DARAH TANAH JAWA

DARAH TANAH JAWA
DARAH TANAH JAWA : EPISODE 100


__ADS_3

Kemenangan Kerajaan Wiyagra Malela adalah sebuah prestasi yang sangat besar. Para raja-raja yang berada di bawah kepemimpinan Prabu Jabang Wiyagra merasa sangat senang dengan kemenangan besar tersebut.


Namun di sisi lain mereka tetap harus memikirkan nasib keluarga para korban yang terlibat dalam peperangan tersebut. Karena setiap orang yang terlibat baik prajurit atau pun hanya seorang pelayan, mereka tetaplah seorang pahlawan.


Karena perang besar ini, dan juga para korban yang jumlahnya mencapai ribuan orang, Prabu Jabang Wiyagra berinisiatif untuk membangun sebuah monumen terkhusus untuk para pasukan yang gugur dalam peperangan.


Prabu Jabang Wiyagra juga mengumumkan kepada semua orang yang sekarang sedang berkumpul di ruangan singgasananya, kalau setiap kerajaan harus tetap bersatu dibawah kepemimpinannya.


"Sebuah persatuan adalah hal yang sangat penting. Aku tidak mau ada perpecahan diantara kita. Karena aku tidak pernah suka dengan peperangan."


"..... Aku berharap kepada kalian semua yang sudah mendukungku dengan segala kemampuan yang kalian miliki, untuk lebih mengedepankan nasib para keluarga korban dan juga rakyat yang ada di kerajaan kita masing-masing."


".....Kerajaan Wiyagra Malela akan membantu semua kerugian yang dialami oleh kalian semua. Karena di kerajaan ini melimpah ruah sumber daya." Ucap Prabu Jabang Wiyagra.


Semua orang yang mendukung Prabu Jabang Wiyagra merasa sangat senang mendengar ucapan itu. Apalagi Prabu Jabang Wiyagra juga sudah mempersiapkan segala hal untuk membangun monumen pahlawan bagi pasukan yang gugur.


Para pendukung Prabu Jabang Wiyagra juga melakukan sumpah setia dihadapan Prabu Jabang Wiyagra. Mereka ingin mengabdikan diri mereka sepenuhnya kepada Prabu Jabang Wiyagra. Karena hanya Prabu Jabang Wiyagra seorang yang selalu peduli kepada keadaan mereka.

__ADS_1


Selama bertahun-tahun mereka memerintah kerajaan mereka masing-masing, tidak pernah satupun mereka temui seorang raja yang peduli kepada bawahannya. Padahal Kerajaan Wiyagra Malela termasuk salah satu kerajaan yang belum lama berdiri.


Semua orang yang mendukung Prabu Jabang Wiyagra merasa kagum dengan semua kebaikan yang diberikan oleh raja baru ini. Semua orang yang mendukungnya saat ini, adalah para raja-raja lama yang sudah memerintah kerajaan mereka selama lebih dari dua puluh tahun.


Tapi tidak pernah ada satu pun dari mereka yang berpikiran sama dengan Prabu Jabang Wiyagra. Mereka yang umurnya jauh lebih tua bahkan belajar semua tentang hal-hal bijak dari Prabu Jabang Wiyagra. Hingga terkadang membuat Prabu Jabang Wiyagra merasa tidak enak hati kepada para raja yang umurnya jauh lebih tua dari dirinya.


Tetapi para raja yang mendukung Prabu Jabang Wiyagra, tidak pernah sekali pun merasa malu. karena mereka sadar, apa yang dikatakan oleh Prabu Jabang Wiyagra adalah sebuah kebenaran yang nyata. Dan hal itulah yang membuat mereka merasa nyaman.


Mereka selalu diliputi dengan kebaikan demi kebaikan dari Prabu Jabang Wiyagra. Mereka sering diundang ke acara makan malam bersama dengan Prabu Jabang Wiyagra. Sehingga hubungan Prabu Jabang Wiyagra dengan para raja yang ada di bawah kepemimpinannya, menjadi sangat erat.


Para raja yang awalnya kejam dan tidak berperasaan itu, kini mulai luluh dibawa kepemimpinan Prabu Jabang Wiyagra. Perlahan tapi pasti, mereka mulai menyadari, kalau apa yang mereka lakukan selama ini adalah sebuah kesalahan besar.


Sangat berbeda jauh dengan Prabu Jabang Wiyagra yang selalu mengutamakan kedamaian untuk rakyatnya terlebih dahulu, daripada kepentingan dirinya sendiri. Itulah kenapa Prabu Jabang Wiyagra sangat dicintai rakyatnya.


Kerajaan Wiyagra Malela sekarang sudah memiliki banyak lapisan kekuatan. Bahkan banyak juga tentara rakyat yang dibentuk di berbagai desa, dan juga daerah perkotaan yang masuk ke dalam wilayah Kerajaan Wiyagra Malela.


Upeti yang dibayarkan oleh rakyat dan juga raja-raja di bawah kepemimpinan Prabu Jabang Wiyagra, semuanya diurus dengan sangat baik. Tidak ada satupun orang yang berani melakukan kecurangan ataupun korupsi, Kecuali mereka semua sudah siap mati di tangan Prabu Jabang Wiyagra.

__ADS_1


Para koruptor dan juga orang-orang yang hendak berlaku curang akan selalu mendapatkan hukuman yang sangat setimpal dengan apa yang telah mereka berbuat. Salah satunya adalah penyiksaan secara terus-menerus di dalam sel.


Banyak sekali hal-hal mengerikan yang Prabu Jabang Wiyagra lakukan kepada orang-orang yang melakukan kecurangan di Kerajaan Wiyagra Malela. Walaupun menimbulkan banyak perdebatan, tetapi Prabu Jabang Wiyagra tidak pernah mempedulikannya.


Yang terpenting baginya adalah semuanya aman. walaupun harus ditegakkan dengan cara yang kejam. Terkadang cara yang halus semakin lama akan semakin tergerus. Jadi Prabu Jabang Wiyagra memilih cara yang membuat mereka jera.


Selepas mengadakan pertemuan setelah peperangan, Prabu Jabang Wiyagra dan para raja yang lainnya mulai mempersiapkan semuanya. Semua orang mulai disibukan kembali dengan keluarga para pasukan yang gugur.


Para prajurit yang masih hidup diberikan tugas untuk mendatangi rumah keluarga mereka yang mati di Medan peperangan. Karena sebelum membuat monumen dan juga pemakaman khusus untuk para pahlawan, Prabu Jabang Wiyagra ingin meminta izin terlebih dahulu kepada keluarga mereka.


Ribuan prajurit mendatangi seluruh desa dan kota yang menjadi tempat kelahiran para pasukan Kerajaan Wiyagra Malela, yang gugur dalam pertempuran itu. Mereka mendatangi rumah demi rumah para korban, untuk menyampaikan kabar duka atas kematian anggota keluarga mereka.


Para keluarga yang ditinggalkan oleh anak-anak maupun saudara mereka yang ikut dalam peperangan, merasa sangat terpukul dan sangat sangat sedih. Namun di sisi lain mereka juga merasa sangat bersyukur karena Prabu Jabang Wiyagra begitu menghargai jasa mereka semua.


Walaupun mereka sedang merasakan kesedihan yang sangat mendalam. Tetapi mereka semua juga sangat berterima kasih kepada Prabu Jabang Wiyagra, karena Prabu Jabang Wiyagra selalu memperhatikan setiap orang yang mengabdi kepadanya. Tidak jarang juga Prabu Jabang Wiyagra memberikan santunan kepada mereka.


Karena banyak prajurit yang meninggal bukan hanya disebabkan oleh perang saja. Ada juga yang meninggal saat mengamankan desa dari para bandit dan juga penjahat-penjahat lokal yang suka berbuat onar. Sedamai apa pun Kerajaan Wiyagra Malela, tetap saja ada gesekan-gesekan kecil diantara masyarakat.

__ADS_1


Namun semua permasalahan yang ada di masyarakat perlahan mulai bisa ditangani oleh para prajurit. Karena untuk para prajurit yang biasanya baru melakukan pengabdian kepada negara, mereka akan ditempatkan di desa-desa kecil yang masih bisa dikatakan rawan dengan kejahatan.


Para keluarga yang anggota menjadi korban saat bertugas sering mendapatkan santunan dari Prabu Jabang Wiyagra. Dan Prabu Jabang Wiyagra selalu mengontrol setiap bantuan yang dia berikan kepada rakyatnya. Kalau bantuan itu tidak sampai kepada mereka yang membutuhkan, karena diambil oleh para pejabat istana yang ada di desa, maka semua orang sudah tahu apa resikonya.


__ADS_2