Shameless Prince : Our Incomplete Love Story

Shameless Prince : Our Incomplete Love Story
292 - Ceyasa, Kita kawin lari saja.


__ADS_3

Jofan memperbaiki jasnya, dia segera keluar dari mobilnya yang langsung di sambut oleh Jared. Tampak gagah walau satu tangannya tetap harus ditopang agar penyembuhannya baik.


"Paman, Bagaimana keadaan Paman?" kata Jared yang langsung memberikan pelukan hangat pada pamanya, dia sudah tahu apa yang dilewati oleh Jofan, kenapa dia harus pergi? dan bagaiman pengorbanannya demi keluarga meraka. Suri yang ada di samping Jared memberikan sebuah salam dan senyuman hangat.


"Aku baik-baik saja.”


Hari ini adalah hari pertama Jofan kembali lagi ke istana ini, dia lalu melihat ke arah belakang, Archie baru saja membukakan pintu untuk istrinya, Jared dan Suri pun melihat kedatangan mereka.


Ceyasa berjalan menuju ke arah Jofan dengan Archie yang ada di sampingnya, begitu Ceyasa mendekat, Jofan langsung merentangakan tangannya, dan langsung merangkul anakknya itu, membuat Jared dan Suri sedikit menekukkan dahinya.


"Sepertinya paman harus sekali lagi mengenalkan kalian dengannya," kata Jofan melihat perubahan wajah Jared dan Suri. "dia adalah putri paman yang asli," kata Jofan yang langsung disambut dengan wajah terkejut dan tak percaya dari Jared dan Suri.


"Ceyasa? jadi Siena? " tanya Jared yang masih tak mempercayai apa yang dikatakan oleh pamannya, bukannya anak pamannya itu Siena? Ceyasa hanya sedikit tersenyum melihat Jared dan Suri, menggenggam erat tangan Archie yang sekarang ada di belakangnya.


"Siena adalah orang suruhan Rain untuk mencelakai kita, dia menukar DNA Siena dan Ceyasa, dia juga yang sudah memanipulasi semuanya hingga terjadi kebakaran itu," kata Jofan perlahan menjelaskan.


"Jadi? Dia dan Jared adalah sepupu? Dan kak Archie menikahi anak paman?" tanya Suri yang kaget, dia melirik suaminya, dia tahu bagaimana hubungan Archie dengan Jofan selama ini, bagaimana bisa Archie menikahi anak orang yang paling dia takuti. Jared pun sedikit bingung, bagaimana perasaan pamannya mengetahui bahwa putrinya menikah orang yang dia benci selama ini.


"Mereka harus melakukan pernikahan ulang, jika tidak aku tidak akan setuju dengan hubungan mereka," kata Jofan terdengar cukup serius, membuat Archie yang ada di belakang mereka hanya bisa menggaruk keningnya, mertuanya ini memang menakutkan.


Mendengar itu Jared dan Suri sedikit kaget, namun langsung tertawa kecil melihat Archie, apa lagi Ceyasa juga tertawa kecil.

__ADS_1


"Baiklah, ayo masuk Paman, paman Angga dan bibi Bella sudah menunggu di dalam," kata Jofan yang segera menuntun mereka.


Jofan berjalan duluan, melepaskan Ceyasa dari rangkulannya, bagaimanapun dia tahu bahwa Ceyasa ingin berjalan dengan Archie, mereka segera masuk kembali ke istana dan menuju ruang tengah yang tampak hangat, berbeda sekali atmosfirnya saat istana ini di kuasai oleh Rain.


Bella berdiri perlahan melihat ke arah Jofan yang perlahan masuk ke dalam ruang tengah itu, dia tampak tersenyum manis menyambut Jofan, tak lama Angga pun berdiri, menaikkan sedikit sudut bibirnya untuk menyambut sahabat baiknya itu.


"Aku harap kalian tidak akan merasa terganggu jika aku menumpang untuk beberapa lama di sini lagi," ungkap Jofan dengan gayanya yang segera berjalan ke arah Angga dan melihat Bella.


"Tidak akan, di sini akan tambah ramai," kata Bella, dia melihat Archie yang datang dengan Ceyasa.


"Ceyasa adalah anak kandung Jofan," ujar Angga yang memberitahukan Bella, dia tahu wajah Bella yang sedikit bingung kenapa Ceyasa ada di sini? terakhir kalinya dia tahu Ceyasa keluar dari istana karena pernikahan palsunya dengan Archie terungkap. Mendengar itu Bella langsung kaget, matanya membesar, dia bahkan ternganga dan harus menutup mulutnya dengan tangannya.


"Jadi, Ceyasa adalah anak Jofan dan Sania?" tanya Bella masih begitu kaget, ingin mengkonfirmasi sekali lagi, benarkah itu?


"Yang Mulia Raja dan Yang Mulia Ratu," kata Ceyasa memberikan salam sempurnanya, dia sudah handal melakukan hormat itu, Archie saja sampai mengerutkan dahinya karena Ceyasa bisa begitu anggun melakukannya.


"Bangkitlah, kau bisa memanggilku Bibi," kata Bella yang masih tetap saja tak percaya, "tapi bukannya anakmu bukan Ceyasa," kata Bella lagi ingin tahu, mereka semua mulai duduk di sofa di ruang tengah itu.


"Ya, itu adalah tipu muslihat dari Rain, Ceyasalah anak kandung Jofan," kata Angga menjelaskan keingintahuan istrinya itu, Bella masih memasang wajah kagetnya, dia lalu melihat Archie yang duduk di samping Ceyasa sambil menggenggam tangan Ceyasa dengan erat.


"Lalu, Archie dan Ceyasa, Jofan, bagaimana bisa?" kata Bella yang juga berpikiran sama dengan Jared dan Suri saat pertama kali tahu kabar ini.

__ADS_1


"Kenapa semua orang kaget mendengarkan hal ini, mereka akan menikah ulang, itu syaratku jika Archie mau bersama dengan anakku," kata Jofan yang tampak santai bersandar di sofa tunggal di samping Angga, kali ini dia sudah bisa bersantai sedikit.


"Aku akan menikahinya, ayah mertua," kata Archie sedikit menggoda Jofan.


"Sudah ku katakan, sekali lagi kau memanggilku seperti itu, aku akan batalkan restuku," kata Jofan melirik Archie kesal, tak menyangka calon menantunya ini punya sifat yang sangat jahil.


Mendengar hal itu semua orang tertawa, tak menyangka melihat Jofan dan Archie ternyata bersatu karena Ceyasa, apalagi melihat mereka saling melemparkan candaan seperti itu, tak ada satu pun orang yang bisa membayangkan mereka akan melakukannya.


"Jofan bagaimana dengan Aurora?" tanya Bella memecah keheningan sesaat yang terjadi, mendengar itu semua orang langsung melihat Jofan, terutama Jared dan Ceyasa.


"Aku sudah berencana untuk menjemputnya secepatnya, mungkin besok aku akan pergi untuk menemuinya dan Jenny agar membawa mereka pulang karena itu aku datang hari ini ke sini, aku ingin menitipkan anakku untuk sementara di sini, di istana utama," kata Jofan pada Angga, Angga hanya mengangguk sekali namun terlihat pasti.


"Kenapa tidak di istana Pangeran saja, aku bisa menjaganya di sana," kata Archie yang sedikit protes pada ayah mertuannya.


"Aku belum percaya padamu, kau pasti ingin macam-macam dengan anakku," kata Jofan melirik Archie, tetap saja dengan nada serius namun membuat orang mendengarnya lucu.


"Kenapa kau tidak percaya denganku? aku loh yang menyelamatkan kalian di sini," kata Archie sedikit menekuk dahinya, kalau dia macam-macam memangnya kenapa? toh mereka sudah menikah walaupun palsu dan juga nantinya mereka akan kembali menikah.


"Tetap saja, Jared, jaga sepupumu dari dia," kata Jofan melirik Jared serius, lalu melirik ke Archie yang makin kesal dan frustasi melihat tingkah dari Jofan yang ternyata tak sewibawa yang dia kira, cukup jahil mengerjainya, Ceyasa dan Suri tampak hanya tetawa kecil, Jared hanya tersenyum sedikit dan mengangguk.


"Sepertinya kalian bersekongkol untuk menindasku di sini, Ceyasa, kita kawin lari saja ya," kata Archie melihat Ceyasa yang hanya tersenyum-senyum saja.

__ADS_1


"Jangan coba-coba, akan ku cari kau sampai ke ujung dunia jika kau melakukannya," ancam Jofan yang sampai menunjuk Archie. Mendengar hal itu semua orang tertawa, hanya Archie yang sedikit menekuk wajahnya, apa mau dikata, tapi setidaknya mereka tetap satu lingkungan kerajaan.


__ADS_2