Shameless Prince : Our Incomplete Love Story

Shameless Prince : Our Incomplete Love Story
175 - Archie Harus Menyerahkannya.


__ADS_3

Mobil Archie segera berhenti di depan istananya, pintu langsung dibukakan untuknya, sebuah pengumuman sudah dikatakan, namun sepertinya tidak ada yang mendengarkannya.


Archie dengan cepat berjalan ke arah ruang tengah istana yang tampak begitu sepi, seolah kehilangan penguasanya, Gerald mengikutinya dari belakang, namun belum sampai dia ke ruang tengah istananya, dia terhenti sejenak, mendengar suara ibu, bibi dan tentu neneknya, Archie terdiam seolah ingin mendengarkan apa yang terjadi di sana. Pertemuan bibi, ibunya juga neneknya, itu bukan sesuatu yang sering terjadi, terakhir kali bibi dan neneknya bersama mereka membicarakan agar Archie pergi meninggalkan Suri, kali ini apa yang akan mereka bicarakan?


Gerald juga ikut berhenti, dia sedikit mengintip ke dalam ruang tengah yang dihalangi oleh pembatas kayu dengan ukiran indah,  melihat ke dalam melalui cela-celanya, menangkap 3 sosok wanita paling berpengaruh di kerajaan ini, mereka berkumpul di ruang tengah, walaupun terlihat santai namun ini menandakan akan ada pembicaraan yang cukup serius.


"Aku di sini ingin mengabarkan kepada Ibunda Ratu bahwa kami akan melakukan penerimaan pinangan Jofan untuk Suri dan Jared. 2 hari lagi di ruang pertemuan, dan akan segera melakukan pertunangan bagi mereka berdua," kata Bella dengan senyuman merekah memberikan kabar bahagia ini untuk Ibunda Ratu Ayana.


"Benarkah?" kata Ibunda Ratu Ayana yang tampak terkejut namun raut wajahnya begitu bahagia, tak menyangka dia bisa melihat pertunangan cucunya, Tuhan begitu baik memberikannya begitu banyak kesempatan.


"Benar," kata Nakesha lagi.


"Selamat atas hal itu, tak menyangka Suri bisa begitu cepat melangkah, aku akan sangat senang berada di sana nantinya, " kata Ibunda Ratu Ayana dengan guratan senang, matanya yang penuh kerutan tampak menyipit tersenyum bahagia.


Archie terdiam, seolah tubuhnya kaku, terdiam bergetar, mendengar kabar itu bagaikan seluruh tubuhnya tiba-tiba diguyuh oleh air es yang dingin, sangat dingin hingga membuatnya mati rasa untuk sesaat, semua kabar ini membuatnya ingin menggila. Apalagi yang harus dihadapinya sekarang?

__ADS_1


Gerald yang mendengar itu terkejut, dia melihat Archie yang berdiri di depannya, tampak diam, sesekali terlihat menarik napas cukup dalam, dia melihat ke arah tangan Archie, kembali mengepal erat, kenapa hal ini harus terjadi saat Ceyasa tak ada? pikir Gerald, dia harus cepat mencari wanita itu.


Ayana terdiam sesaat dengan senyumannya, namun tak lama senyuman itu pudar, di memandang lurus pada jendela-jendela yang terhiasi gorden yang sangat mewah. Bella dan Nakesha yang melihat hal itu mengerutkan dahi, apa yang dipikirkan oleh Ibunda Ratu.


"Ada apa Ibu?" tanya Nakesha pada Ibunda Ratu Ayana, Ayana lalu mengubah arah pandangannya pada Nakesha namun perlahan menatap wajah Bella.


"Suri adalah seorang putri dari kerajaan ini, sudah lama keturunan kerajaan ini tidak mengadakan pertunangan dan pernikahan seorang putri karena tak ada yang bertahan hingga mereka menikah, sekian lama baru Suri lah yang bisa melampauinya, pertunangan dan pernikahan Suri akan menjadi hal yang baru untuk kita, " kata Ibunda Ratu Ayana, ekspresinya di antara senang namun juga sedih.


"Lalu?" kata Bella yang penasaran, kenapa Ratu Ayana harus berwajah seperti itu


"Peraturan?" tanya Nakesha lagi, dia sudah tak bisa menahan rasa penasarannya.


"Ya," kata Ratu Ayana yang memang tak pernah terburu-buru dalam berbicara.


"Apa peraturannya?" tanya Bella, dia harus mengusahakan semuanya, tak ingin membuat anaknya yang sudah sangat terlihat sangat senang menjadi kembali kecewa.

__ADS_1


"Seorang Putri yang memiliki saudara yang berstatus Pangeran Mahkota, maka Pangeran Mahkotanya yang akan menyerahkannya langsung kepada pria yang akan meminangnya, dengan kata lain …. " kata Ibunda Ratu Ayana sedikit tercekat.


"Archie yang harus menyerahkan Suri pada Jared di acara itu?" kata Bella perlahan, perasaannya langsung tak enak, bagaimana dia bisa meminta Archie untuk menyerahkan Suri pada Jared jika mereka dulunya saling mencintai? apalagi sejauh ini yang mereka tahu, hanya Suri yang sudah bisa melupakan perasaannya, bagaimana dengan Archie, mereka masih tak tahu. Hal ini pasti akan membuat hatinya terluka sangat dalam.


"Ya, Archie yang akan menyerahkan Suri, pemberi cincin bagi keduanya, bahkan akan mengikrarkan penerimaaan Jared masuk ke dalam lingkaran keluarga kerajaan, dengan kata lain, Archie yang akan berperan penting dipertunangan dan pernikahan Suri nanti, dia harus ada jika Jared dan Suri ingin menikah secara kerajaan, karena bagaimanapun, mereka satu tingkatan dalam status kerajaan, " kata Ibunda Ratu Ayana yang walaupun sudah berumur masih begitu mengingat seluruh peraturan istana yang dulu diajarkan padanya.


Bella mendengar itu merasa miris, bagaimana bisa Archie melakukan hal itu? kejam sekali rasanya memaksakannya untuk melakukan hal itu. Nakesha tampak gusar, bagaimana dia bisa membiarkan anaknya itu merasakan sakit kembali, dia sudah sangat berkorban, pergi dari istana untuk menekan perasaannya, sekarang saat perlahan-lahan semua mulai membaik, dia harus menyerahkan wanita yang sangat dia cintai itu pada pria lain, terlalu menyakitkan bahkan hanya dengan membayangkannya saja.


"Kakak, bisakah mengundur pertunangan mereka? Tunggulah Archie untuk bisa melepaskan dirinya dari perasaan pada Suri, aku tidak sanggup membiarkannya seperti itu, itu akan membuat hatinya semakin sedih," kata Nakesha mencoba untuk membela perasaan anaknya, Bella menatap Nakesha, dia tidak menyalahkan Nakesha, bagaimana pun Archie sudah seperti anak baginya, namun apa yang harus dikatakannya pada Suri, bahkan dia sudah menyiapkan segalanya untuk digunakan 2 hari lagi.


"Aku lihat Archie masih cukup kacau dengan semuanya, Suri dan Jared sudah bahagia, menunggu sejenak tak akan membuat kebahagiaan mereka memudar, biarkanlah Archie menemukan kebahagiannya yang lain, lalu mereka bisa bersatu, saat ini aku bahkan tidak sanggup mengabarkan hal ini padanya, apalagi memintanya untuk menjadi orang yang menyerahkan Suri pada Jared, Kakak, aku mohon pengertian kalian, aku yakin Suri dan Jared juga akan mengerti hal itu," kata Nakesha lagi, tak ingin melihat Archie begitu kecewa karena hal ini.


Gerald menggigit bibirnya, menatap tangan Archie yang semakin mengepal, keputusan untuk pulang saat ini ternyata begitu salah.


Archie masih bergeming, kepalanya yang dari tadi penuh semakin penuh, mendengar pertunangan Suri dan Jared, seperti menusukkan pasak tajam yang sudah tertancap semakin dalam, semakin menembus jantungnya yang kecil, seakan seluruh dunia berkompromi untuk menghancurkan jantungnya yang kecil itu berkeping-keping.

__ADS_1


Kepalanya terasa sangat berat, seluruh urat di lehernya seperti menegang, bahkan menarik napas pun begitu susah, kenapa Tuhan tak langsung saja menghentikan napasnya? rasanya bernapas dengan udara yang berat lebih parah daripada harus kehilangan nyawa.


__ADS_2