul dengan maksudnya dan akan berpikir dua kali sebelum bertindak.


Di balik itu semua walaupun kemungkinan menang hanya sedikit, Raja Belut Listrik masih berharap pada dua teknik rahasia yang akan dikeluarkan Xin Chen. Hal ini membuatnya menaruh harapan besar.


Beberapa detik sebelum Petir Keabadian melewati tubuhnya, Xin Chen berhenti menggunakan perisai petir dan seketika kulitnya seolah terbakar oleh air di dasar laut ini. Semakin mendekati Monster Belut, panas yang dirasakannya naik lima kali lebih tinggi. Topeng Hantu Darah bekerja di waktu yang sangat tepat, saat Petir Keabadian melintas melewati tubuhnya yang sedang berada dalam mode roh, membuatnya tembus dan tak terpengaruh oleh serangan fisik apapun.


Dan terakhir Xin Chen kembali melepaskan kekuatan Topeng Hantu Darah dan mengeluarkan Pedang Baja Phoenix, pedang tersebut dialiri oleh kekuatan perubahan jenis api dan Petir. Meskipun tak begitu kuat untuk menembus kulit berlapis batu keras Monster Belut, Xin Chen yakin mahkluk itu setidaknya memiliki titik kelemahan.


Benar saja, terlihat satu titik di leher salah satu kepala monster tersebut yang memiliki celah goresan tajam, celah pada kulit batu itu sebenarnya adalah karena pertarungannya bersama Raja Belut Listrik dulu dan sampai sekarang masih terbuka walau hanya segaris. Karena memang penglihatan Xin Chen sangat baik di saat-saat genting seperti ini maka dengan mudah dia menemukan celah tersebut.


Kekuatan Pedang Petir menyatu pada Baja Phoenix di dalam genggaman tangannya, Xin Chen mengangkat pedang tersebut tinggi-tinggi dan langsung menghantamkannya sekuat tenaga mengenai celah sasarannya, Monster Belut menggeram marah dan langsung melibaskan ekor menangkis Xin Chen agar melepaskan pedang tersebut dari tubuhnya. Tapi sayang anak itu menghindar lebih gesit dan masih menikam dalam waktu bersamaan.


Lagi-lagi detak jantung Xin Chen melemah, napasnya hampir tak bersisa sementara itu panas menyiksa tubuhnya hingga ke tulang.


Satu dari lima kepala Monster Belut akhirnya terpenggal, darah hitam mengalir menyatu bersama air laut sementara itu Xin Chen langsung berubah menggunakan mode rohnya. Dia yakin setelah perbuatannya tadi, Monster Belut takkan lagi duduk diam di tempatnya dan akan mengejarnya dengan kesetanan.


Di tempat yang tak jauh darinya, Raja Belut Listrik tersedak air yang memasuki tenggorokannya. Dia mengedipkan mata beberapa kali, entah ada yang salah dengan penglihatannya atau bagaimana, teknik rahasia yang dipikirkannya sangat kuat itu ternyata hanya tebasan biasa. Dan sekarang, sebelum Monster Belut terbunuh Xin Chen menghilang.

__ADS_1


Beberapa detik dia muncul di dekat Raja Belut Listrik, kehadirannya membuat Siluman itu sangat terkejut. "Apa? Kau ingin menggunakan teknik rahasia kedua? Kalau membutuhkan bantuanku, aku bisa meminjamkanmu kekuatanku!"


Xin Chen menggeleng-gelengkan kepalanya pelan, dia memberikan isyarat untuk strategi keduanya. Mulut Xin Chen bergerak mengatakan sesuatu tanpa mengeluarkan suara.


"LARI!"


"A-apa?!" Raja Belut Listrik tersentak, dia melihat Xin Chen sudah berenang ke atas menjauh darinya sedangkan di belakangnya Monster Belut mulai mengejar mereka dengan sorot mata murka.


"Siaalaan...!" Raja Belut Listrik mengumpat-umpat kesal setengah mati, mau memprotes dengan cara apapun dirinya tak memiliki daya. Xin Chen memang dari awal membuat kepalanya pusing berputar-putar. Dan sekarang yang lebih membuatnya takut adalah Monster Belut itu benar-benar keluar dari sarangnya dan keluar mengejar mereka.


Raja Belut Listrik jadi heboh sendiri, dia baru sadar kulitnya telah mengelupas dan sebentar lagi organ dalamnya akan terluka. Sementara itu jalan menuju ke dalam gunung masih cukup jauh, dia memutuskan untuk berenang lebih cepat dan berhenti mengeluh.


Dengan kecepatan berenang yang dimilikinya Raja Belut Listrik menyeret Xin Chen agar kembali lebih cepat.


***


awokwokwok jurus andalan pas ditagih utang:

__ADS_1


lariii!! :v


__ADS_2