
Setelah selesai makan pecel lagi aku langsung menuju ke mereka yang sedang menonton TV setelah selesai membereskan meja dan juga mencuci piring bekas aku pakai.
"Nikmat bener kayaknya, makan sambil nonton" kata Fariel.
"Harus dong, bis enak sih sambil ngemil gini" kata Fida.
"Bisa minta tolong gak."
"Apaan" kata Fariel.
"Minta ambilkan minum dong, haus nih" kata Fida.
"Aku juga ya mas, putih aja" kata Ervi.
"Oke, susu kan" kata Fariel.
"Ih, bukan susu" kata Ervi
"air pu tih."
"Iya, itu namanya susu, kalau putih" kata Fariel.
"Nyebelin, ngejek pasti" kata Ervi.
"Hahahaha, yang sabar ya dek" kata Fida.
"Becanda, iya air bening kan maksudnya" Fariel.
"Iya" kata Ervi.
"Lah ngambek nih sama mas" kata Fariel.
__ADS_1
"Gak kok mas" kata Ervi, lalu tersenyum.
"Mami, sama Papi mau diambilkan sekalian" kata Fariel.
"Air biasa aja, bawa aja gelas kosong terus bawa aja airnya sama tempatnya" kata Mami.
"Oke Mi, biar ku ambilkan" kata Fariel.
"Papi mau apa, kopi atau biasa saja."
"Gak usah deh, bilang sama bibi aja buatkan susu buat mereka sama dan kamu juga" kata Papi.
"Papi jahe pake susu airnya yang mendidih, itu aja."
"Itu sama aja susu jahe Pi" kata Fida.
"Fak dong, kan pake air panas" kata Papi.
"Iya Papi tua, gak perlu dibilng Papi dah tau" kata Papi.
"Hehehehe maaf" kata Fida.
"Pi, jangan minum susu terus napa, kan Ervi dah besar Pi, setahun setengah lagi kan bakal lulus kuliah, masa masih minum susu kaya ank kecil aja" kata Ervi.
"Kan emang masih kecil" kata Mami.
"Kalau dah besar tuh ya, bawa calonnya kerumah besok, baru dah anggap Mami sama Papi kamu dah gede."
"Lah aku juga dah besar dah nikah kenapa masih harus minum susu Mi" kata Fida.
"Kalau kamu itu susunya kan beda, susu yang kamu minum itu susu hamil" kata Mami.
__ADS_1
"Itu buat anak yang ada dalam kandungan kamu."
"Ya udah kalau gitu, biar aku kebelakang ambil minum sama bilang sama bibi biar dibuatkan minum" kata Fariel.
"Kamu juga harus minum susu juga, kalau kamu masih belum kerumah bawa calon yang beneran siap dan orang tuanya setuju kamu harus minum susu terus" kata Mami.
"Hahahahaha, kawus mas kawus, emang enak" kata Ervi.
"Hangan gitu dong Mi, aku kan lagi bagusin badan, masa minum susu, harusnya itu minum yang buat badannya jadi kekar, malah disamain sama adek yang lagi masa pertumbuhan otak" kata Fariel.
"Pokoknya kalau Mami bilang gak ya gak, kalau gitu bawa besok calon kamu dan Ervi kerumah biar gak minum susu pagi dan malam" kata Mami.
"Cocok itu" kata Fida.
"Atau mau Papi buat kalian yang nikah, biar papi bisa mantu bulan depan, ya gak Mi" kata Papi.
"Iya dong, kayaknya kalian cocok, ngapain jauh-jauh yakan Pi, didepan ini aja ada" kata Mami.
"Atau mau sekalian kalian bertiga jadi satu."
"Maksudnya" kata Fariel.
"Ya, kamu nikahin Fida dan Ervi sekaligus, kayaknya bakal jadi brita tranding tuh nanti" kata Mami.
"Papi setuju-setuju aja kalau itu" kat Papi.
"Gak ah, satu aja bakal susah nurutin kemauannya dan tanggung jawabnya, harus nikahin dau wanita, gak mau ah, gak ada pikiran buat punya dua istri, takut gak bisa berbuat adil" kata Fariel.
"Kalau gitu aku kebelang ya."
"Iya sana" kata Mami.
__ADS_1
Lalu aku langsung berjalan kebelakang buat mengambil minum dan bilang ke bibi untuk membuat minum.