
Menjelang sore kami bertiga masih seperti waktu pertama yang tidur menyenderkan kepalanya dipundakku dan tidur dipangkuan ku juga, aku yang terbangun pertama sangat bahagia melihat mereka yang masih nyenyak dalam tidurnya.
"Dek bangun dek, dah sore dah setengah lima" kata Fariel.
"Eighhhh" kata Ervi, ambil menggerakkan kedua tangannya.
"Dek bangun sana, dah sore, mandi terus Shalat Ashar" kata Fariel.
"Huffft, iya mas bentar" kata Ervi, sambil mengucek-ngucek matanya.
"Iya, jangan lama" kata Fariel.
"Mas pun mau mandi dan Shalat Ashar juga".
Ervi langsung bangun dan duduk.
"Kakak masih tidur mas" kata Ervi.
"Iya, biarin aja dia tidur dulu, biar nanti mas baringkan kakak dikamarnya" kata Fariel.
"Jadi cepet bangun, biar bantu mas bawa kak Fida kekamar nya".
"Iya mas" kata Ervi, langsung berdiri.
"Kamu jalan aja duluan, biar mas yang gendong" kata Fariel.
"Iya mas" kata Ervi, yang langsung berjalan duluan.
__ADS_1
"Bismillahirrahmanirrahim" kata Fariel, lalu mengangkat tubuh kak Fida yang masih tertidur, dan membawanya kekamar atas miliknya lewat lift bareng Ervi juga yang membantuku.
Sampai dikamar langsung kurebahkan dengan perlahan, lalu Ervi meletakkan bantal tepat dikepalanya lalu menyelimutinya.
"Ayuk mas keluar" kata Ervi.
"Sebentar, duluan aja" kata Fariel, dan Ervi pun keluar.
"Sehat-sehat ya adik kecil, jaga Mamamu".
"Semoga saja kakak bisa menerima kenyataan ini, dan mau menjaganya hingga nanti, dan kuharap tak lagi menyakiti diri sendiri dan anak dalam kandungan mu, aku selalu disini buatmu kak" lalu aku langsung keluar, dan Ervi masih dibalik pintu.
"Adek langsung mandi dan Shalat, nanti jagain kak Fida kalau habis Shalat, biar nanti tugasnya malam aja dikerjakan nya, nanti mas bantu" kata Fariel.
"Iya mas, lagi gak ada tugas kok" kata Ervi.
"Iya masku yang sekarang mulai bawel, adek masuk dulu ya mas ter saayangg" kata Ervi, sambil membuka pintu kamarnya.
"Mas harus bawel biar adek bisa nurut sama mas dan gak suka yang aneh-aneh dengan permintaan adek, itu juga buat kebaikanmu, biar gak manja terus, bawel mas itu karena sayang" kata Fariel.
"Iya mamas, adek duluan Assalamu'alaikum" kata Ervi, lalu menutup pintu.
"Waalaikumsalam" kata Fariel, sambil menggeleng kan kepalanya dan sedikit senyum.
Lalu aku berjalan menuju kamarku, sampai dikamar langsung lepas baju ambil handuk terus masuk kekamar mandi buat ritual sore membersihkan bau badan dan keringat.
Setelah selesai dengan ritual mandinya dan sudah wudhu juga langsung aku mengenakan sarung dan baju koko terus Shalat Ashar.
__ADS_1
Dan setelah Shalat Ashar akupun langsung memakai celana panjang terus kaos lengan panjang juga kemudian keluar kamar menuju kamar kak Fida.
"Assalamu'alaikum" kata Fariel, ambil membuka pintu.
"Waalaikumsalam" kata Ervi.
"Apa belum bangun dek" kata Fariel.
"Belum mas, masih tidur nyenyak dari tadi" kata Ervi.
"Adek buat minuman anget sana satu aja buat kakakmu nanti kalau dia bangun, biar mas yang jagain disini" kata Fariel.
"Iya mas" kata Ervi, yang langsung berdiri.
"Pintunya dibuka sedikit aja dek" kata Fariel.
"Iya mas" kata Ervi.
Lalu aku mengambil Alquran kecil dan duduk di sampingnya, terus membaca Surat Maryam dengan pelan, karena surat ini cocok buat Ibu-ibu yang sedang mengandung dan bagus buat merangsang bayi dalam kandungan, banyak kandungan yang baik dalam surat ini seperti bermakna ikhtiar bagi Ibu hamil, bentuk doa agar anak menjadi sholeh/sholehah, emosi Ibu hamil jadi lebih stabil, meningkatkan kecerdasan sosial dan emosi bayi, lebih tenang saat nanti bersalin. dan surat ini juga menceritakan tentang perjuangan Maryam yang melahirkan Isa Alaihisalam.
"Assalamu'alaikum" kata Ervi.
"Waalaikumsalam" kata Fariel.
"Mas lanjut lagi aja ngajinya, adek juga mau dengarin" kata Ervi, sambil meletakkan gelas diatas meja atau nakas.
Dan aku hanya mengangguk, lalu lanjut membaca lagi, dan Ervi duduk di tempat tidur disamping kak Fida yang masih tertidur lelap.
__ADS_1