Dua Istri Tercinta

Dua Istri Tercinta
Ngobrol berdua


__ADS_3

"Mas" kata Ervi.


"Mas nangis ya."


Langsung kuhapus air mata di pipi.


"Mas habis nangis ya, nangis karena apa, apa karena adek tadi ya" kata Ervi.


"Maaf ya mas, bukan maksud adek larang mas atau apalah gitu, hanya adek gak mau mas sakit lagi."


"Kamu ngomong apaan sih" kata Fariel.


"Mas gak nangis kok, hanya kelilipan aja."


"Mana ada sih kelilipan sampe basah pipinya dua-duanya" kata Ervi.


"Pasti mas nangis karena adek kan."


"Gak kok dek, mas gak nangis karena adek" kata Faariel.


"Mas masih gak percaya aja dengan semua ini."


"Kenapa bisa terjadi sampai seperti ini, bahkan ini yang pertama bagiku merasakan bahagia namun hanya sekejap."


"Apakah cinta itu menyakitkan."


"Mas yang sabar ya, mungkin Tuhan ingin memberikan yang lebih dari itu" kata Ervi.


"Adek yakin kebahagiaan itu akan segera datang kepada mas kok, adek yakin itu."

__ADS_1


"Sesulit apapun itu, lupakan secara pelan-pelan."


"Jangan terlalu lama memendam rasa sakit itu."


"Adek akan selalu ada buat mas, mas mau apapun itu, adek siap melakukannya, karena mas itu orang yang berarti bagiku dalam hidupku."


"Makasih telah selalu ada buat mas disaat mas gak bisa berbuat apa-apa hanya terbaring lemah" kata Fariel.


"Mas janji akan membalas kebaikan adek terhadap mas selama ini, apapun yang adek minta mas akan melakukannya asal bisa membalas semuanya yang telah adek lakukan buat mas."


"Sekarang kamu duduk dulu sini disebelah mas, biar enak ngobrol nya, emang apa yang akan kamu minta dari mas."


Ervi pun langsung duduk disebelahku.


"Kalau misalnya adek minta yang aneh-aneh gimana" kata Ervi.


"Walaupun mungkin bukan sekarang mas akan melakukannya, tapi mas janji akan melakukannya nanti."


"Tapi kalau adek mintanya nanti setelah adek lulus, mas gak akan melupakan janji ini kan" kata Ervi.


"Jika mas lupa, maka ingatkan saja, mas pasti akan melakukan nya" kata Fariel.


"Emang apaan yang adek minta dari mas."


"Hemmm, misalnya nih mas kan kalau adek minta mas gak boleh dekat-dekat sama cewek lain selain adek, dan hanya boleh jalan sama adek apa mas akan menuruti semua itu" kata Ervi.


"Mas akan berusaha melakukannya, apapun yang adek mau, karena hanya kalian yang mas punya saat ini" kata Fariel.


"Hanya kalian lah yang selalu ada buat mas, menerima mas dan keluarga mas apa adanya, menyayangi mas, menjaga mas dikala mas sakit."

__ADS_1


"Mas akan memberikan yang terbaik buat kalian, akan melakukan apa yang kalian minta dan kalian mau, kini hidup mas akan kuberikan untuk kalian selagi mas masih bisa melakukan."


"Tapi mas janji ya, mas gak boleh lagi dekat-dekat sama cewek, mas hanya boleh untuk adek saja" kata Ervi.


"Iya mas janji, mas hanya untuk adek, kakak, Papi, Mami, Bapak dan Mama" kata Fariel.


"Karena kalian keluarga mas, yang bakal mas jaga dengan baik, dan mas akan memberikan yang terbaik untuk kalian semua."


"Tapi misalnya nih ya mas, jika nanti dari salahsatu antara kakak dan adek meminta mas untuk menikah dengan mas, apa yang bakal mas lakukan, misalnya mas harus melakukannya karena itu keinginan salah satu dari kami."


"Itu mas gak bisa menjawabnya, karena yang mas inginkan itu keutuhan keluarga tapi bukan untuk menikah dan memilih dari kalian, bagi mas nikah itu hanya untuk sekali seumur hidup" kata Fariel.


"Dan kalian sudah ku anggap sebagai keluarga mas sendiri, mas menyayangi kalian seperti keluarga mas yang terlahir dari satu ibu, jadi mas gak mungkin bisa melakukan itu."


"Tapi kalau kami meminta dan memaksa, apakah mas akan tetap menolak" kata Ervi.


"Mungkin iya, karena mas gak mau keluarga ini terpecah hanya karena mas" kata Fariel.


"Apa saat ini mas sudah ada yang akan menggantikan dia diposisi hati mas" kata Ervi.


"Mas masih belum menemukan itu, mas sampai saat ini masih sama, masih berharap Tuhan akan memutar rodanya" kata Fariel.


"Tapi sampai kapan mas akan tetap seperti ini, mas harus mencoba melupakan nya" kata Ervi.


"Tatap mata adek sekarang mas."


"Untuk apa" kata Fariel.


"Sekarang tatap dulu" kata Ervi.

__ADS_1


__ADS_2