
#Flash back on
Damian terus saja menjalankan mobil itu tanpa tujuan sebab ia yakin yang dibutuhkan oleh Aldion saat ini bukanlah sebuah pertanyaan melainkan sebuah ketenangan.
Terlalu lama Bersama Aldion membuat Damian sudah sangat tahu tabiat sahabatnya ini. Jika Aldion sampai menangis tanpa mengeluarkan suara sedikit pun seperti ini maka Aldion pasti sedang dalam masa-masa sulit. Jika tidak maka Aldion akan cendrung mengeluarkan emosinya.
Berjam-jam lamanya Aldion terus menangis dalam diam nya hingga Ketika hari sudah mulai petang, Aldion mulai bicara dengan Damian.
“Damian antarkan aku ke sebuah kota baru dengan suasana baru. Aku ingin jauh dari kota A dan aku juga tidak ingin Kembali ke kota Z.” Ujar Aldion membuat Damian semakin yakin ada sesuatu yang buruk sedang menimpa sahabatnya itu.
Damian menepikan mobilnya disebuah taman yang ia sendiri sebenarnya tidak tahu apa nama taman itu.
“Kalau hal itu begitu berat untuk kau pikul sendiri maka kau harus ingat kau masih memiliki aku Aldion.” Ujar Damian sambil memutar tubuhnya menghadap Aldion yang duduk di sebelahnya.
Akhirnya tangis Aldion pecah. Dia menangis tersedu -sedu sambal menceritakan bagaimana hari bahagianya dalam semalam berubah menjadi hari penuh duka untuk nya dan Ameera.
__ADS_1
“Aku -aku- aku akan berpisah dengan Ameera Damian. Dia tidak ingin Bersama dengan ku lagi.” Ujar Aldion sambil menangis sedu-sedu.
“Jelaskan pada ku berlahan.” Pinta Damian. Dia yakin pasti akan ada jalan keluar lain jika Aldion bisa berpikir dengan jernih.
Damian mendengarkan secara teliti semua cerita Aldion. Hingga akhirnya..
“Aku merasa ada yang menjebak kalian Aldion.” Seru Damian Ketika Aldion mengakhiri ceritanya. “Dan aku sangat yakin dalang dari semua ini adalah Jenny.” Sambung Damian.
Aldion sebenarnya juga sudah memiliki pemikiran yang sama dengan Damian. Tapi penolakan Ameera membuat hati nya begitu hancur. Hingga hanya ingin menguap saja dari dunia ini jika hal itu bisa ia lakukan..
“ paginya Ketika kau bangun di kamar itu sudah ada begitu banyak orang. Apakah kau tidak berpikir, bagaimana orang-orang itu dapat masuk kesana dan bagaimana mereka kau kalau di dalam kamar itu ada kau dan Jenny yang sedang tertidur tanpa busana. Siapa yang mengarahkan mereka kesana?” Ucap Damian dengan sangat meyakinkan.
“lalu Ronald sama sekali tidak marah pada Jenny, padahal Jenny jelas-jelas adalah tunangannya tapi dia malah sibuk memojokkan diri mu sambal terus berada di sisi Ameera. Tidakkah kau curiga, jangan-jangan Jenny dan Ronald memang sudah bekerja sama untuk memisahkan kau dan Ameera, Aldion!!” Seru Damian.
Aldion yang sudah terlanjur larut dalam kesedihan tidak memberikan respon apapun terhadap semua dugaan yang Damian katakana. Bahkan kalau ternyata itu semua adalah benar bagi Aldion itu sama saja. Hati nya keburu sudah hancur Ketika mendengar Ameera memintanya untuk bercerai. Tidak ada hal lain di dalam hati Aldion saat ini. Dia hanya merasakan kehancuran yang sangat mendalam.
__ADS_1
“Damian!” Panggil Aldion dengan suara parau nya.
“Tolong kau urus perceraian ku dengan Ameera. Antarkan surat itu esok pada ku untuk aku tanda tangani lalu antarkan surat itu ke kediaman keluarga Rahardian.” Ucap ALdion penuh putus asa.
“Aldion!! Apa kau tidak mendengar apa yang aku katakana sedari tadi!!!” Bentak Damian pada sahabatnya yang lebih mirip mayat hidup itu.
Aldion hanya menutup matanya lalu menyandarkan kepalanya kebelakang.”Dia sudah tidak ingin Bersama ku Damian. Baginya aku ini tidak berarti apapun dibandingkan dengan sepupu nya Jenny, nama besar keluarga nya dan omongan orang-orang disekitarnya. Aku ini tidak berarti apapun dalam hidupnya Damian.” Ujar Aldion sambal menutup matanya dengan air mata yang tidak berhenti mengalir.
Damian melihat Aldion begitu terluka. Kini ia tidak sanggup untuk mengatakan apapun lagi. Damian pun menyalakan mobil Kembali dan membawa Aldion ke sebuah kota yang cukup jauh dari kota A dan kota Z. Semoga di kota ini Aldion dapat melupakan Ameera dan semua luka hatinya yang di dapat di kota A.
Tapi sayangnya harapan Damian tidak pernah terwujud. Bahkan setelah resmi bercerai dari Ameera, kondisi Aldion menjadi lebih buruk. DIa suka minum-minum dan pergi ke pesta-pesta untuk menutupi luka hatinya. Hingga sampai suatu saat ia mengalami kecelakaan dan kehilangan kemampuannya untuk berdiri diatas kedua kakinya lagi. Sejak itulah Aldion menjadi cacat dan menutup diri dari dunia luar.
Penyesalan Aldion menjadi semakin besar Ketika ia mendengar kematian Ameera diusia muda. Itu membuat ALdion terpukul untuk kedua kali nya. Dan benar-benar memutuskan semua komunikasi nya dengan orang-orang. Andaikan Damian tidak ada disampingnya, entah apa yang akan menimpa Aldion.
***bersambung
__ADS_1
masih nungguin kah????