Dua Istri Tercinta

Dua Istri Tercinta
Curhat


__ADS_3

"Sebenarnya Ervi mau curhat sedikit sama Mami, tapi" kata Ervi, sambil menggantugkan kata tapi, lalu malah.



"Katanya curhat, malah monyongin bi***, apa mau nyium Mami nih" kata Mami.


"Bentar dong Mi, yang sabar" kata Ervi, sambil mencoba rilex.


"Tarik nafas yang dalam, lalu buang" kata Mami.


Ervi langsung tarik nafas dan buang seperti yang Mami bilang.


"Sebenarnya Ervi ada rasa kehilangan seseorang" kata Ervi, dengan rasa sedih.


"Kehilangan seseorang, siapa" kata Mami.


"Orang selama Ervi suka" kata Ervi.


"Siapa" kata Mami.


"Bamanya Bang Sielfa, sudah dari kemaren aku gak liat dia ditempat kerjanya" kata Ervi.


"Emang kamu gak tau dia kemana" kata Mami.


"Enggak Mi" kata Ervi.


"Kan tanya sama yang disitu, siapa tau nanti dikasih tau oleh mereka" kata Mami.


"Malu dong Mi, masa cewek nanyain cowok" kata Ervi.


"Ya itu sih terserah sama kamu, kalau malu ya gak bakal tau dimana orang itu berada" kata Mami.


"Iya juga sih Mi, kalau gitu besok-besok aku tanya deh sama mereka yang disana. Mungkin aja mereka ada yang tau" kata Ervi.


"Nah itu baru anak Mami" kata Mami.


"Heeeee" kata Ervi, sambil memperlihatkan deretan giginya.



"Kalau gak kamu telpon aja, atau vc. Mami kan pengen liat orangnya" kata Mami, bujuknya.


"Malu lah Mi, ini juga udah malam" kata Ervi.


"Ya dicoba aja belum, siapa tau belum tidur atau lagi apa gitu. Jangan malu, percaya diri dong, masa anak Mami lembek" kata Mami.


"Iih mami mah" kata Ervi.


"Ayo dong telpon kalau gak, tapi kalau anak Mami seharusnya berani VC" kata Mami, godanya.


"Iya-iya, tapi bentaran aja ya. Mami jangan berisik" kata Ervi.

__ADS_1


"Oke anak Mami" kata Mami.


Langsung Ervi mencoba menghubungi lewat VC, dan langsung diangkat.


"Diangkat Mi" kata Ervi.


Dan Mami hanya ngangguk.


"Hallo Assalamu'alaikum" kata Fariel.


"Waalaikumsalam, ganggu gak" kata Ervi.


"Gak sih, cuman lagi duduk aja, ada apa ya tumben VC, biasanya cuma ngechat, apa kangen ya" kata Fariel.


"Ehmmm, mukanya biasa aja" ejek Mami yang disebelahnya karena melihat anaknya mukanya merah karena digodain


"Kenapa malah nunduk" kata Fariel.


"Bu bu bukan gitu, hanya beberapa hari ini gak liat kamu di tempat kerja aja" kata Ervi.


"Ohhh itu, aku lagi ada kerjaan lain, emang kenapa kalau aku gak ada disitu" kata Fariel.


"Eeemmm" kata Ervi.


"kangen"kata Mami.


"Hehehe bisa aja. Kangen sama orang nya pa cuman disuruh bantuin bawa motor nih" kata Fariel.


"Ihh Mami, diem dong malu tau" kata Ervi, ucapnya pada Mami pelan.


"Suaranya siapa tuh" kata Fariel, tanyaku.


"Ini Mamiku, habis curhat tadi" kata Ervi.


"Ajakin ketemuan jalan-jalan atau kemana, buruan" kata Mami, ucapnya pelan pada Ervi.


"Gak ah malu" kata Ervi, balasnya pelan.


"Dah malam emang belom mau tidur apa" kata Fariel.


"Belom ngantuk, paling bentar lagi" kata Ervi.


"Oh gitu. Jangan kemaleman tidurnya, gak baik loh buat cewek begadang" kata Fariel.


"Iya, kamu juga jangan kemaleman tidurnya" kata Ervi.


"Iya, ini bentar lagi juga tidur, lagi beres-beres dulu" kata Fariel.


"Buruan ajak jalan" kata Mami, ucapnya pelan.


"Hari minggu kemana" kata Ervi.

__ADS_1


"Gak tau sih, kayaknya dirumah kalau gak ke kebun sih, kenapa emang" kata Fariel.


"Eeeee, gak papa" kata Ervi.


"Iih anak Mami lama" kata Mami, dengan gemasnya.


"Oohh kirain mau ngajak jalan" kata Fariel.


"Emmm iyaaa" kata Ervi, sambil tersenyum malu.


"Tapi gak janji ya, atau mungkin lain waktu aja kali ya, kalau gak sibuk" kata Fariel.


"Iya" kata Ervi.


"Atau sore juga bisa sehabis kerja" lanjutnya


"Bisa juga, kalau dapat izin pulang sedikit lebih cepat dari bos" kata Fariel.


"Oke, kalau ada waktu kabarin" kata Ervi.


"Iya, kalau gak lupa aja ya" kata Fariel.


"Ya udah, aku mau tidur dulu, Assalamualaikum" kata Ervi.


"Iya, Waalaikumsalam, jangan lupa berdoa" kata Fariel.


Dan vc pun langsung dimatikan.


Setelah selesai vc.


"Nah gitu dong, masa anak Mami lembek" kata Mami.


"Gimana Mi menurut Mami orangnya" kata Ervi.


"Kayaknya sih baik, ganteng, dewasa juga, tapi entah juga sih, Mami kan belum ketemu sama orang nya" kata Mami.


"Cocok gak Mi kalau sama Ervi" kata Ervi.


"Cocok dong, anak Mami sama siapa aja cocok. Yang penting selalu setia dan bahagia" kata Mami.


"Mami gak larang Ervi buat dekat sama cowok kan" kata Ervi.


"Enggak, asal tau batasan aja" kata Mami.


"Oke Mami, makasih" kata Ervi, lalu memeluk mami nya.


"Yaudah, yuk tidur dah malam juga ini. Tadi kan disuruh jangan begadang karena gak baik buat cewek" kata Mami, godanya.


"Iya Mami" kata Ervi, sambil senyum.


"Yuk tidur, berdoa dulu ya" kata Mami.

__ADS_1


Dan mereka pun langsung merebahkan badannya, lalu menarik selimut dan berdoa barulah memejamkan matanya.


__ADS_2