Belenggu Suami Kejam

Belenggu Suami Kejam
Hilang dengan cepat


__ADS_3

...💖💖💖...


"Aku tidak butuh hadiah dari mu, kau bawa lah hadiah mu itu!" kurang ajar, kau sama saja dengan Jessica, kalian kaka beradik... manusia licik! Apa yang sedang ia rencanakan!


"Aakkkkhhhh."


Dor dor dor.


Pram membelalakan matanya, saat telinganya mendengar beberapa kali suara tembakan di salah satu sudut ballroom hotel.


Jasen menyeringai, tamat lah riwayat mu Pram!


"Akan ku buat perhitungan pada mu, jika ini ada hubungannya dengan mu!" ancam Pram sebelum meninggalkan Jasen.


Pram melangkah cepat ke arah suara tembakan berasal, mata elangnya mengintai sosok Naira, Haikal dan Dega, sial, aku sudah menyuruh Haikal dan Dega untuk mengawasi Naira, sekarang di mana mereka bertiga!


Semua tamu tampak ketakutan, mereka berpalu lalang mencari tempat aman, ada yang langsung ke luar dari ballroom hotel, ada yang bersembunyi di kolong meja.


Seketika ruang yang tadinya ramai akan pesta yang tengah berlangsung dengan hikmat, suara suara pujian dari para tamu untuk sang pengantin, berubah menjadi kacau.


Pram mengeluarkan senapannya dari balik punggungnya yang berada di balik jas yang ia kenakan.


Pram melihat salah seorang anak buahnya terkapar di lantai, dengan 3 luka tembak bersarang di tubuh nya, apa yang terjadi sebenarnya!

__ADS_1


"Nai! Di mana kau! Haikal! Dega!" seru Pram dengan suara yang keras.


Sementara di salah satu kolong meja tamu undangan, dengan mulut, tangan dan kaki terikat, dengan sisa ke sadaran yang ia miliki, berusaha untuk meloloskan dirinya.


"Emmmmmphhh emmmphhh." batin Naira berkata dengan sedikit cercah harapan, ka Pram, ini aku, cepat selamatkan aku, aku ---


Seketika pandangan Naira gelap, hingga membuatnya hilang ke sadaran, entah apa yang sudah di campur ke dalam minumannya tadi.


Itu suara batin Naira, tapi di mana dia! Kenapa dia tidak melanjutkan ocehan batinnya! Ini pasti terjadi sesuatu padanya!


Haikal berlari ke arah Pram dengan tangan yang memegang pistol, nafasnya tampak tersengal sengal seperti orang yang habis berlari.


"Maaf bos, sayang ke hilangan jejak Nona!" ucap Haikal dengan berdiri tegak, matanya menatap Pram dengan wajah takut.


Pram mendaratkan kepalan tangan nya di perut Haikal dengan cukup keras, membuat Haikal meringis menahan sakit meski tubuhnya tetap berdiri tegak.


"Dasar bodoh! Tidak berguna!" bentak Pram pada Haikal. Haikal hanya diam, tanpa berani untuk membantah.


"Kami juga tidak melihat Nona, bos... Nona hilang dengan cepat dari pandangan kami, bos!" ucap salah seorang anak buah Pram, di susul dengan beberapa anak buah Pram yang kini menghampiri Tuan nya.


Pram mengepalkan tangannya hingga buku buku di jarinya nampak, giginya menggeretuk dengan rahang yang mengeras.


"Cepat tutup akses pintu ke luar masuk! Jangan biarkan orang yang tersisa di dalam sini ke luar dari tempat ini! Kalian cepat periksa siapa saja yang sudah meninggal kan tempat ini! Cepat dasar bodoh!" bentak Pram.

__ADS_1


"Haikal, kau amankan Jasen!" titah Pram dengan di ikuti gerakan kepalanya menunjukkan di mana ke beradaan Jasen.


"Baik bos!" Haikal langsung bergegas ke tempat yang Pram maksud.


Sepasang mata tajam Pram terus menyusuri area ballroom, menyusuri di mana ke berdaan Naira, ini pasti hadiah yang di maksud pria sialan itu! Kurang ajar, kalo sampai kau berani menyentuh Naira, tamat lah riwayat mu! Jasen!


Pram melacak ke beradaan Naira lewat hape-nya, semoga saja kalung itu tidak di lepaskan dari lehernya.


Senyum terukir di bibir Pram, saat melihat sinyal dari kalung yang di kenakan Naira, masih berada di lokasi, dekat dengan Pram kini berpijak.


Kau di mana sayang! Ayo batin mu bersuara! Jika hanya batinnya yang bisa bicara, bicara lah sayang! Apa yang sudah Jasen lakukan pada mu!


Bugh bugh bugh.


Pram mendaratkan kepalan tangan nya dan tendangan di tubuh Jasen, meski tubuh Jasen sudah jatuh di atas lantai. Pram memukulnya tanpa ampun.


"Apa yang sudah kau lakukan padanya heh!" bentak Pram.


......................


...💖 Bersambung 💖...


Terima kasih sebelumnya, yuk komen apah biar tambah tambah masukan buat author nya 🤭🤭

__ADS_1


Makasih yang sudah dengan setia 😉


__ADS_2