Dua Istri Tercinta

Dua Istri Tercinta
Akhir


__ADS_3

Acara kini telah selesai, dan kami merasa begitu lelah hari ini, bahkan sangat lelah, karena begitu banyak tamu yang hadir, dan teman-teman juga pada datang jadi sangat lelah, dari pagi hingga sore kami menyambut mereka semua para tamu yang hadir.


"Kalian kalau capek, ngantuk, tidur aja dulu" kata Fariel.


"Aku mau menemui teman-teman yang lain didepan."


"Sekalian mau ngobrol juga bentar."


"Iya Mi, nanti kami kedepan, sekarang mau rebahan dulu" mata Ervi.


"Aku juga mau rebahan dulu" kata Fida.


"Oh iya Aya mana ya, kok aku dari tadi gak melihat anakku ya."


"Masih asik main sama teman barunya, bahkan tadi dah dubujuk buat mandi sama ganti pakaian gak mau, karena asik mainan" kata Fariel.


"Kayaknya didepan, rame begitu, pasti disitu."


"Ya dah, aku cape, aku mau tidur" kata Fida.


"Aku juga sama" kata Ervi.


"Sami jangan malam-malam ya."


"Emang kenapa, mau ngapain hayooo" kata Fariel.


"Ihhh" kata Ervi.


"Maksudnya biar Sami istirahat, dan nggak sakit karena kecapean."


"Oke, nanti bakal tidur cepat, santai aja" kata Fariel.


"Nngak lucu dong kalau gak nongol, apalagi malam ini ada acara lagi."


"Hah" kata Fida dan Ervi.


"Acara apaan" kata Fida.


"Hanya acara Shalawatan atau Rebanaan dan baca Al_Barzanji" kata Fariel.


"Jadi kalian kalau gak keluar juga gak masalah, kalau mau keluar ikut juga boleh, ada Ibu-ibu dan cewek-cewek juga kok yang gabung."


"Ya dah deh aku ikut, tapi cuci muka dulu" kata Ervi.


"Aku juga" kata Fida.


"Hangan dipaksakan, kalau ngantuk tidur aja" kata Fariel.


"Aku gak mau istriku pada sakit."


"Mereka pasti ngerti kok, kalau kalian capek, biasanya aja malah gak ada yang nongol, hanya orang tua aja yang nongol karena pengantinnya pasti capek."


"Tapi aku mau ikut gabung, biar jadi lebih akrab sama orang disini" kata Fida.


"Iya Mi, kami kan harus bisa akrab juga sama mereka" kata Ervi.


"Iya dah, ayok buruan" kata Fariel.


"Aku kedepan duluan ya, kayaknya dah pada datang dah lumayan rame."

__ADS_1


"Nanti nyusul aja, gabung sama yang lain."


"Iya ami" kata Fida dan Ervi.


"Ya dah duluan ya" kata Fariel, langsung keluar dari kamar menuju depan buat gabung dengan para tamu yang hadir malam ini.


"Wieh pengantin baru kok gak langsung main."


"Malah keluar, kan harusnya keluar didalam."


"Hahahahaha."


"Masih bisa besok, atau lain kali" kata Fariel.


"Masa iya gak nongol gabung sama yang lain."


"Emang masih sanggup nahan."


"Hahahahahah."


"Ada-ada aja pertanyaannya."


"Masih dong, buktinya disini sekarang" kata Fariel.


"Mau nyari Syafaat Nabi, masa gak boleh."


"Berarti malam ini pengantin baru harus yang baca Al-Barzanji."


"Iya, itu harus, kalau bisa diborong semuanya."


"Jangan dong, kan ada yang lain juga yang mau ikutan baca" kata Fariel.


"Aku satu aja cukup."


"Pemanasannya ngapain tadi, mukulin kompang."


"Gak salah tuh."


"Kan biar berkeringat dulu."


"Kalau dah keringatan baru lanjut yang lain nanti."


"Haahahahahaha."


"Cocok pokonya itu."


"Pokoknya malam ini khusus untuk pengantin baru ya."


"Iya dong, kan dah lama gak gabung, jadi malam ini harus diborong olehnya."


"Oke gak masalah" kata Fariel.


"Kalau gitu duduk disini jangan disitu."


"Jangan bilang nungguin duo istri tercinta."


"Kaya penyanyi dangdut aja pake duo."


"Nama goyangannya goyang apa tuh nanti."

__ADS_1


"Hahahhahaha."


"Goyang apa ya."


"Goyangan mati lampu di kamar."


"Hahahahahaha."


"Sialan sialan, bisa-bisa nya malah jadi bulian disini" kata Fariel.


"Hahahahaha."


"Kapan lagi bisa begini sama pengantin baru yang memiliki duo istri, ya kan."


"Iya jarang-jarang loh yang seperti ini."


"Nanti akun rekues sama yang nyanyi."


"Lagunya versi madu tiga ya."


"Hahahahahaha."


"Hokya hokyeee."


"Buka sitik josss."


"Langsung aja karena dah malam, acara kita langsung mulai" kata Ustadz.


"Berhubung sudah pada kumpul dan sudah hadir semua."


"Ibu-ibu juga dah kumpul, kita langsung mulai mengucapkan Syukur Kepada Allah karena masih diberikan kesehatan rohani dan jasmani, masih bisa saling bertatap muka."


"Adapun acaranya yaitu seperti biasa mencari Syafaat Nabi Muhammad SAW. juga tak lupa mengucapkan banyak banyak terimakasih kepada tuan rumah yang menyediakan tempat untuk kembali menjalin silaturahmi sambil mencari berkah dan syafaat Nabi Muhammad SAW."


"Kita menyerukan Shalawatnya dengan semangat."


"Nanti kalau gak bisa Shalawat atau Al-Barzanji bisa nyimak dulu, belajar dulu, kalau dah yakin baru dipertemuan selanjutnya bisa membaca Al-Barzanji, boleh ikut membaca."


"Sebelum dimulai seperti biasa kita mendoakan para kaum Muslimin dan Muslimat, Mu'minin dan Mu'minat, para sesepuh, orang tua kita yang medahahuli kita, kita doakan supaya diterima disisiNya, Al-fatihah."


Skip.


Langsung membaca Al-Barzanji pun dimulai, dan juga bersholawat diiringi dengan musik dari kompang.


Dan dijeda atau dipertengah juga kembali membaca Al-Barzanji lagi secara bergatian bagi yang mau.


Seperti sekarang ini aku, dan bapak, dan juga Mamakku ikutan secara bergantian membaca Al-Barzanji begitu pula dengan yang lain yang mau membacanya.


Dan dilanjutkan lagi dengan Shalawat nya hingga selesai dan ditutup do'a, setelah itu baru menikmati hidangan yang tersedia, lalu lanjut ngobrol.


Maaf lama update, sebenarnya dah selesai cerita ini atau tamat.


kelanjutan ceritanya dah kami siapakan dengan judul baru KELUARGAKU TERCINTA.


Kemungkinan bulan depan akan segera liris, tunggu dan kepoin aja cerita selanjutnya dari kelanjutan cerita DUA ISTRI TERCINTA *ini.


Makasih dah selalu mendukung author


makasih buat para pembaca yang selalu menanti kelanjutan ceritanya.

__ADS_1


Kepoin ya cerita* KELUARGAKU TERCINTA.


Makasih Assalamu'alaikum.


__ADS_2