Perjuangan Cinta Mr. Arrogant

Perjuangan Cinta Mr. Arrogant
BAB 46#Kala tabir tersingkap #7


__ADS_3

Kenzo mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang bersama Alesya pagi itu. Kenzo bahkan melewatkan sarapan bersama Skala karena dia sudah tidak sabar untuk mendengarkan semua penjelasan dari Alesya Dan Kenzo juga tidak sabar untuk membuka kotak yang dia dapat dari Alesya pagi tadi. Semua kebenaran yang diyakini oleh Alesya, seperti nya ada di dalam kotak kayu itu. Tapi seperti yang Alesya katakan pada Kenzo pagi itu, dia baru akan mengizinkan Kenzo membuka kotak kayu itu setelah Kenzo ikut bersama ke suatu tempat pagi ini.


Dan sinilah mereka.. dalam perjalanan menuju tempat yang dikatakan oleh Alesya wajib untuk mereka kunjungi pagi ini.


Perjalanan yang panjang ini terasa sangat lama sebab baik Kenzo ataupun Alesya tidak ada yang berinisiatif untuk bicara duluan.


"Rumah sakit?" Gumam Kenzo dalam hati begitu tahu kalau destiny mereka hari ini adalah sebuah rumah sakit.


Kenzo pun memarkirkan mobilnya diparkiran yang terlihat mulai terisi dengan berbagai macam jenis mobil.


"Ayo Kenz.. kita turun." Ajak Alesya, sambil menanggalkan sabuk pengamannya.


"Apa yang akan dilakukan oleh Alesya di rumah sakit ini? Bukankah semalam dia mengatakan tidak bisa ikut dengan ku ke rumah sakit hari ini sebab ingin membawa ku ke suatu tempat." Kenzo terus berpikir, menebak alasan kedatangan mereka ke rumah sakit.


"Baiklah dok.. Aku dan Kenzo akan segera ke ruangan mu." terdengar seperti Alesya baru saja usai menelpon seseorang.


Tapi bukan Kenzo nama nya jika dia tidak memiliki pengendalian diri yang oke untuk hal ini. Kenzo memilih untuk diam hingga sampai saatnya ALesya sendiri yang menjelaskan semua hal ini pada nya dan apa kaitannya rahasia di rumah sakit ini dengan kebenaran ketidakbersalahan Marcus dalam peristiwa kecelakaan itu.


Kenzo pun terus mengikuti kemana langkah kaki Alesya berjalan hingga mereka berdua berhenti di sebuah ruangan dokter yang tertuliskan dokter saraf (neurolog).


"Masuk lah Kenz..." ajak Alesya.


"Kenzoo..?" sapa dokter Suryo, dokter yang telah merawat Kenzo bertahun-tahun selama Kenzo koma dan pasca koma.


"dokter Suryo?" Ujar Kenzo bingung kenapa dokter Suryo bisa ada di rumah sakit ini, Seingat Kenzo, dokter SUryo bertugas di rumah sakit kota B. Tapi bagaimana bisa dia ada di rumah sakit ini.  "kenapa anda ada sini dok? dan dokter saraf (neurolog)? seingat ku anda bukan spesialis itu.." Kini kebingungan dengan situasi awkward ini.


"ayo Kenzo.. silahkan duduk. Nyonya.. kau juga silahkan duduk." dokter Suryo mempersilahkan Kenzo dan Alesya untuk duduk.

__ADS_1


"Bagaimana keadaan mu saat ini Kenzo. Apakah sakit kepala mu masih sering kambuh?" Tanya dokter Suryo sambil mengetengahkan beberapa berkas milik Kenzo yang memang sudah dia persiapkan seperti yang diminta oleh Alesya.


"Sudah beberapa tahun ini aku tidak pernah merasakan sakit kepala lagi. Mungkin semenjak aku pindah ke kota A." jawab Kenzo.


"Sudah berapa tahun kau di kota Kenz?" Dokter Suryo kembali bertanya pada Kenzo.


Kenzo melirik pada Alesya, mungkin sekitar sembilan tahun lebih.." jawabnya yakin.


"Heemm.. sepertinya kau memang sudah membaik Kenzo." Ucap dokter Suryo sambil tersenyum.


Kenzo semakin bingung. "Semakin membaik..maksud anda apa dokter? bukan kah sakit kepala yang ku derita ini karena aku yang terlalu tertekan karena peristiwa kecelakaan kedua orang tua ku waktu itu?" Kenzo mulai curiga ada sesuatu yang tidak beres disini.


Dokter Suryo melihat sekilas ke arah Alesya yang duduk di samping Kenzo. Setelah Alesya mengangguk pada dokter Suryo, barulah Suryo berani untuk berbicara kembali.


"Kenz.. ini adalah semua rekap rekam medis milik mu dan kedua orangtuamu sejak kau dan mereka mengalami kecelakaan hingga terakhir kali aku di panggil oleh kakek mu untuk memeriksa mu bertahun-tahun lalu." Ujar dokter Suryo, dan mendorong semua berkas itu kepada Kenzo.


"Kecelakaan? memangnya aku pernah mengalami kecelakaan bersama kedua orangtuaku?" Tanya Kenzo yang menjadi sangat bingung dengan arah pembicaraan ini. Kenzo sama sekali tidak pernah merasa kalau dia dan orang tuanya pernah mengalami kecelakaan bersama. Tapi barusan dokter Suryo mengatakan kalau dirinya pernah mengalami kecelakaan bersama ayah dan ibunya.


"Coba lah untuk tenang terlebih dahulu sebelum melihat rekam medis mu Kenz.." Ujar dokter Suryo sambil sesekali melirik ke arah Alesya,


"Kalau kau gusar seperti ini sebaiknya kau membaca berkas ini nanti saja Kenzo.. setelah diri mu tenang." Ujar Alesya, menahan berkas yang ingin dibuka oleh Kenzo.


"Alesya please!!" seru Kenzo dan menatap Alesya dengan semua tanda tanya yang terlihat jelas di mata Kenzo.


"Tidak sebelum kau bisa menenangkan diri mu." Ujar Alesya, bersikeras tidak mengizinkan Kenzo untuk membuka berkas itu sebelum Kenzo tenang.


Kenzo memejamkan matanya sambil sesekali terlihat menarik nafas dalam dan menghembuskan nya pelan."aku siap.."Ujar Kenzo yang dari matanya terlihat lebih tenang.

__ADS_1


Alesya pun menyingkirkan tangannya dari atas berkas itu."Apapun yang kau lihat di dalam berkas itu, dapat kau tanyakan ke dokter Suryo. Dia akan mengatakan dan menjelaskan semua yang terjadi pada mu dengan jujur. Bukan begitu dokter?" Alesya sengaja meminta penegasan dari dokter Suryo untuk meyakinkan Kenzo bahwa semua nya akan baik-baik saja.


Kenzo mulai membuka berkas-berkas itu. Mulai dari berkas paling atas.


Tangan Kenzo bergetar ketika melihat rekam medis nya itu. Itu adalah rekam medis milik Kenzo.


Kenzo melihat tanggal di berkas itu, Lalu dia melihat data pasien untuk memastikan umurnya saat itu. "Tidak mungkin!!" ujar Kenzo.


Seingat Kenzo dia tidak pernah mengalami kecelakaan apalagi itu ketika umur nya sepuluh tahun.


"Tapi aku yakin aku tidak pernah mengalami kecelakaan seperti yang tertulis di rekam medis ini." Ujar Kenzo dalam perasaan panik dan bingung yang menjadi satu.


"Kenzo.. bacalah berkas itu sampai habis." pinta dokter Suryo pada Kenzo yang baru membaca berkas yang pertama dan beberapa halaman awal.


Kenzo menarik nafas dan kembali membaca rekam medis nya itu ke halaman berikutnya."Koma?" seru Kenzo.


"dokter..apakah ini maksudnya aku mengalami koma?" tanya Kenzo pada dokter Suryo.


"Benar! kau koma selama lima tahun Kenz..." Ulang dokter Suryo. "kau terbaring di ranjang mu selama lima tahun setelah kau mengalami kecelakaan dengan kedua orang tua mu. Itu artinya kau baru terjaga dari koma mu ketika umur mu sudah lima belas tahun." lanjut dokter Suryo.


Pikiran Kenzo jadi tidak bisa fokus setelah mendengar penjelasan dokter Suryo. Kenzo menutup berkas yang tertuliskan namanya, lalu dia menarik dua berkas berikutnya. Ada dua berkas kini yang ada dihadapannya. Satu bertulis Robert Dayson dan satu lagi bertuliskan Jodytia Dayson.


"Dokter.. semua berkas ini membuat ku bingung. Apakah maksud mu, aku dan kedua orang tua ku mengalami kecelakaan sewaktu aku berusia sepuluh tahun? Lalu kemudian aku koma selama lima tahun dan setelah aku terbangun dari koma ku, orang tua ku mengalami kecelakaan lagi?" Kenzo mencoba untuk menyimpulkan sendiri apa yang ada di dalam pikirannya.


Dokter Suryo menggeleng lemah. Kau dan kedua orangtuamu hanya satu kali mengalami kecelakaan Kenzo... dan itu adalah ketika kau berusia sepuluh tahun. Dan disaat itu juga kau kehilangan kedua orangtuamu." Jelas Dokter Suryo membuat Kenzo sangat terkejut.


Kenzo langsung membuka berkas yang bertuliskan nama ayahnya itu. Dan....

__ADS_1


***bersambung


*ingat untuk tinggal kan komen mu ya zeyeng...biar kalau karya ini tamat bisa jadi bahan refleksi bagi otor. Terima kasih * dan jangan lupa untuk like dan Vote nya.


__ADS_2