Perjuangan Cinta Mr. Arrogant

Perjuangan Cinta Mr. Arrogant
BAB 46#Kala tabir tersingkap #6


__ADS_3

Bayang-bayang kejadian tadi malam masih teringat jelas di dalam benak Alesya, membuat dirinya sungguh malu untuk membuka matanya pagi ini sehingga membiarkan dirinya yang sebenarnya sudah terjaga dari tadi untuk tetap diam di dalam pelukan suaminya itu. "sampaikan Kenzo akan tertidur?" Seru Alesya dalam hati, berharap Kenzo yang bangun terlebih dahulu dan meninggalkannya di tempat tidur sendirian. Sehingga ketika Kenzo pergi untuk mandi, Alesya punya waktu untuk memasukan kotak kayu itu ke dalam tas yang akan Alesya bawa pergi bersama Kenzo nanti.


"Mau sampai kapan kau pura-pura tidur nyonya Dayson?" suara Kenzo yang berat itu terdengar hingga ke dalam hati Alesya.


Kenzo sebenarnya sudah bangun. Dan Kenzo juga tahu kalau Alesya sudah bangun. Meski mata Alesya terpejam, tapi bola mata Alesya yang mondar mandir di bawah kelopak mata ALesya itu menandakan kalau Alesya sudah terbangun.


"Apa kau mau mengulang mandi bersama ku pagi ini?" Goda Kenzo yang membuat Alesya auto membuka matanya.


Alesya menatap wajah Kenzo yang tepat berada dihadapannya. Tiba-tiba Alesya merasa kalau pipi nya terasa panas melihat Kenzo yang menatapnya dengan pandangan penuh arti seperti itu.


"Kau mesum sekali tuan Dayson!!!" Alesya menjauhkan dirinya dari Kenzo. Kini Alesya bersandar di kepala tempat tidur itu. Berada di dalam pelukan Kenzo membuatnya ngeri-ngeri sedap bila pagi seperti ini.


"Aku mesum? Apa kau tidak salah nyonya Dayson? sudah jelas-jelas yang semalam itu pure adalah ide mu. Pagi ini kau menyalahkan semuanya pada ku. Aku ini hanya mewujudkan semua impian mu." Jawab Kenzo, dengan wajah coolnya.


Alesya melirik pada suaminya itu. Mau dilihat berapa kali pun Kenzo selalu sedap di pandang. Ingin rasanya Alesya mencium wajah Kenzo saat itu juga. Tapi Alesya masih menjaga image nya. Ini belum beberapa bulan semenjak mereka saling terbuka dengan perasaan mereka masing-masing. Dan wajah bagi Alesya sebagai wanita masing malu-malu kucing pada Kenzo.


"Sayang.. "Panggil Kenzo pada Alesya.. "Apakah tidak sebaiknya kita ke rumah sakit untuk memeriksakan rahim mu? Bukankah kau sedikit khawatir tentang hal itu. Sekaligus kita bisa program anak ke dua kita." ucap Kenzo hati-hati. Kenzo takut menyinggung perasaan Alesya.


"Aku akan ikut semua kata mu Kenz! Kalau kau ingin kita cek ke dokter sekaligus program anak kedua kita maka dengan senang hati aku akan pergi bersama mu." Jawab Alesya sambil tersenyum.


"Kalau begitu bagaimana kalau hari ini kita ke dokter?" ajak Kenzo, yang sudah tidak sabar.


"Heem.. sepertinya hari ini tidak bisa sayang. Bukankah hari ini kau sudah berjanji akan ikut dengan ku ke suatu tempat?" Alesya mengingatkan planning mereka hari ini pada Kenzo.


"heemm.. benar.ย  Aku lupa. Mungkin karena semua pikiran ku masih berada di memori tadi malam."Jawab Kenzo sambil menaikkan satu alisnya untuk menggoda Alesya.


Alesya tidak dapat berkata-kata, dia sungguh malu untuk mengatakan bahwa dia pun masih terjebak di memori nya semalam bersama Kenzo.


"sana kau mandi duluan! Kita akan berangkat setelah kita sarapan bersama dengan Skala." ALesya menarik tangan suaminya yang kokoh itu untuk segera bangun,


"bagaimana kalau mandi bersama! supaya cepat!!" Ujar Kenzo sambil berbisik.


"Kenz!!!!" Teriak ALesya yang tidak menyangka kata-kata itu akan keluar dari mulut Kenzo pagi ini.

__ADS_1


"hahaha.. aku hanya bertanya sayang. Kalau kau mau maka akan ku angkat diri mu sekarang,.. kalau kau tidak mau mungkin besok kita masih mengulangnya!!" Goda Kenzo sambil tertawa dan turun begitu saja dari tempat tidur itu tanpa mengenakan apapun di tubuh nya.


Alesya hanya bisa menghela nafasnya. Kini dia sudah harus membiasakan diri untuk melihat hal-hal polos bak di zaman purba itu.


Alesya pun mengambil kimono tidurnya yang sudah ia minta untuk Kenzo letakkan semalam di samping tempat tidurnya. Setelah menutupi tubuhnya dengan kimono tidur itu, Alesya melihat sekilas ke arah kamar mandi, memastikan Kenzo sudah benar-benar berada dalam kamar mandi itu.


Setelah yakin Kenzo sedang mandi, Alesya pun perlahan berjalan menuju ke lemari perhiasannya. Membuka lemari itu dan mengeluarkan kotak kayu itu dari dalam lemari itu. Alesya mengambil kunci diletakkannya kotak kayu itu di lemari bagian atas lemari perhiasannya sebab ia ingin mengambil kunci kotak kayu itu dari dalam laci kecil di dalam lemari perhiasaan itu.


"Apa ini Alesya?" tanya Kenzo sambil mengambil kotak kayu itu.


"Kenzo?" Ucap Alesya yang kali ini benar-benar kaget melihat Kenzo yang seharusnya ada di kamar mandi ternyata sudah ada di belakangnya sambil memegang kotak kayu yang coba ia sembunyikan dari Kenzo.


#Flash Back On


Setelah Kenzo menutup pintu kamar mandi itu, Kenzo sengaja menghidupkan shower di dalam kamar mandi itu. Hal ini Kenzo lakukan sebab Kenzo yakin Alesya sedang menyembunyikan sesuatu dari nya. "apa yang coba kau sembunyikan dari ku Alesya? Gumam Kenzo pelan.


Kenzo ingat semalam dia melihat Alesya menyembunyikan sebuah kotak kayu di dalam lemari perhiasannya. Kenzo yakin tidak pernah melihat kotak itu sebelumnya. Jika itu adalah perhiasan baru milik Alesya maka Alesya pasti tidak akan menutup-nutupi hal itu dari Kenzo.


Begitu Alesya membuka lemari perhiasan itu, Kenzo dapat melihat Alesya kembali memegang kotak kayu kecil itu. "benda apa itu sebenarnya?" Gumam Kenzo dalam hati. Lalu bergegas berdiri di belakang Alesya dan mengambil kotak itu.


#Flash Back Off


"Apa ini sayang?" tanya Kenzo sambil memegang kotak itu di tangan kanannya.


"Apa aku boleh tahu apa isinya?" Tanya Kenzo sekali lagi.


Alesya yang masih shock karena Kenzo sudah berada dihadapannya kali ini hanya bisa menarik nafas dalam. Dia tidak menyangka kalau Kenzo sudah menaruh curiga pada dirinya dari semalam.


"Alesya?" panggil Kenzo masih sama lembut dengan sebelumnya.


"Pegang lah kotak itu bersama mu Kenz! karena kotak itu memang adalah untuk mu. Tapi aku tidak akan membuka kotak itu sebelum kau ikut dengan ku ke tempat yang sudah aku katakan aku akan membawa mu untuk pergi pagi ini." jawab Alesya yang sudah bisa menenangkan dirinya.


Alesya pun berlalu dari hadapan Kenzo sambil menyimpan kunci kotak kayu itu di dalam genggaman tangannya.

__ADS_1


"ALesya tunggu!!" Kenzo menahan tangan Alesya, agar Alesya tidak bisa berjalan lebih jauh lagi.


Alesya hanya menoleh pada Kenzo tanpa berkata apapun.


"Apa ini ada kaitannya dengan Marcus?" tanya Kenzo sambil mengangkat kotak itu lagi.


"ya..."jawab Alesya sambil mengangguk pelan. "cepatlah bersiap jika kau sudah tidak sabar melihat isi kotak itu." jawab Alesya, membuat tangan Kenzo otomatis melepaskan tangan Alesya..


***bersambung


#sambil menunggu up di hari esok... teman-teman bisa intip-intip karya otor yang lain di profil otor..


semua karya memang sedang On going .. jadi bisa saling mengisi celah-celah waktu mu untuk menanti karya yang satu ini ups...


#bukan Betty La Fea... (romantis, komedi, ceo, cinta, luka semua otor godok jadi satu... hihi)


#Help me Mr. Ceo (horor, komedi, percintaan, bisa kamu temukan di karya ini)


#Sahabat beda alam ( kalau nyali mu T-O-P B-G-T, maka silahkan uji nyali mu di karya otor yang satu ini.)


#sebening salju di negeri sakura (luka hati, cinta tak berbalas.. kesungguhan seorang istri . rasa sakit.. hingga akhirnya dipertemukan dengan cinta sejati ... akan kami temui di karya ini). Siapkan banyak tisu dan jus timun... tisu untuk men lap air mata mu sebab otor iris banyak bawang di karya ini . timun untuk buat jus timun.. biar tensi mu tetap stabil.. cos otor berniat buat darah mu naik turun sebelum airnya mendidih karena membaca karya ini.


jangan lupa singgah.. masukan karya otor ke dalam favorit mu.. giving like, komen dan vote..


otor tunggu...


#tetap dalam edisi tiga up setiap sehari nya...


love you atas dukungan nya cintooo...


๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน


*ingat untuk tinggal kan komen mu ya zeyeng... *biar kalau karya ini tamat bisa jadi bahan refleksi bagi otor. Terima kasih * dan jangan lupa untuk like dan Vote nya.

__ADS_1


__ADS_2