
Nara hanya bisa menatap dari jauh pembicaraan antara mama El dan bibi Karin. Entah apa yang mereka bicarakan namun suasana itu tampak tidak biasa-biasa saja saat bibi Karin bicara seraya berdiri dari duduknya sesekali ia memijat keningnya sendiri.
Nara yang diminta untuk membantu pelayan di dapur pun tidak bisa menyembunyikan kegugupannya, ia tidak menduga sebelumnya bahwa Dannis dan Reno masih bersaudara.
Sesekali gadis ini menelan ludah kasar saat matanya melihat perdebatan antara mama El dengan wanita yang hampir menjadi mertuanya itu.
"Yang benar saja El? huh aku benar-benar pusing setelah mendengar cerita mu", ucap Karin memijat kening saat mendengar cerita bahwa dari mana Eliana mengenal Nara.
"Tidak ada yang bisa ku lakukan selain menikahkan mereka bukan? aku sangat menyayangkan bahwa ternyata Khinara adalah gadis yang sama dengan perempuan yang Reno cintai".
"Ini bukan hanya tentang Reno, aku mengenal Nara jauh sebelum mereka berhubungan El.... aku mengakui dia gadis yang baik ketika masih di sini, namun aku meragukannya ketika keluarganya mengatakan bahwa gadis itu memilih tinggal di kota dan apa yang kami dapat adalah pengkhianatan disaat menjelang pernikahan, gadis itu menjual diri El.... setidaknya itu yang dikatakan ibunya bahwa Nara sudah tidak menginginkan putraku lagi".
"Kau tahu? Reno hancur El.... putraku mencintainya, dan apa sekarang? aku malah mendengar darimu bahwa yang membeli gadis itu adalah keponakan ku sendiri, ya Tuhan....... ironis sekali bukan?", ucap Karin lagi seraya berjalan ke sana kemari.
"Aku juga bingung sekarang, Nara mengatakan padaku bahwa dia telah dijual oleh bibinya sendiri, sekarang kau mengatakan bahwa Nara sengaja menjual diri, entah mana yang benar..... tapi yang jelas adalah putraku Dannis yang membelinya, maka dari itu aku putuskan untuk menikahkan mereka aku tidak bisa membiarkan putraku menyakiti seorang wanita terlepas apapun alasannya".
__ADS_1
"Iya kau benar.... tapi aku yang kebingungan sekarang bagaimana menjelaskan pada putraku jika dia mengetahui bahwa wanita yang dia cintai ini menikah dengan saudara nya sendiri".
El menarik napas dalam lalu menghembuskannya pelan.
"Lalu kita bisa apa?".
"Kau tahu El..... Nara adalah gadis yang berasal dari keluarga kaya di desa sebelah, namun dia tidak diperlakukan dengan baik bahkan dia hanya sekolah sampai SMP saja, kau bayangkan bagaimana gadis itu tumbuh tanpa pendidikan, namun putraku mencintainya tanpa memandang ijazah, dia gadis yang baik sampai saat dia memilih untuk hidup di kota aku mulai meragukannya".
"Bagaimana tidak, Nara adalah yatim piatu dengan pendidikan yang minimal, bagaimana bisa dia menolak pesona dan rayuan kehidupan kota bukan? itu terbukti bahwa putramu yang mendapatkan nya di hotel".
"Hei... aku tidak berniat begitu, baiklah maaf jika kau tersinggung".
"Ku rasa keputusan ku tepat untuk membatalkan pernikahan Reno dan Nara beberapa waktu lalu, maaf jika aku berkata kasar El tapi aku tentu tidak ingin Reno mendapatkan istri yang ternyata adalah gadis bekas dan ironi nya lagi adalah bekas pakai saudaranya sendiri".
Kata itu mampu menghujam ke jantung gadis yang menghentikan langkahnya dengan tangan membawa nampan berisi gelas minuman.
__ADS_1
Airmata Nara jatuh tak tertahankan disaat pendengarannya menangkap perkataan wanita yang ia hormati sejak dulu.
"Karin", ucap El memberi isyarat bahwa Nara berjalan ke arah mereka.
"Huh..... baiklah, silahkan diminum teh nya, aku akan ke belakang sebentar", ucap Karin lagi meninggalkan El dan Nara.
*****
Nara menggenggam tangan Eliana setelah Karin meninggalkan mereka.
"Bibi, aku mohon percaya padaku, aku tidak seperti yang kalian pikirkan.... aku sama sekali belum melakukannya, kalian salah paham, jangan menilaiku seperti yang bibi Karin tadi katakan, aku berkata jujur jika aku benar dijual oleh bibiku bukan menjual diri dengan sengaja, meski aku hanya sekolah SMP saja aku masih bisa membedakan apa yang patut dan tidak patut aku lakukan bi, percaya padaku", ucap Nara menangis.
El hanya bisa mengangguk.
"Tenanglah Nara..... bibi mengerti perasaanmu", usap El pada punggung gadis itu.
__ADS_1