
Prabu Jabang Wiyagra memerintahkan Maha Patih Lare Damar untuk memanggil Galang Tantra. Prabu Jabang Wiyagra ingin membicarakan agenda Kerajaan Wiyagra Malela ke depannya, bersama abdi setianya itu.
"Sekarang sudah waktunya dia muncul ke muka umum. Dia tidak bisa terus menerus bersembunyi seperti ini. Karena pada waktunya nanti, semuanya pun akan terbongkar. Galang Tantra tetap akan diketahui sekalipun sekarang dia ditutupi." Ucap Prabu Jabang Wiyagra.
"Iya Kakang Prabu. Kasihan juga Galang Tantra kalau terus menerus bersembunyi. Dia harus mulai terbiasa berada di muka umum. Hamba juga akan senang, kalau Galang Tantra mau bekerja sama dengan hamba, memimpin para pejuang Kerajaan Wiyagra Malela."
"Ya. Sekarang panggil dia untuk menghadapku."
"Baik Kakang Prabu."
Maha Patih Lare Damar mendatangi sebuah tempat yang keberadaannya tidak jauh dari istana Kerajaan Wiyagra Malela. Tepatnya di sebuah gua yang sangat dikeramatkan oleh para penghuni istana. Termasuk Prabu Jabang Wiyagra sendiri. Nampak di gua itu duduk seorang laki-laki yang secara fisik dia masih muda.
Keadaan gua yang hanya diterangi dengan beberapa buah obor, membuat wajah laki-laki itu tidak terlihat jelas. Pelan-pelan Maha Patih Lare Damar mendekat ke mulut gua yang selalu terbuka untuk siapa saja yang datang ke sana. Di luar juga ada beberapa orang abdi dalem yang sedang mempersiapkan sesaji di tempat itu, seperti biasanya.
"Monggo Gusti Patih." Ucap orang itu mempersilahkan Maha Patih Lare Damar untuk duduk di sebuah batu yang mirip dengan sebuah kursi.
"Terima kasih paman."
__ADS_1
"Nggih. Sami-sami. Gusti Patih mau bertemu dengan Panglima Galang Tantra?"
"Iya paman. Tapi biarkan saja dulu. Nanti dia juga pasti akan keluar. Aku tidak mau mengganggunya." Jawab Maha Patih Lare Damar.
"Kau sama sekali tidak mengganggu saudaraku." Ucap Galang Tantra yang tiba-tiba keluar dari gua yang sudah menjadi rumah baginya.
"Panglima."
"Maha Patih."
"Bagaimana kabarmu Panglima Galang Tantra?"
"Aku baik-baik saja Maha Patih. Apakah sudah waktunya?" Tanya Panglima Galang Tantra.
Selama ini Panglima Galang Tantra hidup di area gua tersebut. Atas perintah dari Prabu Jabang Wiyagra. Panglima Galang Tantra hanya keluar beberapa kali saja dari wilayah ini. Dialah yang mengatur semua pergerakan manusia harimau yang menjadi pasukan Prabu Jabang Wiyagra. Walaupun dari dalam gua, tetapi Panglima Galang Tantra mampu memberikan perintah untuk pasukan yang berada jauh dari posisinya sekarang.
Kesaktian Panglima Galang Tantra juga tidak main-main. Karena selama puluhan tahun, dia tidak pernah menua sedikitpun. Walaupun dari suaranya, semua orang bisa tahu, kalau Panglima Galang Tantra adalah kakek-kakek yang umurnya sudah ratusan tahun. Dan sudah mengabdi kepada Prabu Jabang Wiyagra sebelum Kerajaan Wiyagra Malela berdiri, sampai sekarang menjadi kerajaan yang besar dan memiliki daerah kekuasaan paling luas di Tanah Jawa ini.
__ADS_1
Panglima Galang Tantra hanya dipanggil beberapa kali saja oleh Prabu Jabang Wiyagra, ketika ada sesuatu yang mendesak. Maha Patih Lare Damar mempelajari ilmu yang bisa merubah wujud menjadi harimau, juga dari Panglima Galang Tantra. Begitu juga dengan Prabu Jabang Wiyagra. Hanya saja Prabu Jabang Wiyagra sudah memiliki kekuatannya sendiri, sejak ia lahir ke dunia ini. Sehingga Prabu Jabang Wiyagra hanya perlu mengembangkannya saja.
Jadi, Prabu Jabang Wiyagra dengan Panglima Galang Tantra memang masih satu rumpun. Atau masih satu keturunan. Hanya saja Panglima Galang Tantra tidak ditakdirkan untuk menjadi seorang raja. Namun Panglima Galang Tantra ditakdirkan menjadi Bopo Pemomong. Atau bisa dibilang sebagai seseorang yang mengurus semua keturunan raja yang ada di Tanah Jawa, yang satu rumpun dengan dirinya. Dan itu sudah berlangsung selama ratusan tahun.
Namun dari semua keturunan nenek moyangnya, Prabu Jabang Wiyagra-lah yang menjadi keturunan terbaik dari yang terbaik. Tidak seperti para keturunan-keturunan sebelumnya yang hanya memikirkan dirinya sendiri. Prabu Jabang Wiyagra juga menjadi satu-satunya orang yang berhasil mengalahkan Panglima Galang Tantra. Karena selama beberapa generasi, Panglima Galang Tantra tidak terkalahkan. Dia selalu menjadi pemenang dalam pertarungan.
Saat pertama kali Prabu Jabang Wiyagra ingin menjadi seorang raja, hal yang harus pertama ia lakukan adalah menaklukkan Panglima Galang Tantra. Karena jika Panglima Galang Tantra tidak ditaklukkan, maka selamanya Prabu Jabang Wiyagra tidak akan pernah menjadi seorang raja. Sampai kapanpun dia hanya akan tetap menjadi seorang pejuang. Itulah mengapa banyak sekali keturunan nenek moyang mereka yang kemudian membangun kerajaan di daerah lain.
Karena jika mereka mengikuti arahan sesuai dengan aturan jalur keturunan yang mereka miliki, kebanyakan mereka tidak akan sanggup. Tanah yang sekarang menjadi istana Kerajaan Wiyagra Malela adalah tanah warisan dari leluhur mereka yang sudah tiada. Tanah itu tidak pernah berhasil di duduki oleh siapapun. Dan hanya Prabu Jabang Wiyagra sendiri yang berhasil mendudukinya. Setelah dia berhasil mengalahkan Panglima Galang Tantra. Hal itu bukanlah hal yang mudah.
Panglima Galang Tantra sangat sakti dan tidak mempan terhadap semua serangan. Tubuhnya benar-benar kebal total. Tidak pernah ada satupun benda yang bisa melukai tubuhnya. Sehingga dia sulit untuk mati. Bahkan banyak yang percaya kalau Panglima Galang Tantra adalah manusia abadi, karena sudah hidup selama ratusan tahun. Hebatnya lagi, Panglima Galang Tantra tidak pernah sekalipun terkena penyakit.
Sekarang, karena sudah menjadi abdi Prabu Jabang Wiyagra. Maka dia harus tunduk kepada semua perintah Prabu Jabang Wiyagra, tanpa terkecuali. Kalimat apa saja yang keluar dari mulut Prabu Jabang Wiyagra, adalah hukum paten untuk dirinya, yang tidak boleh ia tolak. Karena jika dia menolak, semua kekuatan yang ia miliki akan langsung lenyap. Secara perlahan, tubuhnya akan berubah menjadi batu.
Hal itu bisa terjadi karena setiap Bopo Pemomong sudah terikat dengan sumpah. Panglima Galang Tantra selalu patuh terhadap perintah Prabu Jabang Wiyagra. Dia tidak pernah menolak, apapun perintahnya. Semua akan ia lakukan jika Prabu Jabang Wiyagra sudah memberikan perintah kepadanya. Yang memberikan saran kepadanya untuk tinggal di gua ini adalah Prabu Jabang Wiyagra. Karena Prabu Jabang Wiyagra ingin membuat Panglima Galang Tantra tetap aman dan baik-baik saja.
Dulu, Panglima Galang Tantra menjadi incaran orang-orang yang ingin menaklukkannya, agar bisa mendapatkan darahnya. Mereka yang mencari Panglima Galang Tantra percaya, kalau darah Panglima Galang Tantra bisa membuat mereka hidup abadi. Karena Panglima Galang Tantra berasal dari ras bangsa manusia harimau paling sakti di Tanah Jawa. Darahnya juga begitu ampuh untuk meningkatkan ilmu kesaktian.
__ADS_1