
Ku pakai helmku dan mengikuti mobil didepannya yang berjalan pelan yang mungkin biar tidak terjadi apa-apa dengan ku dijalan atau ketinggalan dan malah sarah arah nantinya karena belom tau lokasi kerjanya.
Percakapan didalam mobil Papi dan Mami.
"Tadi Mami ngobrolin apa aja sama dia" kata Papi.
"Cuman ngobrol biasa aja Pi" kata Mami.
"Ohhh" kata Papi, dengan mulut berbentuk huruf O.
"Mami cuman nanya, apa gak malu setiap sore kepasar sendirian, kan jarang anak muda yang mau belanja keperluan dapur" kata Mami.
"Terus" kata Papi.
"Enggak, karena sudah biasa kepasar untuk membantu Ibunya belanja dipasar. bahkan lebih malu kalau gak bisa membantu mereka yang perlu bantuan" kata Mami.
"Memang Papi juga sering lihat dia membatu orang lain, bahkan pernah membantu ibu-ibu mendorong motornya dari pasar ke pom bensin lalu di isinya pake uang dia sendiri kata Pak Sal, ketika ibu-ibu itu kehabisan bensinnya dan gak ada uang lagi " kata Papi.
"Mami jadi yakin kalau dia itu orang baik, hanya nasibnya aja mungkin yang kurang baik" kata Mami.
Papi hanya ngangguk.
"Pi misalnya dia mau kujadikan anak kita atau mantu kita gimana menurut Papi" kata Mami.
__ADS_1
"Kalau Papi sih ngikut kata Mami aja, tapi kalau masalah mantu itu tergantung dengan dia dan anak kita mau enggaknya, karena itu gak bisa dipaksakan" kata Papi.
"Makasih Pi" kata Mami.
"Iya" kata Papi.
"Dia suruh tidur dikamar atas aja nanti Pi, daripada kamar itu kosong gak ada yang ngisi, lebih baik dia aja yang suruh tidur dikamar atas, gimana Pi" kata Mami.
"Boleh juga, daripada kamar depan kosong, dia kan bisa merapikan dan membersihkan kamarnya yang sudah bertahun-tahun kosong" kata Papi.
Karena kamar itu sebenarnya punya putranya yang meninggal di usia enam tahun, hanya tersisa kenangan dan foto-foto putranya saja sebagai kenang-kenangan.
Flashback On.
"Tidur yuk nak, dah malam, beresin mainannya" kata Mami.
"Iya mi" kata Galang.
Mami langsung menggandeng anaknya menuju kamarnya untuk tidur, Galang selalu tidur sendiri, malu kalau tidur masih ditemani Mami dan Papi katanya karena sudah besar.
Setelah sampai dikamar Galang langsung membaringkan badannya untuk tidur, Mami langsung menyelimuti tubuh Galang dan ikut merebahkan tubuhnya untuk tidur, dan setelah tidur Mami akan keluar dari kamar anaknya.
Setiap hari libur Galang minta jalan-jalan dengan Papi dan Mami nya ke taman yang juga banyak anak-anak main disana juga, seperti pagi ini.
__ADS_1
"Mami jadi kan jalan-jalan ke taman nya" kata Galang.
"Jadi dong sayang" kata Mami, sambil mengelus rambut anaknya.
"Asik, sama Papi juga kan" kata Galang, dengan semangatnya.
"Iya, sama Papi juga dong" kata Papi.
"Selesein makannya, lalu berangkat" kata Mami.
"Iya Mi" kata Galang.
Setelah selesai mereka berdandan untuk jalan-jalan, Mami dan Papi menunggu Galang dibawah.
"Wah anak Mami ganteng banget" kata Mami.
"Iya dong Mi" kata Galang.
"Yuk berangkat" kata Papi.
Dijawab anggukan mereka berdua, dan Mami langsung meraih tangan galang untuk masuk kedalam mobil yang akan mereka gunakan.
Didalam perjalanan menuju taman Galang tak henti-hentinya ketawa dengan Mami Papi nya yang membuat mereka tanpa sadar ditabrak oleh mobil lain dari arah berlawanan yang akan menyalip kendaraan lain didepannya, dan terjadilah tabrakan.
__ADS_1
BRUAAAAAKKK suara mobil yang saling hantam.