
"Siap-siap jadi bahan pertanyaan mereka karena digendong kaya anak kecil" kata Fariel.
"Hemmm" kata Fida.
"Bodo ah, mau tidur."
Langsung kubuka pintu kamarku.
"Assalamu'alaikum" (Fariel)
"Waalaikumsalam" kata semua yang didalam.
"Kenapa itu" kata Mami.
"Lagi pengen seperti ini katanya, enggak tau kenapa" kata Fariel
"Apa jangan-jangan dia lagi hamil ya, lagi isi" kata Mami
"Dah dicek belum" kata Mama.
"Dah katanya minggu yang lalu atau kapan lah, enggak ada apa-apa katanya" kata Fariel.
"Tapi aneh juga sih enggak kaya biasanya."
"Itu mah kayaknya isi Yah" kata Ervi.
"Itu harus diperiksa, siapa tau isi" kata Mama.
"Ayah, Mama akit" kata Aya.
"Iya, Mama lagi sakit, makanya digendong" kata Mama.
"Jadi Aya jangan gangguin Ayah dulu sama Mama ya, Aya sama Mama tua aja."
"Ia" kata Aya.
"Mama ucu, inta endong."
"Duh cucu Mami pinternya, mau ngerti" kata Mami.
"Iya, Mama kamu lucu, kaya anak kecil, kaya siapa."
"Aya" kata Aya.
"Iya kaya Aya" kata Mama.
"Apa dah mandi Bun" kata Fariel.
"Belum, nanti aja" kata Ervi.
"Yang penting Rama dah dimandiin dulu."
"Kalau butuh bantuanku bilang aja, nanti pasti kubantu" kata Fariel.
__ADS_1
"Aku mau cek kerjaan dulu, mau kekantor niatnya, tapi ini nih yang lagi manja jadi enggak bisa kemana-mana."
"Dah Ayah sama Mama aja seperti itu" kata Ervi.
"Biar Aya nanti sama Bunda disini."
"Kasian Mama Aya, kan sekarang waktunya buat kasih perhatian dan manjain full seharian sampai memang benar-benar isi."
"Iya kamu manjain aja, siapa tau lagi isi beneran" kata Mami.
"Menurut Mama sih seperti itu, kayaknya lagi isi" kata Mama.
"Sekarang kamu manjain aja dulu, enggak usah kekantor, ada Papi dikantor" kata Mami.
"Bapak kemana Ma" kata Fariel.
"Ikut Papi" kata Ervi.
"Iya, ikut Papi kekantor, katanya pengen lihat-lihat seperti apa, penasaran" kata Mama.
"Ya udah kamu kerjakan aja apa yang mau kamu kerjakan, biar nanti Mami minta Bibi buatkan minum untukmu" kata Mami.
"Iya Mi, makasih" kata Fariel.
"Aya dah makan belum, sama mandi."
"Lum" kata Aya.
"Nti Yah."
"Kaya anak kamu rewel aja kalau sama Mama."
"Sekarang urusin dulu itu Mamanya, nanti malah dia yang rewel bahaya."
"Iya, urusin Yah, jangan sampai rewel dan nangis" kata Ervi.
"Semangat."
"Harus semangat dong, masa enggak" kata Mami.
"Ya udah sana kamu kedepan, kerjakan apa yang mau kamu kerjakan."
"Mami kebawah dulu ambili minum dan sarapan buatmu dan Bunda juga Mama yang lagi isi dan tidur dalam gendonganmu."
"Takutnya isi butuh asupan makan."
"Iya, makasih Mi" kata Fariel.
"Sebenarnya ini dah berat banget sih, apa karena dah enggak rutin olahraga ya, makanya berasa berat."
"Emang berapa beratnya katanya" kata Mami.
"Bilangnya enam lapan, tapi kok kaya delapan puluhan gitu beratnya" kata Fariel.
__ADS_1
"Berarti naik sepuluh kilo tuh" kata Ervi.
"Bahkan lebih, biasanya kan hanya lima lima atau enam."
"Kan beda tipis sama Bunda, yang lima lima."
"Kalau tebakan Bunda kayaknya Mama lagi isi sekarang."
"Bahkan kalau dilihat-lihat sekarang kelihatan sedikit gemukan loh Yah, pipinya sedikit berisi sama pinggangnya."
"Sekarang kamu duduk aja sana didepan, biar Mama bawakan apa yang mau dibawa" kata Mama.
"Hanya laptop sama laporan kok Ma" kata Fariel.
"Ya udah biar Mama yang bawakan kedepan, apa mau kebawah dibelakang biar santai" kata Mama.
"Bawah Mi, yang santai" kata Fida, dengan berbisik.
"Ya udah dibawah aja" kata Fariel.
"Yaudah ayok, biar Mama bawakan" kata Mama.
"Tapi Ma" kata Fariel.
"Enggak ada tapi-tapian, kaya sama siapa aja kamu sekarang" kata Mama.
"Ini Mama kamu, jadi wajib bagi Mama bantu kamu."
"Ayok cepetan buruan."
"Iya Ma" kata Fariel.
"Bun maaf ya, enggak bisa bantu."
"Iya Ayah" kata Ervi.
"Sana enggak papa, masih ada Mama, sama Mami, juga ada Kakak yang siap bantu Bunda."
"Sebenarnya pengen gendong Rama sama mandiin, tapi ada ini" kata Fariel.
"Itu juga sama Yah, itu juga wajib" kata Ervi.
"Kan tanggung jawab Ayah sebagai suami."
"Ya dah, Ayah kebawah ya" kata Fariel.
"Dada Aya, dada Rama juga Bunda, I love you."
"Assalamu'alaikum)
"I love you juga Yah" kata Ervi.
"Waalaikumsalam" kata Ervi, Mama, dan Aya.
__ADS_1
Dan aku sambil menggendong Fida menuruni anak tangga dan kebelakang untuk santai-santai sambil bekerja juga menimang bayi tua.