
...Selamat membaca ...
...🌸🌸🌸...
"Ma,, Dion ngabarin mama bukan untuk adu pendapat begini ya. Dan Dion ingatkan mama untuk buang jauh jauh pikiran bahwa bayi ini bukan anak Dion. Ini anak Dion dan mama harus percaya itu." tegas Dion.
"Kalau sudah benar benar terbukti itu anak kamu baru mama lega."
"Mama maunya apa sih?" Dion mulai emosi.
"Mama maunya kamu pastikan kalau kamu akan menikahi Hana yang jelas jelas sudah mama tau bibit, bebet dan bobotnya. Mama akan lebih suka kalau menantu mama itu Hana."
"Kita tidak sedang membahas Hana ma. Ini tentang anak Dion. Dion kecewa sama mama karena Dion pikir mama akan sangat bahagia begitu anak kami lahir. Tapi malah seperti ini reaksi mama. Mama bahkan sama sekali gak ingin tau anak kami laki atau perempuan,,, Mama gak tanya namanya siapa,, Apa dia lahir dengan selamat,, Mama gak peduli dan malah cenderung ingin mengucilkannya."
Mama Herna diam saja sama sekali tidak menjawab. Hati wanita itu sudah tertutup oleh rasa sayangnya pada Hana. Sehingga apa pun yang diucapkan Hana ditelannya mentah mentah.
Meski Dion sudah panjang lebar mengomel toh tetap saja semua itu tidak mengubah mindset mama Herna.
"Pokoknya mama mau sebelum anak itu kamu bawa pulang,,, Kamu tes dulu DNA nya. Benar anak kamu atau bukan." tukas mama Herna.
"Ma,,, Ini anak Dion ma. Darah daging Dion. Apa yang buat mama sebegitu gak yakinnya bahwa ini bukan anak Dion? Coba mama bilang apa alasannya." tantang Dion.
__ADS_1
"Sesuai apa yang dibilang sama Hana bahwa kamu itu sakit Dion. Selama kalian menikah kalian tidak dikaruniai momongan karena kamu sakit dan dokter yang memeriksamu sudah memastikan bahwa sakitmu itu tidak bisa disembuhkan. Jadi kalau tiba tiba baru beberapa bulan saja Karina bisa hamil,,, Mama tentu curiga dong."
"Oh gitu ya,,, Trus kenapa baru sekarang? Kenapa gak dari awal awal Karin hamil mama curiga begini? Kenapa tiap harinya malah mama yang rajin buat susu untuknya? Kenapa rasanya mamalah yang lebih mengharapkan anak kami segera lahir dan menjadi cucu kesayangan mama? Kenapa baru sekarang ma???!!!" bentak Dion.
"Dion jaga sikap kamu ya!! Kamu itu lagi ngomong sama mama dan mama gak pernah ya ajarin kamu untuk bersikap kasar sama orang tua. Jangan karena kamu dibutakan cintamu sama Karina sampai kamu lupakan semua ajaran mama ya."
"Mama yang buta. Mama yang lupa dan gak bisa menempatkan diri. Mama yang terpengaruh dengan semua perkataan Hana. Ma,,, Hana itu hanya sedang berusaha mengambil Dion dari Karin. Harusnya mama paham itu dan sebagai orang tua mama ambil tindakan tegas untuk menjauhkan segala sesuatu yang bisa mengancam rumah tangga Dion sama Karin. Katanya mama mau Dion bahagia??"
"Tapi mama lebih bahagia kalau kamu bahagianya sama Hana. Karina memang bisa buat kamu lupakan Hana untuk sesaat,, tapi coba kamu tanya hati kamu baik baik. Benar kamu sudah gak punya sedikit pun cinta untuk Hana? Kamu lupa seterpuruk apa kamu saat kamu kehilangan Hana? Lalu saat dia sudah kembali kepadamu,, kamu mau lepaskan dia begitu saja demi wanita kecil yang baru kamu nikahi setahun ini?? Kamu yakin Karina tidak sama saja seperti Ratna?? Seyakin apa kamu kalau Karina juga tidak sedang memanfaatkanmu??"
Dion mendadak diam. Pikirannya melayang ke masa dimana ia hancur sebagai lelaki. Di mana ia hancur oleh wanita lain yang hanya memanfaatkannya dan uangnya. Bermodalkan cinta palsunya,, wanita itu dengan halusnya beraksi memisahkan dirinya dan Hana.
Hingga akhirnya Hana yang sudah terluka parah tak mau lagi menerimanya. Hana memilih meninggalkannya dan melepas statusnya sebagai nyonya Dion. Itu makin membuat Dion terpuruk.
Dion masih sering memimpikan bisa kembali merajut tali asmara bersama Hana. Perjuangannya dulu merebut hati dan perhatian Hana dari Darren juga lumayan menguras energi dan waktunya. Pria playboy itu untuk pertama kalinya mengerti apa arti dari kata berkorban demi hati dan cinta.
Hingga akhirnya gayungnya pun bersambut. Hana menerimanya dan bersedia menjadi pendampingnya. Wanita yang penuh kelembutam dan kasih sayang itu membuat playboy itu insaf.
Meski ternyata insafnya tidak permanen karena ia kembali dihadapkan pada wanita dari masa lalunya. Ratna mantan istri yang dinikahinya secara siri tiba tiba dihadirkan kembali dalam hidupnya dan kesalahan besar di masa lalu menggerogoti jiwa Dion.
Dion meronta dan lupa,,, dibalik keinginannya menghapus dosa masa lalu ada wanita tercinta yang terluka.
__ADS_1
"Kamu tega nyakitin Hana lagi Dion? Kamu tega melepasnya lagi? Demi Karina? Yakin kamu? Hana yang lebih terbukti bisa mendampingimu dalam suka duka,,, dalam sakit dan sehatmu,,, Karina itu masih merupakan tanda tanya buat kita semua. Tapi Hana adalah jawaban pasti. Dan mama ingin kamu ambil pilihan yang sudah pasti. Tuhan mempertemukan kalian kembali karena tuhan tau kalian masih saling mencintai dalam diam."
Mama Herna terus menjejalkan semua kata kata itu pada Dion yang masih diam terpaku di seberang. Mama Herna tau putranya itu pasti galau.
"Ya sudah. Mama tau kamu galau nak. Pikirkan baik baik dulu ya. Bagaimana pun mama akan kabarin papa juga kalau Karina sudah lahiran. Papamu itu pasti sangat bahagia tapi suatu saat dia juga harus bisa terima kenyataan kalau ternyata bayi itu bukan cucunya."
Mama Herna menutup telpon tanpa menunggu jawaban apa pun dari Dion. Beliau tak ingin membuat Dion kembali berubah pikiran.
"Ma,,,Makasih ya." Hana yang dengar semuanya langsung memeluk mama Herna.
"Sama sama sayang."
"Dion bilang apa ma?" Hana penasaran dengan reaksi Dion.
"Diam seribu bahasa alias galau. Mama bilang apa,,, Kamu hanya harus sabar sedikit menghadapi Dion.Dion itu masih cinta sama kamu. Dia begitu jatuh saat kamu pergi Han. Mama sendiri saksi keterpurukannya itu. Mama juga sakit waktu itu. sakit karena kehilangan menantu terbaik sepertimu sekaligus sakit melihat putra semata wayang mama kehilangan kebahagiaannya. Tapi sekarang,,, Mama tau dan mama akan sabar menunggu. Dia hanya masih termakan pelet istri kecilnya. Nanti juga sadar sendiri kok."
"Iya ma. Sekali lagi makasih ya ma. Hana beruntung banget disayang seperti ini sama mama. Meski tuhan sudah mengambil belahan hati Hana,,, tapi tuhan kembali menghadirkan belahan jiwa yang lain untuk Hana."
"Iya Han,,, Pokoknya sabar ya."
...❤️❤️❤️...
__ADS_1
Sabar seperti author yang nungguin hadiah, like, vote dan komen kalian yaaa