
Diruang makan.
Setelah semua selasai berganti pakaian langsung menuju ruang makan keluarga.
"Nak sini duduk sebelah Mami" pintanya kata Mami.
"Iya Mi" kata Fariel, yang langsung duduk disebelahnya.
"Sekarang makan dulu, nanti setelah selasai makan ada yang mau Mami bicarakan" kata Mami.
"Iya Mi" kata Fariel.
"Makan yang banyak ya, mau pakai apa" kata Mami.
"Apa aja Mi, aku gak pilih-pilih makanan kok Mi" kata Fariel.
Mami langsung mengambil ikan dan sayur-sayuran lalu menyerahkan padaku.
"Nih diabisin, nanti Mami tambahin lagi" kata Mami.
"Ini dah cukup Mi, aku gak bisa makan banyak-banyak, nanti gak bisa gerak kalau perutnya penuh" kata Fariel.
"Kalau gitu Papi makannya yang banyak biar makin gemuk" kata Mami.
"Jangan dong Mi, nanti Papi gak bisa jalan kesana kemari pas liat ke lokasi kerjaan" kata Papi.
Lalu Mami menyerahkan piring berisi makanannya pada Papi.
__ADS_1
"Ya dah makan yuk, Nak pimpin Doa ya" kata Mami.
Aku hanya mengangguk dan langsung kubacakan do'anya.
الَّلهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيمَا رَزَقْتَنَا، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.
"Allahumma baarik lanaa fiimaa rozaqtanaa wa qinaa 'adzaa bannar".
Artinya: "Ya Allah, berkahilah kami dalam rezeki yang telah Engkau berikan kepada kami dan peliharalah kami dari siksa api neraka".
Langsung kami menikmati hidangan yang sudah disajikan diatas meja.
Kami pun selesai sudah makannya, tak lupa pula ditutup dengan membaca doa mengucapkan syukur atas rezeki yang kami Terima.
اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِيْنَ اَطْعَمَنَا وَسَقَانَا وَجَعَلَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ.
Artinya, "Segala puji bagi Allah yang telah memberi kami makan dan minum serta menjadikan kami termasuk dari kaum muslimin".
Papi dan Mami langsung mengucapkan (آمين) secara bersamaan.
"Yuk kita ngobrol di ruang tamu sambil nonton TV biar enak ngobrolnya" ajaknya Mami.
"Yuk" kata Papi.
Akupun langsung berdiri dari duduknya dan langsung mengikutinya dari belakang.
"Sini duduk, Papi mau ngomong serius" kata Papi.
__ADS_1
Akupun langsung duduk disebelah Papi.
"Papi juga Mami cuman minta sama kamu semoga kamu mau menjalaninya" kata Papi.
"Emang tugas apaan Pi" kata Fariel.
"Papi sama Mami minta kamu bantu-bantu diperusahaan kopi dan pusat belanja atau Minimarket yang dikota ini, karena Papi sama Mami mau ngurus yang diluar kota, nanti kami bantu, anggap aja sambil belajar dulu, mana nanti yang Nak Fariel bisa, disitu nanti kamu yang urus" kata Papi.
"Tapi Pi" kata Fariel.
"Udah gak usah ditolak, orang lain banyak yang nyari kerjaan, ini Papi ngasih kerjaan didepan mata tanpa harus nyari-nyari kerjaan kesana kemari, Mami mohon diterima ya, Mami mohon" kata Mami.
"Aku jadi harus gimana ini, gak tega lihat Mami sampai memohon untuk menyetujuinya, mimpi apa aku semalam, bisa-bisa dapat jackpot" ucapku dalam hati.
"Jadi mau ya, besok Papi antar untuk mengenalkan kamu kepada yang lain, kalau Nak Fariel yang akan menangani perusahaan dan minimarkat" kata Papi.
"Kenapa harus besok Pi, aku hari jumat sore harus pulang dulu, untuk bantuin orang tua dikebun sekitar tiga harian Pi, Mi" kata Fariel.
"Gak papa, yang penting perkenalan dulu aja ya, nanti Mami yang urus, biar Mami berangkat duluan besok pagi, jadi kamu sama Papi nanti nyusul" kata Mami.
"Terserah Mami aja, aku ngikut aja" kata Fariel.
"Ya dah, berarti ini dah setuju kalau Nak Fariel mau, dah sekarang tidur aja dulu, kan tadi siang gak ada tidur, biar besok bangun yang cepat biar bisa olahraga pagi di ruangan atas, biar sehat" kata Mami.
"Iya Mi, kalau gitu aku permisi dulu untuk kekakamar Assalamu'alaikum" kata Fariel.
"Waalaikumsalam" jawab keduanya.
__ADS_1