
“aku tidak bertanggung jawab untuk hal ini Alesya.” Tekan Dyana.
“tentu saja. Semuanya adalah inisiatif ku.. aku tidak akan menyesali apapun.” Ujar Alesya.
“jadi apa rencana mu?”
“menurut ku sebaiknya kita...”
Ketika hendak menyampaikan rencana nya, ponsel Alesya bergetar.
“drrzrtt....”
“DRrzttt....”
Alesya melihat ada panggilan masuk dari Jody dan Monica.
“bi, kita bicara besok saja. Aku harus menerima panggilan ini.”Ujar Alesya, dia terpaksa menunda pembicaraannya dengan Dyana sebab Monica dan Jody menelponnya.
Dyana mengangguk. “baiklah. Temui aku kalau urusan mu sudah selesai” Dyana pun pergi ke kamarnya dan meninggalkan Alesya sendirian di kamar Skala.
“hallo..” ujar Alesya, begitu sudah memastikan Dyana menjauh dari kamar itu.
“Alesya, apa kau sendirian di situ?” tanya Monica.
“ya aku sendirian disini.” Jawab Alesya. “apa ada perkembangan?” tanya Alesya pada Monica dan Jody sambil menutup kembali pintu kamar Skala.
__ADS_1
“kak, sepertinya dugaan ku benar. Ada pihak lain yang juga tidak suka dengan keluarga Diningrat.” Jody sudah tidak sabar untuk menyampaikan temuannya pada Alesya.
“maksud mu apa Jody?” Alesya masih belum paham maksud perkataan Jody barusan.
“saat ini perusahan Diningrat sedang memiliki masalah keuangan. Sejumlah uang raib dan kau tahu kak, anehnya uang-uang itu secara ajaib keluar masuk ke dalam rekening Jenny dan Agnez. Persis seperti apa yang pernah kita rencanakan.” Ungkap Jody bersemangat.
“apa??"seru Alesya terkejut.
"Benarkah?” Alesya sungguh tidak menyangka akan ada kebetulan yang seperti itu.
" tapi bagaimana mungkin hal seperti itu bisa terjadi?" ujar Alesya kemudian.
"entahlah kak.. aku pun tidak tahu." ujar Jody.
“benar Alesya, aku saat ini sedang membaca data yang dikirimkan oleh Jody. Dia juga sudah mengirimkan data itu ke email mu tapi sepertinya kau belum membuka email mu sampai sekarang.” Ujar Monica membenarkan apa yang Jody katakan.
“kalau memang hal ini benar, bagaimana cara kau mendapatkan informasi ini Jody? Apakah hal ini tersebar diinternet atau bagaimana?” alesya bingung bagaimana Jody dapat memiliki informasi ini sebab kemaren Jody bercerita kalau dia tidak bisa menembus sistem perusahan Diningrat yang sedang diretas itu.
“itulah anehnya kak.”ujar Jody. “aku memang tidak bisa menyusup ke dalam sistem mereka untuk mengotak atik data milik mereka tapi pagi tadi aku bisa mengakses semua itu kembali hanya saja-“ Jody terdiam sesaat.
“hanya saja apa Jody?” alesya merasa penasaran dengan hal yang ingin Jody katakan.
“hanya saja aku bisa masuk tapi tidak bisa menganggu sistem mereka. aku hanya bisa melihat semua hal yang si hacker itu sudah kerjakan kak. Dia seakan-akan memberi akses untuk ku sebagai penonton aksi nya. Aneh sekali bukan?” Ujar Jody yang memang bingung dengan situasi yang belum pernah ia alami ini.
“selama aku menjadi hacker, aku belum pernah melihat hal yang seperti ini kak. Aku bisa masuk ke dalam sistem itu tapi tidak bisa berbuat apapun hanya bisa melihat data-data itu berubah di depan mata ku. Kak, apa mungkin kita mengenal hacker ini?” tanya Jody yang tiba-tiba merasa mungkin saja si hacker adalah orang-orang yang ada di sekitar mereka.
__ADS_1
“benar Aleysa, apa mungkin kita kenal dengan hacker ini? Atau dia sebenarnya memang muncul untuk membantu kita?” Ujar Monica yang merasa perkataan Jody ada benarnya juga. Kalau tidak untuk apa dia memberikan Jody akses untuk melihat semua perbuatannya.
“kak, atau jangan-jangan mungkin ini perbuatan kakak ipar?” ujar Jody spontan.
“Kenzo?” Ucap Alesya reflek.
“benar Alesya!! Mungkin saja ini perbuatan Kenzo!!” Seru Monica.
“aku rasa tidak mungkin! Sebab Kenzo dan aku selama di kota J tidak henti-henti nya ada masalah dengan ayah. Tidak mungkin dia sempat untuk melakukan hal itu.” Aleysa merasa sangat tidak mungkin kalau Kenzo adalah si hacker itu sebab Kenzo beberapa hari ini selalu ada di depan matanya. Selain menyelesaikan masalah dengan ayah Alesya, Kenzo hanya sibuk dengan dengan urusan kantor saja.
“Mungkin saja kakak ipar membayar orang lain untuk melakukan hal itu.” Seru Jody yang masih berfirasat kalau ini pasti ada kaitannya dengan Kenzo.
“benar !! itu juga bisa termasuk kemungkinan yang terjadi Alesya.” Dukung Monica.
“tidak mungkin!! Kenzo sama sekali tidak tahu akan hal ini! Jadi bagaimana mungkin dia meminta orang lan untuk meretas perusahaan Ronald dan melakukan hal yang sama persis seperti yang kita lakukan.” Tekan Alesya. Masih tidak bisa berpikir kalau Kenzo adalah orang di balik semua ini. Apalagi kejadiannya terjadi bersamaan dengan semua drama haru di kota J.
“kalau begitu menurut siapa?” tanya Monica.
“entah lah! Aku pun tidak bisa menebak siapa lagi yang berkeinginan menghancurkan Ronald dan bisa tahu rencana kita.” Ucap Alesya.
“kak Monica, kak Alesya!! Lekas buka berita di internet!!”seru Jody.
“ada apa Jody??” tanya Alesya dan Monica serentak.
“berita penggelapan dana yang dilakukan oleh Jenny masuk peringkat pertama pencarian berita malam ini.” Ujar Jody yang tiba-tiba di internet.
__ADS_1
“apa??” Alesya dan Monica kembali terkejut.
***bersambung...