
Setelah Shalat Berjamaah, tak lupa pula dengan Shalat Sunnahnya.
"Nak, Mami pengen dengarin kamu Ngaji, bolehkan" (Mami) ucapnya dibelakang ku yang baru selesai Shalat Sunnah nya.
"Iya, Papi juga pengen dengar, dah lama gak dengar orang Mengaji dirumah ini" kata Papi.
"Itu Al-Quran nya ada disebelah kanan kamu nak. Mami mau setiap malam sehabis Shalat Maghrib nak Fariel mau Mengaji disini, biar rumah gak sepi dengan bacaan Ayat-ayat Suci Al-Quran" kata Mami.
"Baik Pi, Mi" kata Fariel.
Aku langsung mengambil Al-Quran yang ada disebelah ku, lalu kubaca dengan apa yang telah kupelajari.
Papi dan Mami mendengarkannya hingga aku membaca Al-Quran selesai karena sudah waktunya untuk Shalat Isya.
Setelah selasai lalu kuletakkan Al-Quran nya lalu keluar Musholla untuk mengambil air Wudhu terus balik lagi ke mushola untuk kumandangkan Adzan, walau hanya di dalam rumah tapi ketika waktunya Adzan boleh dikumandangkan karena hukumnya sunnah kifayah.
Bacaan Adzan.
الله اكَْبَرُ الله اكَْبَر الله اكَْبَرُ الله اكَْبَرُ.
Allahu Akbar, Allahu Akbar (2×).
(Allah Mahabesar, Allah Mahabesar).
اَشْهَدُ اَنْ لاَ إِلَهَ اِلآَ اَللهُ اَشْهَدُ اَنْ لاَ إِلَهَ اِلآَ اَللهُ.
Asyhadu alla Ilaaha illallah (2×).
(Aku bersaksi tiada Ilah yang haq disembah selain Allah).
اَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُو لُ الله.
Asyadu anna Muhammadar Rasulullah (2×).
(Aku bersaksi bahwa Muhammad Rasul Allah).
حَيَّ عَلَى الصَّلاَة حَيَّ عَلَى الصَّلاَة.
Hayya ‘alash-shalah (2×).
__ADS_1
(Mari kita shalat).
حَيَّ عَلَى الفَلاَح حَيَّ عَلَى الفَلاَح.
Hayya ‘alal falah (2×).
(Mari menuju kebahagiaan).
الله اكَْبَرُ الله اكَْبَرُ.
Allahu Akbar, Allahu Akbar.
(Allah Mahabesar, Allah Mahabesar).
لاَ إِلَهَ اِلآَ اَلله.
Laa Ilaaha illallah.
(Tidak ada ilah yang haq disembah selain Allah).
Doa setelah adzan ini disunahkan untuk dibaca.
Allâhumma Rabba hâdzihid-da‘wati at-tâmmati, wash-shalâtil-qâimati, âti sayyidanâ Muhammad al-washilah wal fadlîlah, wad-darajatar rafî’ah wab’atshu maqâman mahmûdan alladzî wa’adtah, innaka lâ tukhliful-mî‘âd.
Artinya: “Ya Allah Tuhan yang memiliki seruan yang sempurna dan shalat yang tetap didirikan, kurniailah Nabi Muhammad wasilah (tempat yang luhur) dan kelebihan serta kemuliaan dan derajat yang tinggi dan tempatkanlah dia pada kependudukan yang terpuji yang telah Engkaujanjikan, sesungguhnya Engkau tiada menyalahi janji, wahai dzat yang paling Penyayang”.
sesudah mengumandangkan Adzan tak lupa Shalat Sunnah dahahulu sambil menunggu yang lain ikut untuk Shalat berjamaah bersama, setelah selesai dengan Shalat Sunnah nya dan sudah berkumpul dan juga sudah siap untuk berjama'ah baru dikumandang Iqamah oleh Pak Udin.
Lafadz Iqomah.
اَللهُ اَكْبَرُ ،اَللهُ اَكْبَرُ.
Allaahu Akbar, Allaahu Akbar.
أَشْهَدُ اَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّااللهُ.
Asyhadu allaa illaaha illallaah.
اَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ.
__ADS_1
Asyhadu anna Muhammadar rasuulullah.
حَيَّ عَلَى الصَّلَاةِ.
Hayya 'alashshalaah.
حَيَّ عَلَى الْفَلَاحِ.
Hayya 'alalfalaah.
قَدْ قَامَتِ الصَّلَاةُ ،قَدْ قَامَتِ الصَّلَاةُ.
Qad qaamatish-shalaah, Qad qaamatish-shalaah.
اَللهُ اَكْبَرُ ،اَللهُ اَكْبَرُ.
Allaahu Akbar, Allaahu Akbar.
لَاإِلٰهَ إِلاَّاللهُ.
Laa ilaaha illallaah.
Artinya.
Allah Maha Besar, Allah Maha Besar.
Aku bersaksi bahwa Tiada Tuhan melainkan Allah.
Aku bersaksi bahwa nabi Muhammad itu adalah utusan Allah.
Marilah Sembahyang (sholat).
Marilah menuju kepada kejayaan.
Sesungguhnya sudah hampir mengerjakan sholat.
Allah Maha Besar, Allah Maha Besar.
Tiada Tuhan melainkan Allah.
__ADS_1
Dan setelah selesai dan sudah berdiri semua bertanda sudah siap untuk melaksanakan Shalat Berjamaah. Langsung kuucapkan niatnya dalam hati lalu kuucapkan Takbir sedikit keras bertanda Shalat berjamaah telah dimulai oleh Imam yang berdiri didepan untuk memimpin Shalat.