Kepahitan Sebuah Cinta

Kepahitan Sebuah Cinta
Pembicaraan Bukti Bukti


__ADS_3

"wow ini makanan bener bener enak" ujar Iwan sambil memegang bibirnya dengan jempol tangannya.


"Perut gue sampe begah gara gara makan yang terlalu banyak" kali ini Frans yang mengatakan rasa perutnya yang lumayan tegang karena kebanyakan menikmati makanan yang disajikan oleh pihak restoran.


"Sama gue juga merasakan hal yang sama Bang. Karena makanan yang disajikan enak semua, sampai samapi gue makan porsi dua kali makan gue makan dalam satu kali makan" Ivan menambah pendapat yang diberikan oleh Iwan dan juga Frans.


"Enak sih enak tapi saku saku gue jebol" ujar Danu yang sudah bisa membayangkan berapa digit uang yang harus dikeluarkan oleh dirinya untuk membayar tagihan pemesanan ruangan VVIP tersebut.


"Sekali sekali, lagian kan juga elo yang minta tadi Dan." jawab Iwan yang merasa bersalah karena sudah memesan ruangan VVIP di restoran mahal itu.


"Iya memang gue yang nyuruh. Gue nggak marah" kata Danu meyakinkan Iwan kalau dirinya tidak marah kepada Iwan karena sudah memesan ruangan VVIP di restoran mewah tersebut.


"Gue kira loe emosi, kalau loe emosi maka gue akan ganti semua uangnya" kata Iwan yang sangat yakin kalau Danu tidak akan marah kepada dirinya, makanya Iwan berani mengatakan akan mengganti uang Danu yang habis untuk membayar sewa ruangan VVIP dan makanan yang mereka nikmati tadi.


"Sudah sudah jangan bahas soal makanan lagi, sekarang mari kita lihat bukti bukti yang kalian punya" ujar Frans menengahi keributan yang terjadi antara Danu dengan Iwan.


Mereka kemudian kembali fokus kepada tujuan utama mereka janji temu di ruangan VVIP restoran tersebut. Hal hal lain di luar itu harus mereka singkirkan untuk sementara waktu. Semua piring dan alat alat makan yang lain sudah diambil oleh para pelayan, ruangan VVIP yang tadi kotor karena peralatan bekas makan siang sekarang sudah kembali bersih dan kondisi yang sangat nyaman bagi mereka untuk memulai pembicaraan tentang bukti bukti yang dimiliki oleh kelompok Danu untuk membuktikan perselingkuhan yang terjadi antara Ranti dengan beberapa pria selama menjalani pernikahan dengan Danu.


"Ivan, keluarkan semua bukti bukti yang kita miliki" ujar Danu meminta Ivan untuk menyiapkan semua bukti bukti yang akan mereka perlihatkan kepada Frans.


Ivan mengeluarkan laptop miliknya. Ivan sudah menyiapkan semua bukti bukti yang akan dijadikan sebagai bukti saat persidangan perceraian Danu dan Ranti ke dalam satu file. Sehingga saat diperlukan Ivan tidak susah lagi mencari dimana Ivan menyimpan file file yang dibutuhkan oleh dirinya

__ADS_1


Ivan menghidupkan laptop miliknya, Iwan membantu Ivan untuk memasangkan infokus supaya mereka bisa melihat dengan jelas apa saja video yang berhasil di dapatkan oleh Ivan selama ini.


"Oke siap" ujar Iwan memberitahukan kepada Ivan dan yang lainnya kalau semua peralatan telah selesai dan siap untuk digunakan.


Ivan membuka beberapa file di dalam laptopnya. Dia mencari file yang bertuliskan "Bukti Bukti Fantastis".


"Wow ngeri nama file nya Van" ujar Frans mengomentari penamaan file untuk tempat bukti bukti itu di simpan oleh Ivan.


"Mau gimana lagi Bang. Supaya ingat maka harus ditulis dengan pemilihan nama yang norak" jawab Ivan sambil membuka file tersebut.


"Oke bang, kita mulai dari video yang pertama ya" ujar Ivan memilih untuk memperlihatkan kepada mereka semua video pertama.


"Nah gue ke hotel itu kerena ada perlu bertemu dengan sahabat lama gue, nah ternyata gue saat bertanya ke resepsionist nomor kamar kawan gue itu, kebetulan sekali gue berdampingan dengan seorang wanita yang ternyata Ranti istri dari bos gue. Kebetulan sekali dia nggak kenal gue, jadi ya gue bisa dong dengan bebas merekam apa yang dilakukan oleh dia." ujar Ivan menceritakan kronologi pengambilan video pertamanya kepada Frans.


"Terus apa loe bisa merekam apa yang dilakukannya?" ujar Frans bertanya kepada Ivan


"Berhasil lah, masak gue gagal. Nggak ada dalam kamus ivan kegagalan" ujar Ivan dengan nada sombongnya.


"Mulai dah tu anak" ujar Iwan yang sangat paham bagaimana seorang Ivan kalau dalam mode sombong nggak ketolongan.


Ivan kemudian menekan tombol play untuk memulai memutar video rekaman nomor satu. Mereka semua yang berada di dalam ruangan itu melihat dan menonton video yang diputar oleh Ivan. Danu yang belum menonton video itu hanya bisa menganga melihat bagaimana mesranya seorang wanita yang berstatus istrinya merangkul mesra seorang pria untuk menuju ke dalam sebuah kamar hotel. Ranti tertawa tawa bahagia dan bermanja manja dengan pria tersebut. Pemandangan yang membuat sakit hati seorang suami saat melihat istri sahnya masuk ke dalam sebuah kamar hotel dengan seorang pria yang menemaninya.

__ADS_1


Setelah video berada di bagian ujung, Ivan mematikan video tersebut. Ivan kemudian menatap ke arah semua orang yang ada di ruangan itu.


"Apa gue harus menerangkan bagaimana tentang video ini?" ujar Ivan bertanya kepada Danu dan Frans.


"Yup. Jelaskan. Hal ini sangat perlu dijelaskan seperti nanti saat dipersidangan loe menjelaskan kepada hakim bagaimana loe mendapatkan video ini" ujar Frans berkata kepada Ivan.


Ivan kemudian menerangkan kepada semua yang hadir di sana tentang bagaimana dan kapan serta apa yang dilihat oleh Ivan selama mengambil video rekaman tersebut.


Setelah memutar video yang pertama, ivan kemudian melanjutkan memutar video yang lainnya. Mereka berempat menonton video tersebut. Setelah memutar satu video Ivan selalu menjelaskan bagaimana bisa video tersebut di peroleh.


"Sadis ini. Ini bener bener sadis." ujar Frans saat melihat bagaimana perlakuan Ranti terhadap Danu suami sah nya


"Emang ada ya, istri yang berbuat sangat luar biasa seperti ini kulakuan kepada suaminya?" ujar Frans yang kagum dengan apa yang dilakukan oleh Ranti terhadap Danu.


"Tu ada Frans" jawab Iwan mengomentari apa yang dikatakan oleh Frans sebentar ini kepada mereka semua.


"Heran banget gue sama tu perempuan kok bisa bisanya melakukan hal itu kepada suami sendiri" lanjut Fran yang nggak habis pikir dengna apa yang dilakukan oleh Ranti terhadap Danu.


"Mau gimana lagi, dia dari awal tidak ada niat untuk menikah dengan Danu, kita kan sama sama tahu gimana bisa Ranti menikah dengan Danu. Ya akhirnya seperti ini" ujar Iwan menjawab pertanyaan dari Fran.


"Bener juga Wan. Ini efek nikah dipaksa. Sedangkan nggak di paksa aja ada juga kasus perselingkuhan terjadi. Apalagi di paksa, maka peluangnya akan lebih besar lagi kasus perselingkuhan itu terjadi" ujar Frans yang sangat pengalaman dalam menjadi pengacara kasus perceraian dengan masalah perselingkuhan. Kalau tidak suami yang selingkuh kalau tidak istri yang selingkuh, malahan bisa kedua duanya selingkuh. Permasalahan yang sudah sangat umum terjadi di dalam pernikahan, baik kalangan atas, selebritis bahkan kalangan biasa saja

__ADS_1


__ADS_2