Perjuangan Cinta Mr. Arrogant

Perjuangan Cinta Mr. Arrogant
BAB 51# Pernikahan tom jer#6


__ADS_3

"Tuan Kenz, aku sudah dapat melacak keberadaan wanita yang bernama Munaf itu. Aku juga sudah mengirim kan beberapa orang Kita untuk mengumpulkan informasi mengenai wanita ini. Hanya saja..." omongan Jack terhenti, dan sambung telpon itu oun terdengar sunyi. Hingga suara di telpon itu sempat hening untuk sementara.


"Hanya saja apa Jack?" tanya Kenzo selanjutnya.


"Hanya saja, tidak ada orang di lingkungan itu yang benar mengetahui siapa itu nyonya Munaf SEBENARNYA. Wanita ini sejak zaman dulu selalu tertutup. Para tetangga bahkan ada yang tidak benar-benar mengenali wajah nya " Jelas Jack.


"Maksud mu mereka tidak tahu wajah sebenarnya wanita yang bernama Munaf ini?" Tebak Kenzo setelah mendengar penuturan Jack.


"Aku rasa begitu tuan. Dari data yang aku peroleh, rumah yang dihuni oleh wanita itu benar atas nama nyonya Munaf sejak sepuluh tahun silam. Dan tidak ada info ini yang mencurigakan sejauh ini selain wanita ini adalah wanita yang tertutup." ujar Jack.


"Apa kau punya kartu identitas nya? Aku akan coba masuk ke data induk milik wanita ini." Ujar Kenzo.


"Tentu saja aku punya, selain kartu identitas, aku juga mendapatkan segala jenis kartu-kartu atas nama nya. Akan aku kirimkan via email tuan." Jabar Jack selengkap-lengkapnya.


"Kau memang selalu bisa di andalkan Jack." Tukas Kenzo, bangga. Meskipun Jack masih di kursi roda tapi kinerja tidak terpengaruh sama sekali.

__ADS_1


"Senang selalu bisa menjadi orang andalan anda tuan Kenz." Ujar Jack, dengan rendah hati.


" Baiklah, aku tunggu semua kartu-kartu itu segera." Ucap Kenzo sebelum menutup telpon itu.


"Kau bicara dengan siapa sayang?zn" Tanya Alesya sambil membawa sebuah undangan.


"Dengan Jack." Jawab Kenzo jujur.


"Apa sudah ada kabar tentang... Jenny?" Tanya Alesya.


"Aku percaya kan semua nya pada mu sayang. Dan Ya.. ini..." Alesya memberikan sebuah undangan pernikahan pada Kenzo.


" Undangan? Undangan dari siapa?," Tanya Kenzo sambil mengambil undangan yang di sodorkan oleh Alesya.


"Buka dan bacalah sendiri."Ujar Alesya penuh teka teki.

__ADS_1


Kenzo membuka pita yang mengikat undangan berbentuk surat kerajaan zaman dulu itu.


" Frans dan Stephanie? Apa Stephanie ini adalah Stephanie yang sama yang hadir sewaktu Pernikahan bibi dan paman?" Tebak Kenzo walaupun dia tidak begitu yakin mengenai tebakan nya tapi wanita mana lagi yang saat ini sedang dekat dengan Frans jika bukan Stephanie. Maka nya Kenzo langsung menebak hal itu.


"Memang nya ada berapa wanita yang kau kenal dengan nama Stephanie, Kenz??" Tanya Alesya sambil merapatkan gigi nya.


"Kau sungguh lucu kalau sedang ngambek seperti ini sayang " Kenzo langsung menaikan Alezya ke pangkuan nya.


"Heemm ..pesona ibu hamil ini memang tidak bisa di tolak."Kenzo mulai pun kelas rayu merayu.


"1Heemm.. omong-omong apakah aku sudah diizinkan untuk bertemu dengan jagoan ku di dalam sana" Tanya Kenzo, yang sudah pasti adalah modus.


"Kau sungguh tidak sabaran Kenz!" Ujar Alesya yang teringat bagaimana cara Kenzo untuk menyapa anak nya di dalam sana.


*Bersambung... mohon maaf bila telat Up..sebab maklum awal tahun ajaran baru🤧🤧🤧

__ADS_1


__ADS_2