Dua Istri Tercinta

Dua Istri Tercinta
Naik darah


__ADS_3

Setelah sarapan pagi aku langsung kekamar untuk berganti baju dan celana sesudah mencuci pakaian kotorku.


Setelah berganti dan sudah tak ada yang tertinggal, aku langsung keluar dari kamarku kekamar kak Fida buat ngajak jalan-jalan Aya minggu ini.


"Assalamu'alaikum" kata Fariel.


"Waalaikumsalam" kata Fida.


"Eh Ayah dah datang tuh."


"Cepetan ini dipake sepatunya ini."


"Yuk sama Ayah sini pake sepatu nya, biar Mama suruh dandan dulu yang cantik kaya Aya" kata Fariel.


"Angkat kakinya biar bisa pake sepatu."


"Duh pinternya."


"Dah selesai, tinggal pake topinya, biar nanti gak panas kena sinar."


"Ndong" kata Aya.


"Iya ayok gendong" kata Fariel.


"Kita keluar tunggu Mama dibawah"


"Mamamu kalau dandan lama, mau sejam."


"Kata siapa, rang cuman lima belas menit paling" kata Fida.


"Ya dah sana keluar, biar aku bisa ganti baju."


"Oke, kirain minta digantiin kaya Aya" kata Fariel.


"Sekalian gak dimandiin" kata Fida.


"Emang apaan dimandiin" kata Fariel.


"Kan masih sehat."


"Ihhh ngatain" kata Fida.


"Ngatain apaan sih" kata Fariel.


"Dah ya, dandan yang cantik jangan kelamaan, alisnya dilurusin pake penggaris, diukur panjang nya biar sama."


"Pake pupurnya jangan tebal-tebal, kaya nempel dinding yang pecah."


"Ihh bawel, ngatain aja bisanya" kata Fida.


"Satu lagi, jilbabnya jangan mereng" kata Fariel.


"Iya, Kakanda" kata Fida.


"Mamamu kalau lagi marah imut mukanya" kata Fariel.


"Yuk kita kebawah buat manasin mobil."

__ADS_1


"Obing" kata Aya, mobil maksudnya.


"Iya mobil" kata Fariel.


"Kita jalan-jalan pake mobil biar enak gak kepanasan."


"Duh cucu Mami kok dah makin cantik aja sekarang" kata Mami.


"Mau kemana ini."


"Mau jalan-jalan Mi" kata Fariel.


"Alan-alan" kata Aya.


"Oh mau jalan-jalan toh" kata Mami.


"Ya dah sana jalan-jalan, tapi jangan nakal dan rewel ya, kasian nanti Ayahmu kalau Aya rewel."


"Iya Mi, aya gak rewel Mi" kata Fariel.


"Aaya kan anak yang baik dan pinter, jadi gak akan rewel."


"Mamas mau kemana sama Aya, kok wangi banget" kata Ervi.


"amau jalan-jalan" kata Fariel.


"Sama kakak juga" kata Ervi.


"Iyalah, masa berdua sama Aya, kan susah" kata Fariel.


"Apalagi kalau Aya haus minta susu, makin repot mas nanti."


"Mas dah mulai gak sayang ma adek."


"Dah gak mau ngajak jalan-jalan adek lagi."


"Mas dah berubah."


"Mas dah jarang ngomong ma adek, lebih sering sama Aya."


"Lah kan dua minggu yang lalu udah jalan-jalan nya" kata Fariel.


"Masa mau tiap minggu jalan-jalan terus."


"Sekarang libur, biar mas ngajak Aya jalan-jalan sekalian belanja keperluan Aya yang habis."


"Kamu dirumah aja kan gak papa, ada Papi dan Mami yang bisa diajak ngobrol."


"Iya ada Mami juga Papi" kata Mami.


"Nanti jalan-jalan sama Papi dan Mami gimana."


"Dah gede kok manjanya gak hilang-hilang."


"Kasih waktu dong buat masmu jalan-jalan sama keponakan sendiri."


"Lagian kan masmu hanya jalan-jalan sebentar buat belanja keperluan Aya."

__ADS_1


"Mami belain aja terus mas" kata Ervi.


"Dah maunya apa sekarang ngomong sama mas" kata Fariel.


"Jangan bikin mas marah pagi-pagi."


"Mas dah berusaha selalu sabar menuruti semua keinginan mu, apapun yang kamu mau mas langsung menurutinya."


"Sekarang mau minta apa dari mas."


"Dah sekarang adek sama Mami aja" kata Mami.


"Nak Fariel keluar aja sama Aya buat siap-siap jalan-jalan."


"Biar ayde jadi urusan Mami."


"Gak papa Mi" kata Fariel.


"Ayok ngomong mau apa, jangan bikin mas naik darah."


"Mau minta apa, katakan."


"Ada apa sih kok pagi-pagi ribut" kata Papi.


"Apa ada masalah."


"Gak ada kok Pi" kata Ervi.


"Eh cucu Papi dah wangi kaya gini dan cantik pula" kata Papi.


"Mau kemana nih si cantik."


"Mau jalan-jalan, mau beli mainan baru" kata Fariel.


"Li ain" kata Aya.


"Oh beli mainan" kata Papi.


"Ya dah sana jalan-jalan biar gak sakit lagi kalau dah jalan-jalan lihat dunia luar, banyak orang."


"Pasti makin happy."


"Kalau mau ngomong nanti sore setelah mas pulang" kata Fariel.


"Kalau ada yang penting sekarang katakan, kalau gak ada nanti sore aja."


"Jangan nunduk dan nangis, mas gak suka itu."


"Belajar bersikap dewasa, jangan kaya anak kecil yang apa-apa harus dituruti, kalau gak langsung marah dan ngambek."


"Kalau masih kaya anak kecil terus jangan salah jika nanti mas gak mau lagi denganmu."


"Maaf, kalau gitu aku permisi Pi, Mi."


"Assalamu'alaikum."


"Waalaikumsalam" jawab semuanya.

__ADS_1


Aku langsung menuju garasi buat manasin mobil yang akan kupake hari ini.


__ADS_2