Dua Istri Tercinta

Dua Istri Tercinta
Betenya Fida dan Ervi


__ADS_3

Ervi dan Fida hanya asik dengan HP ditangannya.


"Ih kok Mami lama banget sih" kata Fida.


"Iya, ditungguin kok enggak nongol-nongol sih" kata Ervi.


"Jadi bikin penasaran aja deh Mami ini."


"Dah ah, nanti aja, enggak usah ditungguin" kata Fariel.


"Kan dah janji mau nemenin tidur, mana nih janjinya."


"Bentar, nunggu postingan Mami seperti apa" kata Ervi.


"Mami paling bohong tuh" kata Fariel.


"Buktinya sampai sekarang enggak ada yang keliatan kan."


"Kalau enggak mau bilang aja, biar Sami tidur dikamar sama anak."


"Ih jangan ngambek dong" kata Ervi.


"Maaf deh Mi" kata Fida.


"Dua menit lagi ya, plis."


"Hemmmmm" kata Fariel.


"Terserah kalian aja, sekarang yang jelas Sami mau tidur."


"Iya, Sami ku sayang" kata Ervi.


"Duluan aja, nanti pasti kutemanin tidur."


"Iya, nanti kutemanin juga" kata Fida.


"Sekarang Sami tidur aja, biar capeknya dan lelahnya hilang."


"Akan lebih cepat hilang jika ditemanin kalian berdua, apalagi sambil dipeluk, dielus-elus, disayang-sayang" kata Fariel.


"Apalah arti suami bagi kalian, kalau hp diutamakan."

__ADS_1


"Jadi kalah nih sekarang sama hp, seperti enggak diharapkan lagi, lebih mengharapkan postingan daripada suami sendiri."


"Ceritanya ngambek nih" kata Fida.


"Samiku ngambek ya, iya ngambek" kata Ervi.


"Duh cacian cayangku ini."


"Cacian, emang lagi dihina apa" kata Fariel.


"Enggak jelas keles, enggak sekalian aja cucian."


"Hehehe" kata Ervi.


"Duh kasiannya, mau dipeluk ya, iya mau dipeluk sama Bunda anak besar ini, enggak bisa bobo kalau enggak dipeluk sama Bunda dan Mama, iya."


"Iya, Bunda" kata Fariel, yang dengan suara seperti anak kecil.


"Unda mimi cucu."


"Ma cucu"


"Ih, maluin aja ah" kata Fida.


"Biarin, biar enggak dicuekin sama kalian" kata Fariel.


"Bentar, ini dah dipos sama Mami" kata Ervi.


"Bentar."


"Mana" kata Fida.


"Klik aja punya Mami, pasti ketemu langsung" kata Ervi.


"Kok kekgini sih" kata Ervi, yang memutar videonya.


"Ih kok lagunya ini, Mami mah" kata Fida.


"Mana sini lihat" kata Fariel.


"Sami juga penasaran jadinya gara-gara kalian."

__ADS_1


"Nih" kata Ervi, yang memberikan HP padaku dan kuterima.


"Tapi kayaknya bagus" kata Fariel, yang memutar video


"Ada fotonya dulu baru video."


"Tapi lagunya itu loh Mi" kata Fida.


"Iya, lagunya enggak enak, masa lagunya yang itu" kata Ervi.


"Gak romantis"


"Iya, masa lagunya madu tiga" kata Fida.


"Mami ngeselin ah."


"Ya dah sekarang tidur aja, enggak usah dipikirkan yang itu" kata Fariel.


"Tapi bikin bete deh sama lagunya, kirain enggak ada pake lagu gitu" kata Fida.


"Mana dibuat sambung segitu banyak lagi."


Tiba-tiba ada notif pesan masuk dihpku dan menyala layarnya, langsung kubuka dan ternyata Mami yang mengirim pesan.


📩 Buka WA, dan lihat hasil lengkapnya, tapi jangan ketawa, kasian nanti kalau ada yang ngambek, pesan dari Mami.


📤 Makasih, bagus banget, Fariel.


"Pesan dari siapa Mi, ngaku" kata Ervi.


"Iya, dari siapa" kata Fida.


"Mami, katanya suruh buka WA, karena Mami ngirim sesuatu" kata Fariel.


"Bentar ya, biar kulihat dulu."


Langsung kubuka WA dan kuputer video yang dikirim oleh Mami padaku.


"Kita saksikan bersama ya."


"Pasti sama" kata Fida.

__ADS_1


"Iya, pasti sama kaya yang diupload" kata Ervi.


Dan kuputer dan disaksikan oleh Fida, Ervi, dan aku sendiri, tapi berbeda dengan Fida, dan Ervi yang cemberut mukanya karena videonya sama dengan yang ada di Ig, hanya mungkin ini lebih lengkap. Aku yang melihat malah tersenyum, apalagi melihat muka mereka yang kompak dengan bibir dimajukan seperti itu.


__ADS_2