
"Dah siap, bangun, malah molor" (Fida)
"Kebiasaan kalau dipotong pasti tidur"
"Kalau dikerjain sama yang tukang potong rambut gimana"
"Ngantuk eeee" (Fariel)
"Gak tau kenapa kalau dipotong rambutnya bawaannya mau tidur langsung ngantuk"
"Coba ngaca" (Fida)
"Lihat hasilnya"
"Apaan kekgini" (Fariel)
"Kenapa belakang diikat yang depan malah dibuat seperti ini"
"Biar beda" (Fida)
"Tapi ini" (Fariel)
"Dah, ini pakai kacamata biar makin beeda" (Fida)
"Tapi ini aneh loh, malah kaya cewek beneran" (Fariel)
"Makanya lihat dulu nanti, pasti bakal banyak yang ngikutin gaya baru Samiku ini" (Fida)
"Kalau yang kemarin kan dah banyak yang ngikutin gayanya Sami jadi sekarang tampil beda"
"Tapi ini dah aneh, dari pakaian hingga rambut" (Fariel)
"Gak sekalian aja pakai sepatu Cinderella"
"Gak usah, nanti malah gak bisa jalan, kasian tuh yang harus bantuin Sami buat jalan" (Fida)
"Cukup pakai sepatu aja, itu dah dipakai juga"
"Pakaian nya juga bukan pakaian ibu hamil, itu pakaian model buat cowok juga, hanya memang yang di pakai ibu hamil, karena besar dan model oblong kalau orang bilang"
"Sepatunya juga harus warna orange pudar seperti ini, kaya kelihatan pink deh" (Fariel)
"Itulah yang menarik" (Fida)
"Kan jadi mantap, dari atas sampai bawah keliahatan sewarna"
"Hihihihihi"
"Hemmmmm" (Fariel)
"Dah ayok kita turun pangeran, kasian tuan putri dah nunggu dibawah" (Fida)
"Mukanya jangan ditekuk gitu, kaya pakaian kusut aja deh"
"Sini biar Sanis kasih semangat" langsung mencium kedua pipiku dan lalu ke bi**r
"Dah buruan ayok, nanti kukasih hadiah"
"Iya" (Fariel)
__ADS_1
"Tapi masakin ya, jangan lupa dau pepaya sama bunga pepaya direbus lalu bikin sambal urab yang pedas, Sami lagi pengen banget makan itu malam ini"
"Dari kemaren gak sempat bilang"
"Iya, nanti kubuat kan yang sepesial buat jadi Ayah yang sesungguhnya" (Fida)
"Akan Sanis buat pakai tangan Sami sendiri tanpa bantuan siapapun, karena khusus buat suami tercinta"
"Makasih" (Fariel)
"Tapi yang semangat dong, masa gak semangat" (Fida)
"Iya" (Fariel)
"Dah ayok kita turun, kasian dah ditungguin" (Fida)
"Gandeng" (Fariel)
"Ih, kayak mau nyebrang aja minta digandeng" (Fida)
"Gak tau kenapa, lagi pingin aja nih" (Fariel)
"Ini dah pasti lagi hmmm" (Fida)
"Lagi apa, kok cuma hemm" (Fariel)
"Nanti aja, sekarang masih rahasia" (Fida)
"Nanti juga bakalan tau sendiri"
"Dah yuk, biar ku gandeng yang erat biar gak salah jalan"
Dan langsung bergandengan tangan keluar kamar menuju Ervi yang berada dibawah sudah menunggu.
"Surprise" (Fida)
"Gimana, dah oke belum nih"
"Wah mantap" (Ervi)
"Seperti yang kuinginkan, pokoknya pas"
"Nih pakai masker dulu" yang menyerah kan masker warna pink
"Lah kok waran pink, mana ada gambar hello kitty lagi" (Fariel)
"Biar makin pas, dan sewarna" (Ervi)
"Udah, dipakai aja" (Fida)
"Nanti malah kalau gak dipakai bakalan lama gak jadi ke Dokter"
"Kan mau jadi Ayah yang sesungguhnya, masa nolek permintaan istri sendiri"
"Hemmm, iya deh" (Fariel)
"Aya kemana" (Fida)
"Sama Mami dibelakang mau liat ikan, biar gak ikut dan ganggu" (Ervi)
__ADS_1
"Jadi kuminta Mami buat ajak Aya main"
"Hehehehehe"
"Oh" (Fida)
"Ya dah sana kalian berangkat aja langsung"
"Iya" (Fariel)
"Ayok Mi" (Ervi)
"Hati-hati, semoga beneran ada" (Fida)
"Pokoknya kudoakan supaya beneran jadi"
"Iya kak, makasih" (Ervi)
"Apanya sih, kalian pakai rahasia segala deh" (Fariel)
"Nanti aja, kalau beneran itu ada" (Fida)
"Kan biar surprise"
"Iya deh iya, Assalamu'alaikum" (Fariel) dan memberikan tangan untuk dicium oleh Fida
"Assalamu'alaikum" (Ervi)
"Waalaikumsalam" (Fida)
"Pakai motor baru ya Mi, yang punya Pak Idin alias punya anaknya, dah kubeli barusan" (Ervi)
"Hah" (Fariel)
"Iya, pakai motor kros yang kecil itu" (Ervi)
"Hah, mana muat kecil begitu" (Fariel)
"Itu kan buat anak-anak"
"Kalau kita yang naik mana muat, apalagi sami segede ini harus boncengin kamu"
"Kalau jatuh gimana entar"
"Pokoknya mau pakai itu, titik" (Ervi) lalu cemberut
"Gini nih yang gak bisa kutolak" (Fariel) dalam hati
"Ya udah ayok"
"Tapi apa gak nyangkut kaki sami sama setang nanti"
"Gak kok, kalau nyangkut dipotong aja, siapa suruh kepanjangan kakinya" (Ervi)
"Emang korsi apa, pakai dipotong kalau kepanjangan" (Fariel)
"Hehehehehe" (Ervi)
"Ya udah ayok herrr, gasken"
__ADS_1
Dan kita menuju garasi