
Kini sampailah di tempat yang Fida mau, yaitu bakso ukuran jumbo.
"Yakin mau makan disini" kata Fariel.
"Yakin, dedeknya maunya disini katanya tadi" kata Fida.
"Okelah, kalau gitu kita turun" kata Fariel.
"Ya udah ayok, aku juga dah gak sabar mau lahap bakso jumbonya sama kuah yang pedas, pasti enak banget" kata Fida.
"Nyai gak boleh makan yang terlalu pedas, cukup dikit aja nanti sambelnya, oke" kata Fariel.
"Iya Uda, nanti nyai sambel nya dikit aja" kata Fida) sedikit cemberut.
"Ya udah ayok kita turun sekarang, kalau kelamaan nanti keburu habis" kata Fariel.
"Ayok uda" kata Fida.
Kita pun langsung turun dari mobil, dengan manjanya Fida yang melingkar kan tangannya di lenganku, aku hanya tersenyum melihatnya bisa tersenyum seperti ini.
"Kita duduknya dimana ini Da" kata Fida.
"Semuanya dah terisi penuh, gak ada yang kosong kayaknya."
"Tenang aja, pasti nanti ada tempat buat kita" kata Fariel.
"Kakak sama Abang mau pesan apa, mau dimakan disini atau dibungkus" ucapnya yang melihat kami masih berdiri.
"Makan disini, tapi kayaknya penuh tempatnya" kata Fariel.
"Ada kok yang kosong tapi dibelakang."
"Gimana mau makan disini tapi duduk dibelakang atau dibungkus" kata Fariel.
"Makan disini aja, gak mau makan dirumah, lagi gak mood" kata Fida.
"Yaudah kalau gitu pesan terus biar nanti kita langsung kebelakang, oke" kata Fariel.
"Oke Uda" kata Fida.
"Uda mau makan bakso kosong apa pake mie."
"Mienya aja, kalao bakso takut gak habis, perut uda gak bisa dibawa makan banyak" kata Fariel.
"Oke" kata Fidam
__ADS_1
"Kak bakso kosong satu, mienya juga satu bisa."
"Bisa kak, nanti diantar, silahkan duduk aja dulu kebelakang, lewat aja jalur ini, nanti ada pintu sebelum ujung belok kanan sebelum kamar mandi."
"Oke kak, makasih" kata Fida.
"Iya sama-sama."
"Yuk Uda kita kebelakang, Nyai dah gak sabar nih, pengen duduk, pegel berdiri terus" kata Fida.
"Iya, ayok" kata Fariel.
Kita pun langsung berjalan menuju kebelakang ketempat yang yang ditunjukkan tad.i
"Bah ini tempat nya" kata Fariel.
"Ayok kita duduk disana."
"Banyak juga yang makan dibelakang, lumayan bagus juga, bisa sambil lihat sungai" kata Fida.
"Iya, kirain tadi dibelakang di belakang rumah dibagian dapur" kata Fariel.
"Taunya disini juga rame, ada sungai dan bunga-bunga juga."
"Kalau ini mah aku bakal bisa duduk menikmati makan bakso sampai lama-lama" kata Fida.
"Nih setengah jam lagi dah Adzan, jadi makannya jangan lama-lama dan gak usah buru-buru juga, santai dinikmati makanannya, tapi jangan kelamaan, Oke Nyaiku" kata Fariel.
"Oke Uda" kata Uida.
"Dah gak sabar nih mau lahap habis bakso nya, tapi mana ya, kok belum datang juga, dedeknya dah ngiler ini."
"Sabar dong, kan rame jadi harus nunggu, bentar lagi pasti datang" kata Fariel.
Baru diomongin pesanannya datang.
"Ini pesanannya, bakso kosong dan mienya."
"Bakso nya untuk aku, mienya untuk Uda" kata Fda.
"Oh, ini bakso Kakak, dan ini mie Abangnya, silahkan dinikmati, saya permisi dulu."
"Iya silahkan, makasih" kata Fariel.
"alAyok kita makan, sambelnya jangan banyak-banyak, saos nya juga ya."
__ADS_1
"Iya Uda yang sekarang jadi bawel tapi sayang" kata Fida.
"Harus bawel biar Nyai mau nurut sama Uda, itu juga demi nyai juga" kata Fariel.
"Iya Udaaa, makasih, makan yuk, dah lapar" kata Fida.
"klKok uda saos nya banyak banget, tapi Nyai hanya boleh dikit."
"Byai itu lagi hamil gak boleh makan terlalu pedas, kalau Uda memang suka makan yang pedas apalagi ini" kata Fariel.
"Lebih baik sekarang makan jangan cemberut gitu, kalau gak mau makan juga, kita bungkus aja ya."
"Iya Uda, ini Nyai makan ya, Bismillahirrahmanirrahim" kata Fida,
yang langsung melahap makanannya
akupun langsung ikut memakannya setelah membacakan do'a makan.
"Uda nih aa" kata Fida, yang mengulurkan sendok.
"Gak ah, Nyai abisin aja, kalau kurang nanti biar kupesanin lagi" kata Fariel.
"Dah gak mood lagi makannya" kata Fida.
"Kenapa gak mood, mau Uda yang suapin" kata Fariel.
"Gak, Nyai yang mau nyuapin Uda makan sampai habis bakso Byai" kata Fida.
"Apa ulUda gak mau nurutin dedeknya."
"Hmmm, yaudah iya ayok, demi dedek akan Uda lakuin" kata Fariel.
"Yauadah nihhh aaaa" kata Fida.
Akupun langsung menerima suapan nya dan langsung mengunyahnya, hingga baksonya habis olehku.
"Alhamdulillah, habis" kata Fida.
"Alhamdulillah, kenyang banget nih" kata Fariel.
"Apa mau langsung pulang apa duduk dulu sebentar."
"Duduk dulu lima menit ya Da" kata Fida.
"Iya Nyai" kata Fariel.
__ADS_1
Dan lima menit sudah duduk sambil menurunkan makanannya sampai kedalam perut, langsung pulang.