
Ku berjalan menuju kamarku melewati Ervi dan Aya yang asik bermain.
Tapi tiba-tiba Aya menangis karena melihatku melewatinya.
"Mas" kata Ervi.
"Ini Aya nangis karena lihat kamu tadi."
"Yuk sini sama om" kata Fariel.
"Tante nakal ya, diapain sama tante."
"Rang lihat mas tadi lewat langsung nangis gitu aja, gak adek apa-apain" kata Ervi.
"Ya dah kekamar Om dulu yuk, nanti bis itu baru Aya mandi dan makan bubur apa roti nih" kata Fariel.
Aku langsung menuju kamarku untuk ngecas HP dan kemudian keluar menuju kamar Fida dan Aya.
"Assalamu'alaikum Mama, ini Aya mau masuk sama Om nih Ma" kata Fariel.
"Tok tok tok Ma, Mama ini Aya mau mandi."
"Hoo gak ada yang jawab ho'o."
"Kita masuk aja yuk."
Dan aku pun langsung masuk.
"Aya turun dulu, biar bisa lepasin baju dan celananya, nanti baru mandi oke."
"Oke tepuk tangan buat Aya yang mau mandi sama Om pagi ini, horeeee."
Langsung kulepas baju dan celana Aya juga popok dan kaos dalamnya, dan lalu masuk kekamar mandi buat memandi.
"Ayo Aya mandi" kata Fariel.
"Nih tempat mandi Aya, warna pink."
"Aya mandinya disini dibak sambil berendam."
"Om isikan dulu air hangatnya, tinggal puter, tinggal puter" Aya ketawa-ketawa.
"Sebelum penuh Om lupa belum bawa handuk nih"
"handuk Aya dimana ya."
"Kita ambil handuk dulu diluar."
"Oh ini handuknya disini rupanya."
Aku langsung mengambil handuk yang ada di gantungan didalam kamar mandi.
"Yuk kita masuk lagi kedalam."
__ADS_1
"Dah penuh airnya, dan ini kita matikan."
"Yuk turun dulu Aya biar mandi."
Langsung ku turunkan Aya kedalam bak mandi bayi, Aya langsung senang banyak main air dengan tangan nya yang menepuk-nepuk air.
"Jangan mainan air, nanti Om basah" kata Fariel.
"Tepuk tangan aja buat Aya yang lagi mandi, jangan mainin air."
Langsung ku siram kepalanya perlahan-lahan dengan air hangat menggunakan gayung.
"Sekarang pake sabun, biar wangi" kata Fariel.
"Oh baby, bukan sabun."
"Kalau bukan sabun apa berarti ya."
"Pokoknya sekarang Aya pake ini biar wangi."
Langsung ku tuangkan dikepalanya dan langsung dipijit perlahan.
"Ini gak perih, ini aman buat Aya, jadi jangan takut Aya matanya sakit kena busa shampo."
"Sekarang badan Aya pake ini biar wangi dan kulitnya makin sehat."
Ku tuangkan dan kugosok secara perlahan
"sekarang Aya bilas."
"Dah bersih dan wangi, sekarang Aya tinggal pake handuk dulu biar gak basah kamar Mama, nanti Mama marahin Aya sama Om karena kamarnya basah" kata Fariel.
"Dingin ya, Aya kedinginan iya."
"Sekarang Aya bobo dulu disini biar Om kasih minyak di badan Aya biar hangat."
"Nih minyaknya langsung Om taro diperut Aya nih." Ku tuangkan minyak diperut Aya dan digosok sampe merata ditubuhnya.
"Sekarang waktu nya Aya pake bedak, biar makin wangi."
Langsung kubedaki mukanya Aya dan badannya hingga kebagian kaki.
"Dah selesai."
"Berarti tinggal pake baju dan celana, tak lupa pake popok nya juga biar gak ngompolin Om nanti."
"Iya tepuk tangan horee."
"Bentar om ambilkan baju Aya dan celanya ya."
Langsung kuambil baju dan celana ditumpukan disamping bok Aya tidur.
"Nah sekarang Aya pake dulu popok nya, nanti celana dan kaos dalam nya dan baru pake baju yang unyu-unyu" langsung kupakekan semuanya.
__ADS_1
"Dah selesai berarti waktunya Aya sama Mama buat mimi cucu dan makan bubur, nanti sama Om lagi mainnya."
"Sekarang kita cari Mama Aya dibawah."
"Yuk, beratnya Aya sekarang, makin gede aja sekarang."
Langsung keluar kamar dan menuruni tangga, dan ternyata kak Fida sedang menonton TV sama yang lain.
"Eh cucu Mami dah mandi nih kayaknya" kata Mami.
"Dah wangi juga ini."
"Dimandikan sama Om ya."
"Yuk sama Mama yuk" kata Fida.
"Loh kok gak mau."
"Aya harus makan dan mimi cucu loh, gak mau nih cucunya nih, nanti Mama kasih tante lah kalau Aya gak minum susu."
"Sana sama Mama dulu, nanti sama Om lagi, Om gak kemana-mana, Om disini" kata Fariel.
"Duh cucuku gak bisa lepas sama Omnya nih" kata Papi.
"Iya, ini cucu Mami satu ini lengket banget sama Omnya ini" kata Mami.
"Aya yuk sama Mama yuk kita mimi cucu dan makan bubur" kata Fida, langsung diraihnya walaupun Aya meronta gak mau dan menangis.
"He he, Om disini nih" kata Fariel.
"Ciluk baa."
"Ciluk baa."
Dan Aya pun diam karena bermain ciluk ba denganku.
"Dah Aya mimi cucu, tuh Omnya gak kemana-mana tuh di situ" kata Fida.
"Ciluk, ciluk baa" kata Fariel.
"Aya nanti jatuh jangan begini ah, Mama gak kuat kalau Aya gerak begini" kata Fida.
"Uda jangan diajak main dulu, biar Aya minum susu dan harus tidur."
"Oke siap komandan" kata Fariel.
"Dah Aya mimi cucu dulu ya, nanti main lagi sama Om."
"Om juga mau minum, haus nih."
"Ciluk baaaa."
"Dah Aya minum dulu ini" kata Fida.
__ADS_1
"Om dah pergi, sekarang Aya mimi cucu ASI dikamar."