Dua Istri Tercinta

Dua Istri Tercinta
Tentang memori


__ADS_3

"Gak lihat noh mukanya tuh" kata Mami.


Langsung kulihat kearah mukanya yang sedang cemberut dengan bibir yang mau jatuh.


"Ohh itu toh Mi" kata Fariel.


"Biarkan aja Mi, biar bisa mencoba berpikir dewasa aja, buat apa kenangan kok dicemburuin."


"Itukan hanya masalalu."


"Bener banget, cemburu kok dengan masalalu" kata Mami.


"Yang lalu biarkan berlalu menjadi kenangan yang kini tak menjadi nyata dalam harapan seperti yang diharapkan" kata Fariel.


"Karena kita hidup dimasa sekarang dan akan datang bukan dengan kenangan."


"Isss kata-katanya mutiara nya dah keluar nih" kata Mami.


"Mami setuju sama kamu, yang lalu biarkan berlalu."


"Iya dong, yang lalu biarkan berlalu mengisahkan kenangan mau pahit dan manis biarkan semuanya menjadi memori dalam hidup" kata Fariel.


"Yang lalu jangan dipikirkan lagi, yang harus dipikirkan itu kedepannya, jangan hidup terbayang dengan bayangan masalalu."


"Hidup itu singkat, gak tau kapan akan datang nya waktu itu tiba menjemput kita."


"Kalau memang hidup ini hanya untuk mengenang saja itu percuma, untuk apa kita hidup dan menyia-nyiakan masa depan didepan mata."


"Kebahagiaan kita, kita yang raih, mau bahagia selamanya juga mustahil, hidup pasti ada derita yang melintas, ada tangis ada tawa, tergantung dengan kita yang menjalaninya, bukan orang lain yang menentukan hidup kita bahagia atau tidak, tapi ada pada kita sendiri, tinggal kita bisa menerima dan menjalankan peran itu dalam hidup ini atau tidak."

__ADS_1


"Hidup taka akan selamanya tersenyum."


"Panjang bener kata-katanya" kata Mami.


"Mami terpukau deh sama kalimatmu itu."


"Mami percaya, hidup tak selalu bisa terus tersenyum."


"Iyalah Mi, buat apa ada derita dan tangis diciptakan kalau hanya ada senyum dan bahagia" kata Fariel.


"Kita kan harus bisa menikmati tangis dan derita sebagai cobaan dalam hidup."


"Kalau bahagia terus kayaknya gak mungkin kita hidup didunia."


"Kalau mau selalu bahagia gak pernah menangis, sedih, itu nanti dikehidupan yang selanjutnya, bukan disini."


"Mami mau dengarin ah ceramahnya Pak Ustadz disini."


"Jangan kayak gitu dong Mi" kata Fariel.


"Aku hanya mengucapkan yang memang seperti itu dalam hidup kita ini."


"Irang yang memiliki segalanya aja pernah menangis, pernah merasakan sedih."


"Seperti Mami ini yang pernah menangis dan sedih dan terpuruk, yang aku gak tau apa sebabnya."


"Seperti itulah yang lain rasakan, walau berbeda-beda sedih dan menangis karena aapa, tapi mereka pernah menangis."


"Tuh dengar kalau camimu ngomong" kata Mami.

__ADS_1


"Jangan apa-apa marah, cemburu lalu cemberut dan pergi menghilang gak tau kemana."


"Adek kan dah dewasa sekarang, jangan selalu mencari kesalahan masmu buat kamu cemburui. "


"Itukan hanya masalalu dan hanya jadi kenangan, jadi biarkan saja dikenang dan disimpan dalam memori hidupnya" kata Fariel.


"Harusnya kamu itu sekarang harus bisa menambahkan kenangan baru dan memasukkan kedalam memori itu."


"Karena lama-kelamaan yang tersimpan lama itu akan hilang tertutup tumpukan kenangan yang baru yang masuk kedalam memori."


"Bukan malah menjauhinya dan pergi."


"Karena itu bukan solusi yang tepat, itu malah akan mendatangkan kenangan lama semakin terbuka kembali untuk dikenang lagi dan diingat-ingat lagi."


"Memori ketika dibuka terus maka akan selalu ada dan tetap sama."


"Tapi kalau jarang dibuka maka akan hilang tertimpa dengan yang baru."


"Duh keren banget kata-katanya, bikin Mami tau apa kenangan dalam memori hidup" kata Mami.


"Mami juga merasakan apa yang kamu katakan nak."


"Kenangan dalam memori Mami kini juga sudah mulai hilang dengan kenangan baru yang Mami simpan dalam memori."


"Kebersamaan inilah yang membuat Mami lupa kalau Mami pernah bahagia dengan anak Mami satu-satunya yang berjenis laki-laki."


"Kamu memang bener, kalau kita ada yang baru buat kita kenang maka kenangan lama akan hilang dengan sendirinya jika kita tak pernah membuka kembali memori lama karena tak ada waktu untuk membuka memori lama."


"Bahkan senyum yang dulu Mami sering lihat kini mulai hilang dalam ingatan Mami, kecuali melihat secara langsung kenangan yang Mami simpan dijadikan dokumen keluarga, atau melihat fotonya."

__ADS_1


__ADS_2