Dua Istri Tercinta

Dua Istri Tercinta
Selfie bersama


__ADS_3

"Jika suatu nanti Sami tiba-tiba nikah lagi gimana" kata Fariel.


"Karena kita engggak pernah tau apa yang akan terjadi nanti dengan hidup kita ini."


"Kok ngomong gitu" kata Fida.


"Asalkan Sami tetap ada buatku selalu dan kami tetap selalu jadi prioritas yang diutamakan enggak papa" kata Ervi.


"Aku no Mi" kata Fida.


"Aku enggak mau lagi Sami nikah sama yang lain lagi, cukup dengan kita aja."


"Aku enggak mau berbagi perhatian lagi, dah cukup."


"Doakan saja supaya Sami enggak tertarik lagi sama wanita manapun selain kalian berdua" kata Fariel.


"Dan jangan pernah buat Sami merasa diabaikan oleh kalian, itu bisa jadi Sami akan merasa menjauh dan bisa ada cela lagi buat ada datangnya yang lain."


"Makanya Sami selalu minta sama kalian agar buat Sami itu selalu nyaman disisi kalian selalu."


"Iya Mi" kata Fida dan Ervi.


"Akan kuusahakan selalu itu Mi" kata Ervi.


"Makasih" kata Fariel.


"Dah, tidur aja ah" kata Fida.


"Katanya mau tidur malah ngobrol."


"Iya deh iya" kata Fariel.


"Enggak mau dicium dulu ini."


"Enggak ah, nanti ada Aya datang" kata Fida.


"Iya, nanti bisa Bunda diomelin sama anak Sami itu" kata Ervi.


"Enggak bakal" kata Fariel.


"Aya kalau dah makan semangka bakal lupa sama kita, apalagi ada es krimnya."


"Ayok sini temanin Sami tidur."

__ADS_1


"Kapan lagi bisa dipeluk sama dua wanita cantik bagaikan bidadari."


"Hemmm, gombal aja lagi" kata Ervi.


"Buruan sini" kata Fariel.


"Satu bantal bertiga biar romantis."


"Biar kaya di film India."


"Kuch kuch hota hai."


"Anjeli dan Tina dong" kata Fida.


"Mana pas Mi, rambutnya aja beda" kata Ervi.


"Satu panjang satu pendek, lah ini panjang semua."


"Anggap aja versinya kita" kata Fariel.


"Siapa tau nanti mimpi lagi goyang."


"Hemmmm" kata Ervi.


"Buruan sini" kata Fariel.


"Iya deh iya" kata Fida dan Ervi, langsung merebahkan disisiku.


"Peluk dulu lalu cium pipiku bersamaan" kata Fariel.


"Sami mau selfi" kata Fariel.


"Idih, bikin malu aja ah" kata Fida.


"Mau pamer dulu disosmed, biar pada iri" kata Fariel.


"Katanya enggak boleh pamer, pamer itu sifat dari setan" kata Fida.


"Kan ini pamer keharmonisan dalam rumah tangga yang rukun adem ayem tentram" kata Fariel.


"Biar mereka semua tau kalau aku dah punya dua dan selalu ada disisiku."


"Gitu maksudnya."

__ADS_1


"Ayok buruan cepetan."


"Gaya bebas ya Mi" kata Ervi.


"Tapi pake cium dulu baru abis itu yang bebas" kata Fariel.


"Oke" kata Ervi.


"Ikut ajalah, biar dibilang romantis keluarga ini dan harmonis" kata Fida.


"Jadi terpaksa nih" kata Fariel.


"Enggak mau hidup rukun."


"Ih mau dong" kata Fida.


"Maksudnya tuh ngikutin aja yang Sami minta gaya selfinya loh Mi."


"Ooh" kata Fariel.


"Yaudah buruan, dah siap nih hpnya nih."


"Bentar, pakai tongsis dulu biar keliatan semua" kata Ervi, langsung berdiri dan mengambil tongsis disamping TV.


"Nih, pasang Mi" yang memberikan padaku dan langsung kupusangkan HPnya di tongsis.


"Dah ayok kita mulai" kata Fariel.


Dan terjadilah foto-foto dengan bermacam gaya, dari dipeluk keduanya dan dicium pipinya kanan dan kiri, juga dengan jari tangan berbentuk V dari keduanya. Gak hanya foto saja tapi divideo juga.


"Coba lihat Mi" kata Ervi.


"Sama-sama dong" kata Fida.


"Aku juga mau lihat tau."


"Kita lihat sama-sama ya" kata Fariel.


"Biar Sami yang pegang hpnya."


"Itu baru adil" kata Fida.


"Iya" kata Ervi.

__ADS_1


Dan langsung kuputer video baru kefotonya.


__ADS_2