Kepahitan Sebuah Cinta

Kepahitan Sebuah Cinta
Bukti Baru


__ADS_3

"Sekarang ini nggak penting kita tahu di mana dia kenal dengan Ayah. Sekarang yang terpenting apakah dia pengacara dari Ranti? atau hanya sekedar selingkuhan Ranti untuk sementara waktu lagi seperti pria pria yang sudah sudah itu" ujar Ayah bertanya kepada Ivan sambil tetap melihat ke wajah pria yang sedang bersama dengan Ranti di restoran mewah milik Sari.


Ivan masih belum melanjutkan memutar video hasil rekaman tersebut. Ivan masih mempause pas tepat di wajah pria yang sedang bersama dengan Ranti tersebut.


"Ya nggak tau Ayah. Gimana kalau kita lanjut saja menonton videonya. Ini rekaman lumayan lama Ayah. Kita baru menonton tiga menit awal" kata Ivan mengajak Ayah untuk menonton lanjutan dari video yang durasinya ternyata masih panjang tersebut.


"Bener juga ya Van, mana tau dari rekaman video itu kita akan menemukan jawaban yang lain dari pertanyaan yang Ayah tanyakan tadi" kata Ayah yang setuju untuk melanjutkan menonton video yang sedang ditayangkan oleh Ivan tersebut.


Ayah dan Ivan kemudian menonton kembali lanjutan sisa video yang masih panjang itu. Mereka berdua sama sama penasaran dengan hasil akhir dari video tersebut. Apakah hasil akhirnya nanti mereka akan mengetahui siapa pria tersebut atau ada hal lain yang akan membuat mereka berdua menjadi tercengang dan tidak menyangka kalau itu.


Ayah dan Ivan sangat serius menonton dan mendengarkan setiap kalimat yang dikatakan oleh Ranti kepada pria yang sedang menemaninya itu.


"Ow jadi mereka sepasang kekasih" ujar Ayah yang langsung menutup mulutnya saat tahu kalau pengacara muda itu adalah kekasih Ranti


"Jadi dia kekasih sekaligus pengacara dong" kata Ayah meyakinkan dirinya atas apa yang di dengar Ayah dan Ivan.


"Ya dapet sepaket" kata Ivan menanggapi apa yang dikatakan oleh Ayah kepada dirinya.


Mereka kembali fokus menyimak apa yang dikatakan oleh Ranti kepada pria tersebut. Tepat pada bagian membahas Deli, Ayah dan Ivan semakin serius menyimak apa yang dikatakan oleh Ranti dan Anggara. Ayah dan Ivan sama sekali tidak ada menyela. Mereka pada akhirnya menonton video itu sampai habis dengan ending yang sedikit menjijikkan saat mendengar perkataan antara Ranti dengan Anggara.


"Jadi, dia rela untuk tidak mendapatkan hak asuh atas Deli anak kandungnya?" ujar Ayah yang tidak menyangka Ranti akan mengatakan tidak akan menuntut hak asuh atas Deli ke pengadilan.


"Malahan lebih sial lagi, tu ibu ibu meminta pendapat selingkuhannya, apakah boleh mengajukan permohonan hak asuh atau tidak. Ibuk gila" ujar Ayah yang kembali memaki maki Ranti dengan sangat kesal


Ivan sama sekali tidak menanggapi makian Ayah. Ivan sedang mengirim video tersebut kepada Frans. Ivan sangat yakin kalau video itu akan sangat bermanfaat dalam persidangan saat persidangan masuk ke dalam hak asuh atas Deli.


"Van berarti dia sama sekali tidak mengetahui kalau Deli bukan anak Danu?" ujar Ayah yang baru kembali dari dapur bersih untuk mengambil air minum mineral

__ADS_1


Ayah seketika langsung haus saat mendengar dan melihat apa yang ditampilkan oleh rekaman yang diputar oleh Ivan.


"Wah langsung haus kayaknya ni Ayah" ujar Ivan mengejek Ayah yang sudah membawa dua botol air mineral ke tempat mereka duduk.


"Gimana nggak haus, binatang aja masih sayang sama anaknya. Ini manusia. Ibu malah lagi yang mengandung, melahirkan dan menyusui" ujar Ayah yang nggak bisa lagi berkata apa apa dengan apa yang telah dikatakan oleh Ranti kepada Anggara kekasihnya itu


"Menyusui ragu kita Ayah" ujar Ivan


"Bener juga. Mana mau dia menyusi, bisa bisa nanti nggak menarik lagi tu gundukan untuk pria pria selingannya" kata Ayah dengan nada kasar dan jutek.


Ivan bisa mengerti dengan sikap Ayah kali ini. Bagaimanapun Danu suami dari Ranti adalah anak kakak Ayah yang juga secara agama anak kandung Ayah, istilahnya kalau Danu perempuan maka Ayah bisa menjadi wali nikah untuk Danu. Itulah gambaran betapa dekatnya hubungan Ayah dengan Danu, sehingga sangat layak Ayah marah seperti itu saat mendengar apa yang dikatakan oleh Ranti di video.


"Udah kamu kirim video ini kepada Danu?" tanya Ayah dengan nada yang masih kesal


"Bukan ke Bang Danu, tetapi ke Bang Frans" ujar Ivan menjawab pertanyaan dari Ayahnya.


"Teman Bang Danu yang langsung menjadi pengacara Bang Danu" ujar Ivan memberitahukan kepada Ayah siapa Frans yang dikirimkan video hasil rekaman di restoran tadi oleh Ivan.


"Oh oke, Ayah rasa Ayah kenal dengan Frans" ujar Ayah yang memang sudah pernah bertemu dengan Frans


"ya kenal lah Yah. Bang Frans yang menjadi pengacara Bang Danu adalah sahabat baik Bang Danu selain Bang Iwan" kata Ivan menjawab pertanyaan dari Ayah.


"Apa kamu ada fhoto Frans?" ujar Ayah yang penasaran dengan siapa Frans


"Ada" jawab Ivan


Ivan kemudian mencari fhoto mereka berempat yang tadi sempat diabadikan oleh pelayan ruangan VVIP. Ayah kemudian melihat foto Frans tersebut. Sekarang Ayah sangat yakin kalau dia kenal dengan Frans

__ADS_1


"Ini kenal Ayah. Dia kan dulu tidak setuju Danu menikah dengan Ranti" kata Ayah yang ternyata sangat kenal dengan Frans.


"Dia yang jadi pengacara Bang Danu" lanjut Ivan mengatakan hal yang sama ntah sudah berapa kali kepada Ayah.


"terus apa Frans juga sudah tahu kalau Deli bukan anak Danu?" tanya Ayah yang penasaran dengan jawaban dari pertanyaan yang diajukan oleh Ayah kepada Ivan


"Ya Bang Frans sudah tahu. Tadi Bang Danu memberitahukan kepada Bang Frans." jawab Ivan


"Tanggapan Frans bagaimana?" tanya Ayah yang semakin penasaran dengan apa tanggapan yang diberikan oleh Frans dalam permasalahan yang cukup rumit itu.


"Kata Bang Frans kalau Ranti tahu maka Deli akan dijadikan saksi dan diminta untuk memilih langsung mau tinggal dengan Bang Danu atau Ranti" kata Ivan menjelaskan dengan ringkas saja apa jawaban yang diberikan oleh Frans kepada Danu saat masalah itu dibongkar oleh Danu.


"Nah sekarang kan posisinya Ranti tidak tahu itu kalau Deli bukan anak kandung dari Danu. Lagian dalam video itu tadi Ranti mengatakan kalau dia tidak akan menuntut hak asuh atas Deli. Ranti menyerahkan hak asuh Deli kepada Danu, karena selama ini Deli yang mengasuh dan merawatnya adalah Danu" kata Ayah kembali mengulang apa yang dikatakan oleh Ranti tadi di dalam video walaupun tidak sama persis tetapi intinya adalah sama. Sama sama Ranti menolak untuk merawat dan menerima hak asuh atas Deli.


"Terus gimana kelanjutannya lagi tu ya Van?" ujar Ayah yang ntah kenapa pikirannya sampai kemana mana.


"Kita tunggu dari Bang Frans aja Ayah. Aku kan sudah mengirim video ini kepada Bang Frans. Aku harap Bang Frans menghubungi aku." kata Ivan menjelaskan kepada Ayah.


"Gimana kalau kamu yang menghubungi dia?" lanjut Ayah yang sudah tidak sabaran bagaimana analisa menurut Frans dari segi pengacara.


"Is ayah nggak sabaran banget Ayah" kata Ivan yang heran kenapa Ayahnya bisa tidak sabaran seperti sekarang ini.


"Gimana mau sabar Van, kasus kayak gini banget" ujar Ayah menjawab pertanyaan yang diajukan oleh Ivan kepada dirinya.


"Iya Ayah, tapi kalau aku yang menghubungi gimana pula bentuknya itu. Bisa bisa Bang Frans curiga lagi sama aku" ujar Ivan


"Bener juga ya Van. Ya udah kita tunggu aja" kata Ayah yang memilih untukĀ  menunggu saja telpon dari Frans

__ADS_1


__ADS_2