Dua Istri Tercinta

Dua Istri Tercinta
Kumpulnya keluarga


__ADS_3

Kini berkumpul nya dua keluarga yang sedang menikmati makan malam bersama dengan banyak candaan dan celotehan yang keluar setelah makan malam.


"Happy banget kayaknya adek kakak ini, habis dapat lotre ya" kata Fida.


"Lebih dari sekedar lotre" kata Ervi.


"Iya deh iya, yang habis dapat kebahagiaan gak cerita sama kita-kita" kata Fida.


"Biarain, iri aja" kata Ervi.


"Nak besok Mama sama Bapak pulang pagi ya" kata Mama.


"Kenapa harus besok Ma" kata Fariel.


"Mama kan harus kekebun, kan kamu dah disini buat kerjaan, jadi Bapak sama harus kekebun buat metik kopi, kan lagi musim sekarang, kalau gak pulang berarti usaha kita sia-sia selama ini, masa dah ditanam begitu buah ditinggalkan" kata Mama.


"Ervi pengen ikut, tapi Ervi kuliah besok" kata Ervi.


"Kamu kuliah dulu yang bener, selesai kan dulu kuliahmu" kata Mami.


"Kalau gitu malam ini Mama harus tidur nemenin Ervi, kalau besok pagi pulang" kata Ervi.


"Enak aja, rang Mama dah janji mau nemenin kaka malam ini, ya kan Ma" kata Fida.


"Iya sayang" kata Mama.


"Ervi tidur sama Mami aja ya" kata Mami.


"Ahhh gak mau, pengennya sama Mama, bosen ditemani Mami mulu" kata Ervi.


"Duh Mami jadi tersingkirkan sekarang nih" kata Mami.


"Kan masih ada Papi" kata Papi, sambil mengedipkan matanya.


"Iih norak, matanya biasa aja Pi, dah tua juga" kata Ervi.


"Hahaha, tua tua gini masih kuat loh" kata Papi.


"Ah masa, ngangkat bangku aja encok, yakan Mi" kata Ervi.


Sedangkan Mami hanya tersenyum.


"Kalau gitu nanti malam tidurnya bertiga, biar Mama ditengah, kan kasur kaka luas kaya lapangan tenis" kata Mami.


"Gak mau, Ervi maunya tidurnya berdua" kata Ervi.


"Kakak juga gak mau, kakak mau ada sesuatu sama Mama" kata Fida.


"Apaan kak" kata Ervi.


"Rhs, ra ha sia" kata Fida.


"Itu tangan kamu kenapa nak" kata Bapak.


"Jatuh tadi waktu nngejar copet" kata Fariel.

__ADS_1


"Ketangkep gak copet nya" kata Fida.


"Ketangkep sih, tapi habis itu kabur lagi" kata Fariel.


"Yahhh, padahal kalau ketangkap mau aku hajar tu copet berani-beraninya bikin Udaku jadi lecet-lecet" kata Fida.


"Bakal gua pites-pites."


Sedangkan Ervi nunduk malu karena dibilang copet.


"Apa yang diambil" kata Mami.


"Fak tau, lupa tadi" kata Fariel.


"Lo kenapa dek nunduk gitu, tadi aja cerah bahagia, kenapa malah mendung" kata Fida.


"Gak ada kak, biasa aja ah" kqta Ervi.


"Ya dah Mama besok gak jadi pulang, biar besok malam Mama gantian tidur sama Ervi" kata Mama.


"Asiiik, kalau itu baru mamanya Ervi, Ervi makin sayang sama Mama, makasih Mamaku" kata Ervi.


"Enak aja Mamamu, Mama ku itu, Mamamu itu Mami" kata Fida.


"Dah sekarang Mama kalian semua, dah jangan berantem, nanti Mama malah pulang malam ini" kata Mama.


"Berarti malam ini Bapak tidur sendirian dong sama besok malam" kata Bapak.


"Bapak tidur bareng sama Akhmad aja sana" kata Mama.


"Ogah tidur sama Anak Mama, kalau tidur suka aneh-aneh, Mama kaya gak tau aja kalau anak itu tidur gimana" kata Bapak.


"Iya aneh gimana" kata Ervi.


"Suka narik selimut sampai gak kebagian, sama suka main bola, kepalaku sering kena tabok dikira bola voli" kata Bapak.


Ervi dan Fida langsung ketawa hahahhaha.


"Mana dah besar kalau tidur maunya ditengah, Bapak dikasih bagian bantal guling" kata Bapak.


"Kaya bayi besar aja."


"Sekali-kali ngalah sama anak kan gak papa Pak" kata Mama.


"Ih mas bikin malu, untung gak ngompol ya Ma" kata Ervi.


"Kalau ngompol kan beneran bayi besar."


"Emang kamu apa, dah besar masih mimi cucu aja kalau mau tidur, sehari harus tiga kali" kata Fariel.


"Hayo bayi besarnya yang mana hayoooo."


"Hem, mantap tu Da" kata Fida.


"Nang ning, ning nang."

__ADS_1


Ervi langsung memanyunkan bibirnya sehingga membuat yang lain langsung ketawa.


"Ini gara-gara Mami yang suka nyuruh Ervi buat minum susu setiap hari" kata Ervi.


"Dah biarin dibilang bayi, yang penting sehat, Papi aja masih minum susu kok, makanya Papi masih sehat nih, Pak Ahmad juga kan Pak" kata Papi.


"Hahh, iya, tapi jarang-jarang sih" kata Bapak.


"Tuh dengarin, gak usah malu, sehat itu lebih baik" kata Mama.


"Iya tapi gak sehari tiga kali, dah kaya minum obat" kata Fida.


"Udah-udah, sekarang lebih baik istirahat dah malam juga, atau mau ngobrol sambil nonton didepan" kata Mami.


"Kalau gitu aku pamit dulu mau ngerjain yang tadi siang belum selesai, sama ada beberapa email masuk yang belum sempat kubuka juga" kata Fariel.


"Ya dah kalau gitu kamu lanjutkan kerjaanya, tapi jangan malam-malam lemburnya" kata Mami.


"Mau ervi bantuin mas" kata Ervi.


"Gak usah, adek sama yang lain aja, mas bisa sendiri, mas juga ngerjain nya dikamar bukan di ruangan Papi" kata Fariel.


"Ya gak papa, dikamar mas kan ada TV sama ps jadi Ervi nemeninnya sambil main game" kata Ervi.


"Gak usah, main game nya besok aja, sekarang adek istirahat aja" kata Fariel.


"Saya duluan Pak, Ma, Pi, Mi, kak nyai, juga adek yang manja, aku duluan."


"Permisi, Assalamu'alaikum" yang berdiri langsung jalan.


"Waalaikumsalam" ucap semuanya.


"Aku ikut" kata Ervi, yang langsung mengejarku.


"Pintunya jangan ditutup kalau kalian berdua dikamar, gak boleh" kata Mami, ucapnya sedikit keras.


"Maaf Ma Ahmad, anak Mami yang itu manjanya gak ketulungan, apa lagi sama nak Fariel dari dulu, duuh kami sampai dicuekin."


"Iya gak papa, asal masih bisa jaga batasan aja, mereka bukan kakak beradik yang sedarah atau sekandung, jadi jangan sampai bersentuhan fisik atau memeluk, karena itu akan berdosa" kata Mama.


"Ya maklum lah kalau anak muda, apalagi Ervi yang manjanya gak karuan, bahkan pernah Mami sama Papi dikacangin karena tidur di kakinya nak Fariel yang lagi kerja didepan sambil nonton" kata Mami.


"Kalau itu gak papa, hanya dikit, asal jangan tidur berdua dalam satu ruangan dan satu selimut dan bantal aja" kata Mama.


"Itu langsung Mama bawa Penghulu kerumah."


Membuat Fida tersendak saat sedang minum karena mendengar ucapan Mama.


"Pelan-pelan dong minumnya" kata Papi.


"Apa Fida dah ngantuk, mau tidur, biar Mama temanin" kata Mama.


"Nanti aja deh Ma, sekarang pengen nonton dulu, belum ngantuk" kata Fida.


"Yaudah yuk kita kedepan, kita nonton bareng" kata Mami.

__ADS_1


"Ayok" kata Papi.


Dan mereka pun langsung berjalan meninggalkan meja makan ke tempat nonton tv.


__ADS_2