Kepahitan Sebuah Cinta

Kepahitan Sebuah Cinta
Penghapusan Data


__ADS_3

Ivan dan Iwan kembali masuk ke dalam kamar Ivan. Ivan sudah memiliki rencana sendiri di dalam otaknya untuk melakukan sesuatu. Sesuatu yang dirasa oleh Ivan akan sedikit bisa membantu supaya perceraian antara Ranti dan Danu akan segera terwujud. Sedangkan permasalahan apalah Ranti dengan Anggara akan bersatu, itu bukanlah urusan Ivan.


Ivan kembali duduk di depan komputer canggih milik dirinya itu. Iwan yang melihat apa yang akan dilakukan oleh Ivan langsung saja mendekat ke arah sahabat baiknya itu. Iwan tidak menyangka kalau Ivan akan kembali duduk di sana. Iwan mengira tadi kalau Ivan akan langsung tidur saat dirinya sudah berada kembali di dalam kamar. Tapi ternyata tidak, Ivan malah mengaktifkan kembali komputer canggihnya itu dan terlihat akan kembali bekerja.


" apa yang mau lo lakuin Van? Bukannya tadi lo ngomong kalau lo tidak tahu dan tidak bisa mencari berita atau apapun yang berkaitan dengan keluarga Wijaya?" Kata Iwan saat melihat Ivan sudah kembali menghidupkan komputer mahalnya itu.


Iwan berdiri di sebelah Ivan.


" bener bang gue nggak tahu sama sekali tentang keluarga Wijaya. Tapi kali ini gue tidak akan mencari tahu tentang keluarga Wijaya lagi. Gue akan melakukan sesuatu yang tidak terpikirkan oleh orang lain dan juga tidak terpikirkan oleh gue tadi" ucap Ivan sambil mulai mengetik pada keyboard komputernya itu.


"Duduk sebelah gue aja bang. Nanti loe akan tau apa yang akan gue lakuin Bang. Gue jarang jarang nya melakukan hal ini. Gue juga ragu akan berhasil atau tidak. Tetapi kalau tidak gue coba maka gue nggak akan tahu berhasil atau tidaknya" kata Ivan lagi menjelaskan kepada Iwan kalau dia memang akan mencoba sesuatu yang Ivan sendiri masih ragu bisa berhasil atau tidak nanti.


Iwan menarik sebuah kurai untuk mendekat ke arah Ivan. Iwan juga penasaran dengan apa yang akan dilakukan oleh Ivan sebentar lagi.


Ivan terlihat memasukkan kata kunci yang ingin dicarinya pada aplikasi yang akan digunakan oleh dirinya. Sensor mulai melakukan pencarian terhadap kata kunci yang dimasukkan oleh event ke dalam aplikasi tersebut


"Ranti?" Ujar Iwan membaca kata kunci yang dimasukkan oleh Ivan ke dalam aplikasi pencariannya itu

__ADS_1


" kenapa lo memasukkan kata kunci Ranti? " tanya Iwan kepada Ivan tentang kata kunci yang dimasukkan oleh Ivan sebentar ini


" Iya bang gue akan menghapus semua artikel-artikel yang membahas tentang Ranti serta kelakuan-kelakuan yang telah dilakukan oleh Ranti selama ini" kata Ivan menjelaskan kepada Iwan kenapa Ivan memasukkan kata kunci Ranti ke dalam aplikasi itu


" Apa gunanya lo hapus? Akan semakin membuat bukti-bukti untuk perceraian Ranti menjadi menipis" kata Iwan memberikan tanggapannya dan masukannya terhadap apa yang akan dilakukan oleh Ivan dengan data-data Ranti yang sudah tersebar di internet


" kalau yang Abang takutkan bukti-bukti untuk perceraian Ranti dengan Danu, Abang nggak perlu khawatir, semua bukti-bukti yang gue berikan itu sudah cukup menjadi alasan kuat perceraian antara Ranti dengan Danu" kata Ivan berusaha menenangkan Iwan supaya Iwan tidak cemas yang berlebihan karena Ivan menghapus semua berita-berita miring tentang Ranty yang tersebar di internet


" gue menghapus ini supaya tidak dibaca oleh keluarga Wijaya dan juga Anggara Wijaya itu Bang" kata Ivan menjelaskan kepada Iwan Apa yang membuat dirinya memutuskan untuk menghapus semua berita-berita miring tentang Ranti yang ada di internet


" Oh gitu gue baru Paham maksudnya" jawab Iwan yang memang sudah paham dan mengerti kenapa Ivan memutuskan untuk menghapus semua berita miring tentang Ranti yang tersebar di internet


Ivan melihat beberapa artikel dan berita secara acak. Ivan takut nanti masih ada surat wasiat atau apapun itu yang belum sampai kepada keluarganya tetapi sudah di deket oleh Ivan. Ivan hanya akan menghapus berita yang membahas tentang Ranti saja bukan Ranti yang lainnya.


Ivan kemudian menekan tombol delete yang ada di layar komputer besarnya itu yang merupakan layar touchscreen. Ivan menghapus semua berita yang berhubungan dengan Ranti istri Danu sedangkan berita tentang Ranti yang lain, Ivan sama sekali tidak perduli malah memulihkan berita yang sudah rusak itu.


Semua data-data yang tadi Berhasil ditemukan oleh mesin pencari sudah otomatis terbuang dari database pemilik situs tersebut karena sudah dihapus permanen oleh Ivan. Semua situs tidak akan bisa melacak dimana keberadaan berita dari seorang Ranti yang sempat viral kemaren kemaren ini. Tetapi sekarang sudah tidak lagi, karena Ranti sedang dalam proses perceraian

__ADS_1


" aman" ucap Ivan yang memang sudah menyimpan seluruh artikel-artikel dan berita-berita yang memuat tentang Ranti dan juga kelakuannya selama ini sebelum semua berita itu di deket oleh Ivan dari semua situs yang ada di dunia maya itu.


"Mari kita istirahat bang gue juga udah ngantuk ini" kata Ivan mengajak Iwan untuk langsung beristirahat karena besok mereka akan bekerja kembali.


Yang paling membutuhkan istirahat antara Ivan dan Iwan adalah Ivan. Besok Ivan ada meeting dengan salah satu perusahaan yang akan melakukan kontrak kerjasama dengan perusahaan milik Danu.


"Tumben cepat Van? Emang loe nggak penasaran dengan informasi yang akan diberikan oleh Ayah maupun yang lainnya?" ujar Iwan berusaha mengajak Ivan untuk mengobrol.


Iwan sama sekali belum merasakan ngatuk yang amat sangat. Sehingga diri ya memutuskan untuk mengajak Ivan mengobrol. Tetapi Ivan sama sekali tidak ingin mengobrol sehingga mau tidak mau suka tidak suka Iwan akhirnya ikut ikutan tertidur


Sedangkan di kamar Ayah. Ayah terlihat sedang sibuk mencari informasi tentang keluarga Wijaya. Beberapa orang rekan pebisnis Ayah mengatakan kalau lebih baik Ayah tidak usah saja memiliki urusan dengan keluarga itu. Keluarga yang terkenal aneh dan sedikit memaksakan kehendak mereka saja.


"apa yang harus dilakukan ya? Mereka sama sekali tidak mau memberitahukan keberadaan keluarga Wijaya"


"Mereka semua melarang gue untuk bertemu dengan keluarga Wijaya. Apa yang harus dikatakan kepada Ivan ya?" lanjut Ayah yang tidak tahu akan mulai dari mana untuk memberitahukan kepada Ivan kalau Ivan lebih baik tidak berurusan dengan keluarga Wijaya kalau ingin aman.


"Saya harus memikirkan cara yang tepat untuk bisa mengatakan hal ini kepada Ivan. Semoga Ivan mengerti dan mau mengalah untuk tidak berurusan dengan itu" lanjut Ayah.

__ADS_1


Ayah ingin memberitahukan sekarang juga kepada Ivan. Tetapi Ayah cemas kalau pada akhirnya Ayah hanya mengganggu istirahat Ivan dan Iwan. Akhirnya Ayah memutuskan untuk besok saja berbicara langsung kepada Ivan.


__ADS_2