Dua Istri Tercinta

Dua Istri Tercinta
Manja pagi


__ADS_3

Kuterbangun di pagi hari yang sudah kesiangan tapi masih ada waktu buat melaksanakan kewajibanku sebagai orang muslim.


Ku melihat kekanan dan kekiri ada dua wanita yang masih pulas dalam tidurnya dan dengan pelukan hangat yang masih memelukku juga kaki diatas perutku.


Ku tersenyum bahagia melihat mereka berdua, lalu ku coba membangunkan mereka dengan menggoyang kan tangannya.


"Istriku yang cantik bangun dah siang" kata Fariel, sambil mengoyangkan tangannya.


"Ayok bangun dah siang."


"Kita harus Shalat Subuh, selagi masih ada waktu."


"Yuk bangun yuk."


"Hmmm iya Mi" kata Ervi.


"Jam berapa Mi" kata Fida.


"Dah siang ya."


"Ayok bangun, dah mau habis waktu Shalatnya" kata Fariel.


"Habis Shalat nanti langsung mandi, biar langsung dirias, kan harus berangkat pagi."


"Iya Mi" kata Ervi dan Fida.


"Dah ayo bangun, jangan manja" kata Fariel.


"Masih ada waktu buat manja-manjanya lagi."


"Sekarang kita bangun terus Shalat bareng, yuk buruan."


Dan mereka pun langsung bangun dan merentangkan kedua tangannya sambil menguap.


"Kalau nguap ditutup dong, kaya kudanil aja" kata Fariel.


"Mulut imut gini kok dibilang kaya kudanil" kata Ervi.


"Sami jahat nih."


"Iya maaf" kata Fariel.


"Tapi sekarang kita harus bangun ayok."


"Apa mau kugendong satu-satu biar mau bangun."


"Mauu" kata Ervi.


"Mau dong digendong pagi-pagi" kata Fida.


"Ya dah ayok bangun biar tak gendong" kata Fariel.

__ADS_1


Langsung pada bangun dan turun dari kasurnya, dan aku langsung berjalan kekamar mandi tapi terhenti karena ucapan mereka.


"Ih katanya mau gendong" kata Fida.


"Iya katanya mau gendong, kok gak jadi malah ninggalin" kata Ervi.


Langsung balik badan dan berjalan kearah mereka.


"Yadah ayok sini tak gendong, tapi bayar ya" kata Fariel.


"Oke" kata Fida dan Ervi.


"Sapa dulu sini buruan" kata Fariel.


Ervi langsung loncat kedepan dan menganlungkan tangannya, kemudian Fida juga langsung ikutan dibagian belakang.


"Ayok jalan" kata Fida.


"Ayok jalan, kan Sami kan kuat" kata Ervi.


"Kok kalian malah langsung berdua kaya gini minta gendong sih" kata Fariel.


"Kalian berat semua lagi."


"Buruan Samiku sayang" kata Ervi, yang manja didepan.


"Ayok Mi, katanya dah siang dah telat" kata Fida.


"Ayok jalan."


"Iya deh iya" kata Fariel.


"Hati-hati pegangan yang bener, nanti jatuh."


"Oke Samiku sayang" kata Fida dan Ervi.


Langsung ku berjalan kekamar mandi buat ambil air wudhu, sampai didalam langsung kusuruh mereka turun.


"Dah sampai sekarang turun" kata Fariel.


"Oke" kata Ervi.


"Makasih, emmuachh, buat semangat pagi, hadiah dari istrimu."


"Makasih dah mau gendong" kata Fida.


"Emmuachh, buat ongkos gendongnya."


"Dah sekarang wudhu gantian, kalian dulu, biar nanti Sami yang nyusul" kata Fariel.


"Gosok giginya nanti aja, sekarang wudhu dulu, selagi masih ada waktu."

__ADS_1


"Iya Samiku sayang" kata Fida dan Ervi.


Dan kami langsung mengambil air wudhu secara bergantian, setelah selesai wudhu langsung keluar dari kamar buat Shalat berjamaah dikamar.


Langsung ku pakai sarung dan baju koko lalu merentang kan sajadah buat alas Shalat, juga dengan Ervi dan Fida juga dah memakai ruku langsung merentangkan sajadah lalu kami langsung Shalat subuh berjamaah bertiga dikamar pengantin ini.


Dan setelah selesai Shalat tak lupa bersalaman dengan mereka lalu lanjut dengan Dzikir dan Doa hingga selesai semuanya.


"Dah sekarang kalian mandi berganti atau mau mandi dikamar kalian silahkan" kata Fariel.


"Aku juga mau mandi dikamar sendiri."


"Gak mau bareng Mi" kata Ervi.


"Iya, gak mau sama-sama" kata Fida.


"Gak usah pada mancing-mancing" kata Fariel.


"Nanti bukan mandi saja jadinya."


"Sekarang lebih baik kita mandi terus makan biar nanti habis makan langsung dirias dan berangkat."


"Jangan bikin orang lain menunggu kita yang entah ngapain kalau mandi bareng."


"Iya sapa tau kan mau bareng" kata Fida.


"Kan hanya mandi, emang mau ngapain selain mandi" kata Ervi.


"Sami mikirnya pasti dah aneh."


"Iya pasti dah kemana-mana" kata Fida.


"Iyalah, karena sekarang dah sah, jadi mikirnya pun dah lain dari yang biasanya" kata Fariel.


"Dah ya, Sami mau kekamar Sami buat mandi."


"Oke Sami sayang" kata Ervi.


"Tapi sebelum mandi gak mau kasih cium dulu nih, masa hanya Saniis aja yang kasih semangat pagi" kata Fida.


"Iya, mana buat kami semangat paginya" kata Ervi.


"Iya nih Sami" kata Fida.


"Ya dah sini satu-satu ya" kata Fariel.


"Oke" kata Fida dan Ervi.


Langsung kucium pipi kanan dan kiri juga kening Ervi dan lalu Fida secara bergantian.


"Dah kan, sekarang biar Sami keluar biar bisa mandi" kata Fariel.

__ADS_1


"Oke Samiku sayang" kata Fida dan Ervi.


Langsung kutinggalkan mereka dikamar setelah melepaskan sarung dan baju koko.


__ADS_2