
Malam hari saat makan malam hanya berdua dengan Fida, yang biasanya ada Papi dan Mami juga Ervi yang selalu usil dan manja minta ini itu, kini terasa sedikit sunyi tanpa kehadiran mereka disini.
"Udaa" kata Fida.
"Iya apa hemmm, mau diambilkan makanannya" kata Fariel.
"Iya, tolong dong ambilkan" kata Fida.
"Iya, dah sini biar ku ambilkan" kata Fariel.
"Mau yang mana nih lauknya."
"Ikan aja deh sama kangkung" kata Fida.
"Ohhh iya, bayamnya gak" kata Fariel.
"Lagi gak pengen" kata Fida.
"Nasinya segini cukup" kata Fariel.
"Dikit lagi aja" kata Fida.
"Oke" kata Fariel.
Langsung ku tambahkan nasinya dan lalu ku masukan ikan dan sayur tumis kangkung.
"Nih, silahkan dimakan."
"Makasih Uda" kata Fida.
"Apa Uda gak makan."
"Makan dong, nih Uda mau ambil" kata Fariel.
"Kan ngambilin punya ratu dulu tadi, masa iya ngambilnya langsung dua, kan gak bisa, harus satu-satu dulu."
"Hehehe, kirain gak makan, kalau Uda gak makan nyai gak mau makan ah, males jadi gak selera" kata Fida.
"Jangan dong, masa gak makan gara-gara Uda sih, nanti ponakanku lapar gak dikasih makan sama mamanya" kata Fariel.
"Kalau makan sendiri jadi kurang enak aja makannya, kalau ada temennya kan bisa jadi selera" kata Fida.
"Iya, nih aku ambil dulu ya bentar" kata Fariel.
"Iya Uda" kata Fida.
Langsung ku masukan nasi lalu ikan dan sayur bayam kedalam piring ku.
__ADS_1
"Ayok kita makan" kata Fariel.
"Jangan lupa berdoa ya."
"Ayok Uda" kata Fida.
Langsung kubaca kan doa makan dan kita berdua langsung makan malam berdua.
"Mau nambah lagi" kata Fariel.
"Gak, dah kenyang, nanti malam lagi aja kalau lapar, biasanya kalau tengah malam nyai suka berasa lapar perutnya" kata Fida.
"Oh ya dah, nanti malam kalau lapar suruh bibi panggil Uda dikamar, biar Uda temenin makan lagi, atau sama bibi aja makannya" kata Fariel.
"Sekarang kututup doa dulu bis makan."
"Iya Uda, nanti minta Uda aja biar Uda yang buatin nasi goreng telur orak-arik" kata Fida.
"Iya boleh, bangunkan aja ya, atau nanti biar Uda tidur di depan TV aja, biar bisa bangunin Uda" kata Fariel.
Langsung kututup doa setelah makan dan Fida mengucapkan kata Amiin.
"Dah, sekarang mau apalagi, mau makan buah atau mau dibuatkan minum" kata Fariel.
"Gak ah, biar nanti bibi aja kalau dah mau tidur" kata Fida.
"Ya udah ayok kita kedepan buat nonton, tapi aku sambil kerja ya nanti" kata Fariel.
"Iya Uda" kata Fida.
"Ya udah yuk kita kedepan, biar Uda bantuin nyai berjalan" kata Fariel.
"Makasih Uda" kata Fida.
"Yuk berdiri" kata Fariel.
Fida langsung berdiri dan aku memegangi kedua tangannya saat akan berdiri.
Setelah berdiri lalu kubantu berjalan dengan memegang bahu atau lengan atas dari samping buat berjalan.
"Dah sampai, mau duduk atau rebahan" kata Fariel.
"Dibawah aja biar bisa menyender" kata Fida.
Lalu kubantu sampai Fida bener-bener duduk menyender, lalu ambilkan selimut untuk menyelimuti kakinya dan memberikan remot TV.
"Uda keatas dulu ya ambil kerjaan dikamar sambil selimut juga" kata Fariel.
__ADS_1
"Iya Uda, tapi jangan lama-lama ya" kata Fida.
"Iya, paling lima menitan aja kok gak lama" kata Fariel.
"Sama mampir ke toilet sebentar."
"Da ambilkan cemilan dong itu dimeja" kata Fida.
"Yang peyek aja ya."
"Iya" kata Fariel, lalu kuambil peyek dalam toples lalu kuserahkan padanya.
"Nih peyek nya."
"Makasih Udaku yang baik" kata Fida.
"Iya nyai ratu" kata Fariel.
"Dah ya kutinggal, apa ada yang lain lagi sebelum kutinggal."
"Hmmmm minum aja" kata Fida.
"Ya dah biar suruh bibi buat minum ya sama bawa air putih juga" kata Fariel.
Fida hanya ngangguk karena sedang mengunyah makanan dan aku kebelakang buat minta bibi buatkan minum.
"Bi" kata Fariel.
"Iya Den, ada yang bisa bibi bantu" kata Diah.
"Ada bi" kata Fariel.
"Gak repotin kan."
"Gak dong Den, ini juga dah mau selesai nyuci piring sama gelasnya" kata Ani.
"Aden mau minta tolong apa sama bibi, biar bibi aja" kata Sumi.
"Buatkan minum buat kak fida, sama air putih anget ya" kata Fariel.
"Oh ya satu lagi kopi tanpa gula."
"Antarkan kedepan TV aja nanti bi, ini dah darurat, makasih."
"Iya Den" jawab bertiga sambil tersenyum karena melihaku yang menahan sesuatu.
Aku langsung berjalan dengan sedikit kencang kekamar atau berlari kecil sampai di tempat untuk membuang sesuatu yang kutahan sederi tadi.
__ADS_1