Belenggu Suami Kejam

Belenggu Suami Kejam
Aku lah dalang


__ADS_3

...💖💖💖...


Pram menatap punggung Naira yang berjalan meninggalkan nya, lalu mengerdikkan bahunya.


"Memang aku harus jawab apa?"


Pram mengunci pintu kamar, sepasang mata elangnya menyusuri ke beradaan Naira di dalam kamar.


"Kemana anak itu? Apa mungkin di kamar mandi?" Pram melangkah berjalan ke arah balkon yang ada di dalam kamar Naira, ukuran nya sangat kecil, berbeda dengan balkon yang ada di kediaman Pram.


Pram merogoh saku celananya, menghubungi Haikal, dengan berdiri menatap langit yang gelap, tangan kiri berada di dalam saku celananya.


"Kau sudah melihatnya kan! Selidiki mereka, cari tahu mereka bekerja untuk siapa! Urusan di Indonesia, aku serahkan pada mu dan Dev." ucap Pram tegas, saat Haikal sudah menjawab panggilan teleponnya.


[ "Setelah kami berhasil menyelidiki nya, apa boleh kami langsung mengamankan nya bos? Membawanya ke markas?" ] tanya Haikal.


"Hem, cari tahu apa alasan mereka ingin menculik Naira dari ku!"


[ "Jika sudah mendapatkan jawaban nya, menunggu bos kembali untuk mengeksekusinya atau saya saja bos... yang melakukan nya?" ]


"Aku atau kau yang jadi bosnya, Haikal?" Pram menjeda perkataan nya dengan rahang yang mengeras, "Lakukan saja apa yang sudah aku katakan, jika sudah mendapatkan hasilnya... kabari aku!"

__ADS_1


Tanpa menunggu jawaban dari Haikal, Pram langsung memutus kan sambungan teleponnya, menyimpan hapenya ke dalam saku celananya.


"Kali ini, kalian tidak akan bisa lolos dari ku!" Pram menatap tajam tangan kanannya yang ia kepalll kan, menganggap seolah musuh nya akan berada dalam cengkeramannn nya.


Naira berdiri mematung di tempatnya, saat mendengar apa yang di katakan Pram di telpon, dengan seseorang yang ternyata adalah Haikal.


"Ka Pram!"


Pram mengerutkan keningnya, apa jangan jangan Naira mendengarkan semua perkataan ku di telpon? Tapi tidak ada yang salah dengan perkataan ku, harusnya aku tidak perlu merasa khawatir. Ia... aku tidak perlu merasa khawatir!


Pram membalikkan tubuhnya, setelah mendapatkan ke percayaan diri. Menatap Naira yang berdiri menatap ke arahnya, dengan tatapan yang sulit di artikan.


"Apa kau akan terus berdiri di situ hem? Atau kau ingin aku yang menghampiri mu?" Pram mengayunkan kakinya, berjalan menghampiri Naira.


Pram mengelusss kepala Naira, "Untuk apa berterima kasih? Itu sudah menjadi ke wajiban ku untuk menjaga dan melindungi mu!"


Pram mengangkat tubuh Naira, Naira melingkarkan tangannya di leher Pram.


"Kita langsung tidur kan, ka?" tanya Naira, dengan menyandarkan kepalanya di dada Pram.


"Memang apa yang ingin kau lakukan sebelum pergi tidur?" Pram membawa Naira dan membaring kan nya di atas tempat tidur dengan hati hati.

__ADS_1


Naira langsung menarik selimut dan menutupi tubuhnya hingga batas dada, "Tentu aja langsung tidur, haha."


Pram ikut membaringkan tubuhnya di samping Naira, melingkarkan tangannya di perut Naira, "Ya sudah, cepat pejamkan mata mu!"


"Terima kasih ya, ka! Sudah membantu ku, untuk menyelesai kan persoalan yang menimpa papa." Naira menjadikan lengan Pram yang satunya, untuk di jadi kan bantal kepalanya.


"Hem... sudah cepat pergi tidur!" apa kau akan mengucapkan terima kasih, jika kau tahu aku lah dalang dari persoalan yang menimpa papa mu? Tapi untuk korban itu, di luar kendali ku!


"Apa ada yang kaka pikirkan?" tanya Naira dengan polosnya, sambil mendongakkan kepalanya, menatap wajah Pram.


"Aku ada kejutan untuk mu besok. Sekarang cepat tidur lah! Perjalanan kita akan panjang dan cukup melelahkan." ucap Pram dengan mata yang terpejam.


Naira langsung beranjak dari posisi nya, menatap wajah Pram dari dekat, dengan tubuhnya yang menindihhh dada Pram, ke dua tangan bertumpu pada bahu Pram.


"Kita mau ke mana, ka? Ayo katakan pada ku?" tanya Naira dengan ke dua mata yang berbinar.


"Bukan kejutan jika aku mengatakan nya saat ini juga, sayang!" tangan Pram menarikkk tubuh Naira, membuat wajah ke duanya saling berhadapan.


...💮💮💮💮💮...


......................

__ADS_1


...💖 Bersambung 💖...


Terima kasih sebelumnya, yuk komen apah biar tambah tambah masukan buat author nya 🤭🤭


__ADS_2