
Setelah melihat foto dan video, langsung kuunggah disosmed dengan caption keluargaku tercinta, tak lupa menandai keduanya.
"Kirim semuanya Mi ke HP ku Mi" kata Ervi.
"Sip" kata Fariel.
"Akun juga ya Mi" kata Fida.
"Iya" kata Fariel.
Langsung kukirimkan semuanya kemereka berdua.
"Aku juga mau posting ah yang video" kata Ervi.
"Mau posting dimana Bun" kata Fida.
"Ditiktok sama sanck" kata Ervi.
"Ig juga."
"Terus aku posting dimana dong" kata Fida.
"Aku juga mau posting, masa semuanya."
"Nanti samaan dong videonya."
"Enggak papa sama, kan biar mereka tau kalau kita kompak" kata Fariel.
"Iya" kata Fida.
"Kan enggak masuk semuanya Ma" kata Ervi.
"Lagian ini video juga lebih dari beberapa menit, jadi bisa bagi dua videonya."
"Aku cukup satu menit aja, sisa lanjutannya buat kamu posting."
"Nah tu bagus, bisa saling berbagi postingan" kata Fariel.
"Walaupun sama tapi sedikit berbeda."
"Oke deh" kata Fida.
"Ya dah buruan diposting, habis itu temenin Sami tidur sambil dipeluk" kata Fariel.
__ADS_1
"Oke" kata Fida dan Ervi.
"Jangan lama, nanti aku kangen" kata Fariel.
"Ih gombal" kata Fida.
"Jangan kangen Mi, berat" kata Ervi.
"Cukup kita aja yang kangen" Fida dan Ervi, lalu tertawa bersama hahahaha.
"Udah disamping aja masih kangen, apalagi kalau jauh ya" kata Mami, yang tiba-tiba nongol dan duduk dibangku.
"Memang anak muda ini geh Mi ya" kata Papi.
"Enggak tau tempat atau memang enggak punya tempat ya."
"Iya, kayaknya keduanya sih Pi" kata Mami.
"Kok Papi sama Mami dah dirumah" kata Ervi.
"Iya, kok dah pulang jam segini, kan baru jam sepuluh" kata Fida.
Sedangkan akun tersenyum malu.
"Kan ini rumah punya Mami dan Papi, masa mau pulang harus nunggu nanti siang."
"Apa Papi dan Mami dah lama disitu" kata Ervi.
"Dah sejak daritadi, hanya kami diam aja sambil ngeliatin kalian yang lagi asik bertiga" kata Papi.
"Iya, dah dari tadi" kata Mami.
"Bahkan tau semuanya."
"Kek mana tadi Mi gaya nya Mi" kata Papi.
"Hemmmmm gini" kata Mami, dengan dua jari didepan mulut berbentuk V.
"Berarti pas dong ya Mi dengan gayanya" kata Papi.
"Jadikan aku yang kedua, buatlah diriku bahagia, kaya lagu gitu."
"Salah Pi, lagunya tuh bukan yang itu" kata Mami.
__ADS_1
"Yang mana emang Mi" kata Fida.
"Ada pokoknya, lihat aja nanti di ig Mami" kata Mami, yang sedang seperti mengetik sesuatu di hpnya.
"Dah tuh, bukak aja ig Mami, dah jadi tuh postingannya."
"Awas aja kalau jelek ya Mi" kata Ervi.
"Enggak dong, malah bikin kalian seneng pastinya" kata Mami.
"Mana Mi, kok enggak ada" kata Fida.
"Masih proses, bentar lagi" kata Mami.
"Cucuku mana."
"Didapur kayaknya, daritadi ambil semangka enggak balik-balik" kata Fida.
"Itu suamimu tidur apa pura-pura tidur" kata Mami.
"Pura-pura, buat ngilangin malu Mi" kata Papi.
"Ya dah kalian lanjutkan lagi yang tadi, yang tertunda" kata Mami.
"Mami sama Papi mau ganti."
"Mana postingannya Mi" kata Ervi.
"Pasti bakal aneh-aneh nanti."
"Masih proses" kata Mami.
"Semenit lagi jadi."
"Yang sabar aja nunggunya, bentar lagi nongol kok."
"Dah ya, dilanjutkan lagi yang tadi" kata Papi.
"Kasian tuh Suami kalian, nungguin pelukan kalian berdua."
"Iya Pi" kata Fida dan Ervi.
Aku hanya bisa tersenyum dalam hati dan berkata. "Tepat ucapannya Pi, makasih."
__ADS_1
Papi dan Mami langsung pergi meninggalkan kami bertiga diruang TV yang sedang rebahan.