Dua Istri Tercinta

Dua Istri Tercinta
Tiga kali sehari


__ADS_3

"Masss" kata Ervi.


"Apaan lagi sih bidadari" kata Fariel.


"Mas lagi kerja nih, nanti gak bakalan selesai dan malah mas begadang sampe malam karena belum selesai kerjaan mas."


"Jadi sekarang adek makan ya dulu, biar mas fokus ke yang ini, biar cepet selesai."


"Tapi mas nanti gak boleh matiin vc nya sampai pagi, adek mau lihat mas saat tidur" kata Ervi.


"Iya boleh, tapi nanti mas charger dulu hpnya ya, ini tinggal duapuluh persen, belum mas cas" kata Fariel.


"Kan sambil di charger kan bisa mas" kata Ervi.


"Dah sekarang adek makan ya, tuh Mami dah datang" kata Fariel.


"Iya mas, tapi sambil vc ya, gak mau makan kalau mas matiin sambungan vcnya" kata Ervi.


"Ihh kayak anak kecil aja, banyak permintaan yang aneh-aneh" kata Fida.


"Iya, mas gak akan matiin, tapi mas ambil charger dulu kekamar ya" kata Fariel.


"Iya, tapi jangan lama-lama, adek gak mau di tinggal lama" kata Ervi.


"Duh anak Papi manja bener ya sekarang sama masnya, gak manja sama Papi Mami lagi" kata Papi.


"Iya, manjanya sekarang makin menjadi aja ya Pi" kata Fida.


"Biarin, yang penting happy" kata Ervi.


"Dah sekarang makan dulu, baca doa, ngomongnya nanti lagi ya" kata Mami.


"Masa anak gadis Mami gini amat sekarang."


"Makan harus sambil vc dan minta disuapin segala, padahal dah besar juga."

__ADS_1


"Biarin" kata Ervi.


"Sekarang makan jangan banyak ngomong" kata Mami.


"Ayok baca doa."


Ervi langsung membaca doa.


"Aaaaaa" kata Mami.


Makanan pun langsung masuk ke mulut Ervi.


"Duh bayi besar Papi, manja bener" kata Papi.


"Biarin" kata Ervi.


"Jangan diajak bicara dong Pi, lagi makan nanti tersendak" kata Mami.


"Ervi jangan sambil ngomong nih makanannya pada muncrat nih, makan yang bener, kaya anak kecil aja makan sambil ngomong."


"Kan masih minum susu setiap hari, tiga kali sehari lagi."


"Kakak" kata Ervi, langsung dipotong Mami.


"Dibilang jangan ngomong, nih muncrat lagi makanannya" kata Mami.


"Gak ada kok Mi" kata Ervi.


"Diem, ngunyah aja, jangan ngomong" kata Mami.


"Ventar ya" kata Fariel, yang mencolok kan HP atau men charger HP.


"Dah, mau ngomong bebas sekarang dah kucas."


Ervi mengacungkan jempolnya ke depan.

__ADS_1


"Makan yang bener biar cepet besar, gak kaya bayi mulu, nyusu setiap hari tiga kali kaya makan aja" kata Fariel.


"Heitsss jangan ngomong lagi makan, nanti kumatikan sambungan vcnya" yang melihat Ervi mau ngomong karena sudah mau membuka mulutnya.


"Hahahahaha, kawus loh dek, dibilng kaya bayi yang harus makan, tapi makan nya diganti minum susu" kata Fida.


"Kakak, jangan gitu, adek lagi makan" kata Mami.


"Kalau nanti tersendak makanan kan kasian adeknya."


"Abis lucu sih Mi" kata Fida.


"Iya tapi jangan gitu ya kakak" kata Papi.


"Kasian bayi Papi ini, nanti ngambek malah minta mainan yang aneh-aneh lagi."


"Hahahahaha" kata Fida.


Sedangkan aku yang mendengar ucapan Papi hanya tertawa kecil.


"Itu Papi loh dek yang bilang loh, bukan kakak" kata Fida.


"Emang minta mainannya apaan kira-kira Pi."


"Apa boneka apa robot-robotan, apa barbie atau motor-motoran buat bawa pasir" sambil tertawa kecil.


"Ya mungkin salah satu dari itu" kata Papi.


"Atau mungkin dah beda ya sekarang mintanya."


"Apaan ya Pi, apa minta itu tu tu" kata Fida.


"Bisa jadi sih iya" kata Papi.


"Mami rasa sih yes" kata Mami.

__ADS_1


Ervi yang mendengarkan bicara Papi dan Fida hanya bisa cemberut sambil mengunyah makanan.


__ADS_2