Perjuangan Cinta Mr. Arrogant

Perjuangan Cinta Mr. Arrogant
BAB 26 #Di mulai dari Agnes#6


__ADS_3

Tiba-tiba Jasmin datang dengan wajah yang sudah di setting sebelumnya.


“suami ku!”Ujar Jasmin dengan suara yang terdengar seperti orang yang sedang panik. “Apa yang terjadi? Para pelayan bilang kalau Agnez?” Jasmin sengaja menggantung kata-katanya guna memberikan kesan pada tuan Puji kalau dia sangat terkejut dan bersimpati akan hal yang terjadi pada Agnez.


“Dia baik-baik saja.”jawab tuan Puji pada Jasmin yang sedang memeluk lengan tuan Puji.


“Bukankah begitu tuan Marcus?” tanya tuan Puji pada Marcus untuk memastikannya.


“benar tuan Puji. Istri anda baik-baik saja walaupun kondisi nya sangat lemah. Tapi aku bisa mengatakan itu karena tubuhnya kekurangan cairan dan sepertinya dia juga kelaparan.” Jelas Marcus.


“jangan lupa kalau dia sudah bangun langsung suapi dia makanan. Kalau dia sudah makan dengan benar beberapa kali aku yakin kalau kondisi nya akan membaik.” Jelas Marcus sekali lagi.


Jasmin heran mendengar Marcus yang menjelaskan semua itu. Dan dimana dokter keluarga mereka? Kenapa Jasmin tidak melihat sama sekali ada dokter ataupun perawat disana. Atau jangan-jangan? Jasmin menatap Marcus dengan tatap penuh keterkejutan.


“Apakah anda yang sudah memeriksa Agnez tuan Marcus?” Tanya Jasmin yang Sudah tidak dapat menahan rasa ingin tahu nya itu.

__ADS_1


“kau benar sekali sayang!” ujar tuan Puji. “Untung saja ada tuan Marcus kalau tidak kita pasti akan kesulitan saat ini sebab dokter keluarga kita sedang tidak di tempat saat ini.” Jelas tuan Puji pada Jasmin.


Wajah Jasmin langsung berubah begitu mendengar Marcus lah yang telah memeriksa dan menyelamatkan Agnez. Padahal tadi dia pergi ke ruang bawah tanah agar suara Agnez tidak menarik perhatian Marcus yang datang bertamu. Dia sungguh tidak menduga hasil perbuatannya malah menyebabkan Marcus bertemu dengan Agnez.


“Syukurlah kalau begitu.” Ujar Jasmin berpura-pura lega karena Marcus berhasil menyelamatkan Agnez.


“Tapi bukankah tuan Marcus adalah seorang pebisnis? Bagaimana dia bisa memeriksa keadaan Agnez?” tanya Jasmin yang sebenarnya penasaran bagaimana Marcus bisa memeriksa keadaan Agnez.


“kebetulan saya punya ijazah dari fakultas kedokteran jadi sedikit banyak nya saya paham akan hal ini. Cuma untuk lebih lanjutnya nanti bisa tuan Puji dan keluarga periksakan Kembali setelah dokter keluarga kalian Kembali. Untuk sementara berikan saja dia obat yang sudah saya resepkan itu.” Jelas Marcus pada tuan Puji dan para istrinya. Walaupun sebenarnya mulut Marcus sudah sangat penasaran ingin menanyakan apa yang sebenarnya terjadi sehingga kondisi salah satu istri Puji sangat mengenaskan seperti itu.


“wah maaf sudah sangat merepotkan anda tuan Marcus. Aku sungguh malu karena tragedi ini.” Seru tuan Puji sambil menjabat tangan Marcus.


“Sekretaris ku akan segera menghubungi anda tuan Marcus untuk kelanjutan hubungan bisnis kita.” Sambung tuan Puji.


“Bukan masalah besar tuan Puji.” Jawab Marcus sambil menyalami Kembali tuan Puji.”aku akan sangat menantikan sekretaris mu menghubungi ku. “ Ujar Marcus kemudian.

__ADS_1


“Aku juga akan mengirimkan proposal tertulis ku tentang semua hal yang kita bincang kan tadi ke melalui asisten ku. Jadi kau bisa membaca nya Kembali. Jika ada yang tidak sesuai seperti yang telah kita bicarakan tadi maka jangan sungkan untuk mengatakannya pada ku.” Ucap Marcus sambil berjalan ke arah pintu keluar kamar Agnez ditemani oleh tuan Puji.


“Akan ku pastikan aku akan membaca nya dengan seksama.” Jawab tuan Puji dan akhirnya berdiri di depan pintu kamar Agnez.


“maaf tuan Marcus, aku tidak dapat mengantarkan mu ke depan sebab aku masih ingin melihat kondisi istri ku di dalam.” Tuan Puji menjelaskan alasannya mengapa dia tidak dapat mengantarkan Marcus hingga pintu depan.


“Tidak masalah tuan Puji. Aku sangat memaklumi hal itu. Semoga istri mu lekas sembuh tuan Puji.” Ucap Marcus.


“terima kasih tuan Marcus.” Jawab Tuan Puji.


Marcus pun akhirnya meninggalkan rumah itu dan Kembali ke rumah nya..


***bersambung..


kira-kira kalau otor jodohin marcus dengan agnez..gimana? tulis pendapat mu di kolon komentar ya...

__ADS_1


otor tungguin nih komen kamu sambil nerusin packing buat bertapa di gunung.. untuk memikirkan lanjut nulis or not untuk karya ini.. sebab yg senang dengan karya ini ternyata gk banyak... 😵😵😵😵😵


__ADS_2