
Kenzo keluar dari balkon dan langsung ke ruang ganti pakaian.
"mau kemana dia?" Batin Alesya sambil diam-diam memperhatikan Kenzo dari balik buku yang sebenarnya tidak ia baca.
Setelah berganti pakaian, Kenzo pergi begitu saja dari kamar itu tanpa mengatakan satu kata pun.
Entah mengapa hati Alesya menjadi terasa sakit.
siapa wanita itu hingga membuat Kenzo pergi dan tak menghiraukannya?
Alesya mencoba untuk menepis semua rasa ingin tahu nya. Dibacanya lagi buku itu halaman demi halaman tapi percuma, pikirannya tidak bisa fokus. Tidak ada satu kata pun yang lengket di dalam pikirannya.
Alesya pun keluar kamar dan datang ke kamar Skala. Dilihatnya bocah nakal itu sedang tidur. Alesya masuk dan berbaring disamping Skala dengan harapan segala rasa galau nya hilang.
Alesya asik membolak balikkan badannya. Duduk lalu guling kembali. Bahkan dia juga menatap lekat wajah tampan anaknya. Namun semakin dilihatnya wajah Skala, semakin ia teringat dengan wajah Kenzo. Dan hati nya mulai terasa kesal teringat Kenzo yang mengabaikannya.
“Huh..! aku ini kenapa?” Alesya menghela nafas berat dan memperbaiki selimut Skala.
Alesya melihat Skala lagi. Karena takut mengganggu tidur Skala, Alesya memutuskan untuk keluar saja.
Alesya pun keluar dari kamar Skala.
__ADS_1
Alesya menuruni tangga dan duduk di taman samping. Mencoba menghirup udara lebih banyak untuk mengembalikan logikanya.
Cukup lama Alesya menenangkan diri disana. Bunyi kiauan burung dan terpaan sejuk dari angin membuatnya merasa sedikit rilex hingga tiba-tiba...
“Kenz, aku senang sekali kau menjemput ku.” Terdengar suara seorang wanita dari arah dalam.
Alesya membalikan badannya dan berjalan berlahan. Dalam hatinya ia merasa pernah mendengar suara wanita itu.
Mata Alesya terasa panas, mungkin panas ini berasal dari hati nya sebab hatinya pun terasa sakit. Begitu Alesya masuk ke ruang tengah, ruang yang merupakan sumber suara darah Alesya seakan berhenti mengalir melihat seorang wanita muda sedang menggandeng tangan Kenzo dan Kenzo sendiri terlihat tidak keberatan sama sekali dengan hal tersebut.
Wanita itu semakin mengaitkan tangannya ke lengan kekar Kenzo. Seakan-akan sedang memberi peringatan sekaligus penekanan pada Alesya bahwa hubungan nya dan Kenzo bukan sekesar hubungan biasa.
"Apa dia wanita yang kau cerita Kenzo?" tanya wanita itu dengan nada yang sangat manja hingga membuat hati Alesya semakin terbakar.
Kenzo pun memegang telapak tangan wanita itu yang sedang memeluk erat tangan Kenzo.”Dyana, kenalkan ini Alesya.” Ujar Kenzo dengan sangat lembut.
“Alesya, kenalkan ini Dyana.” Ujar Kenzo mengenalkan Alesya ke Dyana.
Dyana memandang sinis pada Alesya. Padahal mereka baru pertama kali bertemu tapi Dyana seakan-akan sedang menabuh genderang perang pada Alesya.
“Tenang lah Alesya, bukan kah kau dan Kenzo tidak ada hubungan apa-apa?” Ujar sesosok Alesya yang lain disebelah kiri Alesya.
__ADS_1
“kau harus marah Alesya!!Kenzo kan suami mu!! Apa-apaan itu!! Berani sekali wanita itu memegang erat tangan suami mu!!! Ayo Alesya jambak saja rambutnya!!”ucap sosok Alesya yang lain yang lebih tempramental.
Alesya menarik nafas dalam dan berusaha mengembalikan kedua sosok itu ke dunia lain.
“Hai.. “ Sapa Alesya akhirnya sambil mengulurkan tangan ke Dyana.
Dyana memandang tangan Alesya yang ingin bersalaman dengannya. Tapi bukannya menjabat tangan Alesya, Dyana malah memandang Alesya dengan tatapan merendahkan.
“Kenz, sampai kapan wanita ini akan tinggal disini?” Seru nya sambil memasang wajah cemberut.
"Aku tidak ingin dia selalu ada didekat kita. "
Alesya sungguh kehilangan kesabarannya dan menarik tangan Kenzo yang satunya.
“Aku mau bicara!!” Seru Alesya dan menarik Kenzo untuk ikut dengannya.
######
Hayyyyyyyyyyyyyyyooo siapa yang tau apa yang akan terjadi?? Tuliskan prediksi mu di kolom chat.
Kita update-update tipis ya zeyeng... soalnya otor sedang pelatihn.. jadi supaya kita keep touching otor akan up ditengah waktu rehat.. otor juga rindu baca komen-komen kamu yang pada gemees baca cerita otor.. otor mencoba untuk bertahan dan tidak spoiler dikolom komentar.. hehehehe
__ADS_1
Jangan lupa like, komen dan vote .. muach...
Update tipis-tipis di mulai...