Perjuangan Cinta Mr. Arrogant

Perjuangan Cinta Mr. Arrogant
BAB 29#Ska? hiks...#6


__ADS_3

#Flash back sebelum sarapan pagi itu.


“daddy, terima kasih sudah mengizinkan aku untuk tinggal di kota J bersama kakek.” Ujar Skala pada daddy nya ketika Alesya sedang mandi.


“bagaimana pun kau seorang Rodio, jadi ini juga adalah rumah mu Skala. Malah aku dan ibu mu lah yang seharusnya berterima kasih pada mu sebab kau sudah bersedia menjaga kakek mu untuk aku dan ibumu. Seharusnya kami lah yang berada disini untuk menjaganya.” Terang Kenzo.


“aku pastikan akan merindukan mu dad!” Skala merapat ke pelukan ayahnya. Dan dia pun mulai menangis.


Kenzo tidak menyangka Skala akan menangis sepilu itu di dalam pelukan nya.


“Hei!! Semalam ketika bercerita dengan aku dan mommy mu aku tidak melihat mu seperti ini.” Goda Kenzo pada putranya itu. Walaupun Kenzo seratus persen tahu Skala tetap lah bocah kecil yang juga punya sisi melankolisnya. Dia tidak bisa selalu tegar dan kuat seperti yang biasa dia perlihatkan ke semua orang.


“Daddy..jangan katakan pada mommy kalau aku menangis! Sebab kakek mengatakan pada ku pantang bagi seorang laki-laki sejati untuk menangis di depan wanita.” Ujar Skala sambil menghapus air matanya.


Kenzo menelan salivanya mendengar perkataan Skala sebab ia langsung merasa tertohok mendengar perkataan bocah kecil itu. Faktanya, Kenzo sudah tidak dapat mengingat berapa kali ia menangis karena Alesya atau pun berapa kali ia menangis di depan Alesya.

__ADS_1


“kalau begitu, apakah itu berarti kau hanya akan menangis di depan ku?” Goda Kenzo sekali lagi.


“Tentu saja tidak!! Aku tidak akan menangis untuk apapun lagi!!” Ujar Skala penuh keyakinan.


“dasar bocah ingusan!! Apa kau tidak membaca buku kalau menangis itu juga membawa hal naik pada diri manusia!! Paling tidak hati mu akan terasa plong jika kau menangis!!” terang Kenzo pada putranya itu.


“benarkah daddy?? Kenapa aku tidak tahu akan hal itu?” tanya Skala pada ayahnya.


“Itu artinya buku bacaan mu kurang banyak!!” Ejek Kenzo pada Skala.


Kenzo menelan saliva nya, kenapa sekarang malah dia yang terpojok?


“Sudah-sudah!! Jangan ribut lagi!!” Seru Kenzo. “nanti mommy mu dengar.”


“Daddy!!” panggil Skala dengan raut wajah yang terlihat serius kali ini.

__ADS_1


“heem..” jawab Kenzo singkat.


“aku mohon selama aku tidak ada di samping mommy, daddy harus menjaga nya dengan jiwa dan raga daddy sebab aku yakin mommy urusan mommy di kota A akan membawa bahaya untuk nya. Aku tidak ingin mommy terluka atau terjadi hal buruk lainnya.” Tatap mata Skala benar-benar terlihat serius kali ini. “terlalu banyak orang jahat disana yang bisa melukai mommy kapan saja.” Sambung Skala.


“kau tenang saja.. aku tidak akan membiarkan hal buruk terjadi pada mommy mu!” kenzo memeluk erat putranya itu. “kau juga harus jaga diri mu dan keluarga kita disini!! Karena aku tidak bisa membelah diri untuk menjaga mommy dan diri mu bersamaan!!” Ucap Kenzo sambil mengacak-ngacak rambut Skala.


“aku akan lebih aman disini daddy. Percaya lah.” Jawab Skala.


“kau tahu dad, aku tidak pernah mau berpisah dari mommy selama ini sebab aku merasa hanya aku lah yang bisa melindungi mommy. Tapi semenjak ada diri mu, aku yakin kau bisa melindung kami berdua.” Ucap Skala, dia memang benar-benar selalu merasa aman bila Kenzo ada di dekatnya.


“Aku pasti akan melindungi kalian berdua dengan nyawa ku.” Gumam Kenzo dalam hati, dan mencubit hidung putranya itu.


***bersambung..


ingat.. besok hari senin.. jangan lupa dukungannya untuk otor ya.. biar otor semangat upnya.. makasih zeyeng...

__ADS_1


__ADS_2