Perjuangan Cinta Mr. Arrogant

Perjuangan Cinta Mr. Arrogant
BAB 5 #Kembali ke rumah lama #4


__ADS_3

Kenzo masih larut dalam pikiran.. Kenapa Alesya bisa menggunakan gaun yang sama dengan si gadis berbintang. Tiba-tiba dia berpikir kalau Alesya mungkin saja adalah si gadis berbintang itu kan? Karena sembilan tahun pencariannya di kota A, tidak sekali pun Kenzo bertemu dengan gadis berbintang itu. Dan ini jadi masuk akal kalau jangan-jangan Alesya lah si gadis berbintang. Karena pada waktu yang sama, Alesya meninggalkan kota A. Kalau benar kejadian nya seperti itu maka hal ini jadi masuk akal.


Kenzo pun melangkah mendekati Alesya untuk melihat punggung wanita itu.


Kenzo berjalan dengan sambil menatap lurus ke arah Alesya. Dalam pikirannya kini hanya ingin membuktikan apakah Alesya adalah gadis sembilan tahun silam atau bukan.


Kenzo sadar perbuatannya itu akan melanggar salah satu butir kontrak pernikahannya dengan Alesya yakni tidak boleh menyentuh Alesya tanpa izin Alesya tapi Kenzo memilih mengambil kesempatan ini.


Ketika Kenzo tepat berada di depan Alesya dan ingin membalikan tubuh Alesya tiba-tiba Jack masuk dan menarik tangan Kenzo.


"Tuan!! Anda harus keluar sekarang. karena tuan besar ada diluar." Ucap Jack mengagetkan Kenzo. "Untuk apa kakek tiba-tiba muncul di kota A dan datang ke rumah nya tanpa mengabari Kenzo." pikir Kenzo.


Kenzo menatap Alesya. "aku pasti akan mengetahui kebenarannya segera." Lalu Kenzo membalikan tubuh nya dan meninggalkan Alesya yang bingung dengan tingkah Kenzo barusan yang datang mendekatinya dan seakan-akan ingin menyentuhnya.


"Laki-laki itu kenapa?" pikir Alesya dalam hati.


Ketika Alesya masih memikirkan keanehan tingkah Kenzo tadi tiba-tiba Skala muncul dan menarik tangan Alesya."Mommy, please wearing these." seru Skala dengan roman percis seperti emak-emak yang melihat anak gadisnya sedang mengenakan pakaian seksi.


"Mommy, you know udara malam di kota A ini lebih dingin dari kota J." sungut bocah kecil itu.


Alesya dengan pasrah memakai scraft dan mantel yang diberikan oleh Skala.


Dan tak lama setelah itu kakek Kenzo masuk bersama Kenzo dan memperhatikan Alesya dan Skala.

__ADS_1


Untung saja Skala tadi memberikan mommy nya sebuah mantel sehingga penampilan mommy nya yang serba terbuka tidak terlihat oleh kakek Kenzo. Kalau tidak mungkin kakek Kenzo akan berpikir yang bukan-bukan tentang Alesya.


"Apakah dia wanita yang kau nikahi?"Tanya Albert Dayson dengan suara khas nya.


"Ya. Nama nya Alesya." Seru Kenzo.


Alesya yang walaupun tidak tahu siapa pria tua yang berdiri bersama Kenzo tetap tersenyum menunjukan rasa hormatnya pada pria tua itu.


"Dan itu putra kami, namanya Skala." Tunjuk Kenzo pada Skala yang saat ini berdiri dibelakang mommy nya.


Skala yang mendengar nama nya disebut langsung berdiri di samping mommy nya.


Albert Dayson terkejut melihat wajah Skala yang sangat mirip dengan wajah Kenzo.


Skala yang bingung dengan perlakuan pria tua di hadapannya menatap lurus ke Kenzo.


Kenzo menatap Skala dalam seakan-akan berkata, "berperan jadi anak baiklah sebentar saja."


"Siapa nama mu anak tampan?" Tanya Albert sambil menggendong Skala dan meninggalkan Alesya dan Kenzo begitu saja.


"Nama ku Skala. Tapi maaf, anda siapa tuan?" tanya Skala, "Dan bisa kah anda menurunkan ku, aku malu ada banyak pelayan yang melihat ku masih digendong pada usia segini." Lanjut Skala.


"Hahahaha... cicit ku ini persis sekali seperti ayah nya." Albert Dayson menurunkan Skala dan mendudukkan di meja di hadapannya.

__ADS_1


"Apakah kau sudah sekolah tuan muda?" Albert bertanya lagi.


" maaf, tapi tuan belum menjawab pertanyaan ku tadi." Jawab Skala menolak menjawab pertanyaan dari Albert.


"Bagaimana kalian bisa begitu mirip? tidak hanya fisik tapi juga sifat kalian benar-benar percis." Ungkap Albert bahagia.


"kek.. " Sela Kenzo ditengah-tengah luapan rasa bahagia sang kakek.


Albert berpaling dari Skala dan melirik kesal ke Kenzo.


"Kau masih ingat kalau aku ini kakek mu??" seru Albert dengan marah.


"sembilan tahun lamanya kau tidak kembali ke rumah dan malah menetap di kota ini. Lalu semalam informan ku mengatakan kau sudah menikah. Aku kesini rencana nya ingin memarahi mu tapi setelah melihat cicit ku yang tampan ini, amarah ku pada mu langsung sirna." Jelas Albert panjang kali lebar.


"oooh.. jadi dia adalah kakek si paman arrogant.Heeem... " Gumam Skala dalam hati.


"Kenapa kau baru menikah resmi sekarang setelah cicit ku sudah sebesar ini!!! apa saja isi kepala mu selama ini Kenzo Dayson!!." bentak Albert.


Kenzo pun menarik tangan Alesya untuk duduk disebelahnya dan dia mulai mengarang cerita untuk sang kakek agar hal ini terlihat normal dan masuk akal.


"ini semua karena aku baru menemukan mereka kek. Alesya adalah kekasih ku dan kami sudah lama berhubungan secara sembunyi-sembunyi. Kesalahan ku pada saat itu adalah aku tidak memberitahukan siapa diri ku sebenarnya pada Alesya dan Alesya juga tidak memberitahukan siapa diri nya sebenarnya pada ku. Alesya hanya mengatakan keluarga nya sangat tegas pada nya dan tidak pernah membolehkan nya berhubungan dengan laki-laki mana pun. Sehingga kami akhirnya memutuskan untuk menyembunyikan hubungan kami. Disaat kakek meminta ku ke kota A, maka aku putuskan untuk akan bertanya pada Alesya siapa keluarganya karena aku akan melamar Alesya. Tapi ternyata aku terlambat, karena keluarga Alesya telah mengikat tali pernikahan Alesya dengan seorang laki-laki tua. Hal ini membuat Alesya nekat untuk kabur saat ini. Dan yang lebih parahnya Alesya kabur dengan membawa anak ku yang sedang ia kandung kek. Baru setelah sembilan tahun aku berhasil menemukan mereka dan membujuk Alesya untuk kembali ke kota A. Bahkan malam ini rencana aku akan menemui ayah Alesya untuk meminta izin secara resmi. Karena aku pun baru tahu kalau Alesya ternyata adalah putri tertua tuan Ronald.. Andaikan dari awal kami tidak saling menutupi jati diri kami sebenarnya, pasti saat ini kedua keluarga besar ini telah bersatu. Bukan kah itu yang kakek dan tuan Ronald ingin kan selama ini?"


Alesya, Skala dan Jack tercengang mendengar semua cerita karangan Kenzo yang meluncur dengan mulus dari mulut pria tampan itu. Terutama Alesya yang tidak ada di briefing terlebih dahulu kalau alur cerita yang mereka karang sebelumnya akan berubah total seperti ini.

__ADS_1


Kenzo melirik Jack, Skala dan Alesya bergantian. "Semoga kalian semua bisa berakting sempurna di depan kakek ku ini." Gumam nya dalam hati.


__ADS_2