Perjuangan Cinta Mr. Arrogant

Perjuangan Cinta Mr. Arrogant
BAB 28#Frans- Dyana-Marcus#4


__ADS_3

“ya hallo tante...”sapa Dyana pada orang yang ada di ujung sana.


“jangan pergi. Tinggalkah disni malam ini.”


Terdengar suaara pria dari ujung panggilan itu dan Dyana sangat mengenali suara itu sebab beberapa waktu ini selalu mendengar suara itu melalui ponselnya.


“frans?” Suara terdengar tidak yakin kalau pria yang sedang berbicara dengan nya di telpon itu adalah Frans. Pria menyebalkan yang seharian ini diurusinya.


“iya ini aku..” jawab Frans singkat.


“maaf Frans aku tidak bisa..” Dyana pun mematikan ponsel itu dan memberikannya pada si pelayan lalu Dyana pun dengan mantap meninggalkan rumah Frans.


Bukannya dia tidak punya perasaan main ninggalin Frans yang sedang sakit padahal ibu Frans sendiri yang meminta tolong padanya, tapi menurut Dyana ada batasan untuk menolong orang lain.


Kini Frans hanya bisa menatap ponselnya yang telah tidak tersambung dengan Dyana lagi. Frans menghela nafas. Dia sadar dia sudah keterlaluan. Dyana pasti seharian ini capek melakukan ini dan itu untuknya tapi entah mengapa Frans malah berkata seperti itu pada Dyana alih-alih mengucapkan terima kasih untuk semua yang telah dilakukannya hari ini.


Dyana keluar dari rumah Frans lalu menelpon sebuah taxi online untuk mengantarkan nya kembali ke rumah Kenzo.


Dalam perjalanan pulang, Dyana terus memikirkan alasan jika Kenzo bertanya dia sedang dimana atau mengapa dia kembali ke rumah. Dyana tidak mungkin menceritakan hal itu ke Kenzo, dia tahu hubungan Kenzo dan Frans tidak sepenuh nya baik seperti yang terlihat oleh orang-orang.

__ADS_1


Sesampainya di rumah, Dyana disambut oleh Jack dengan wajah bingung yang terpampang jelas di depan Dyana.


“apa ada yang ketinggalan nona Dyana?” tanya Jack bingung kenapa Dyana yan dia antarkan tadi pagi untuk menginap di kediaman Aksena, sudah kembali pulang sore hari nya di rumah ini.


“Tidak ada yang ketinggalan. Aku hanya tidak jadi menginap di rumah Frans. Dia sudah sembuh.” Ujar Dyana sambil melewati Jack yang masih berdiri di depan pintu.


“Apa Kenzo ada menelpon hari ini?” Tanya Dyana pada Jack. Sebab ia baru ingat kalau Kenzo seharian ini tidak ada menghubungi setelah ia sampai di rumah Frans.


“Tidak nona!! Sepertinya tuan Kenzo sedang menikmati family timenya dengan keluarga nyonya Alesya.” Jawab Jack asal. Andaikan Jack tau apa saja yang sudah Kenzo lalui di rumah Aldion Rodio dia pasti tidak akan menjawab seperti itu.


“syukurlah kalau itu yang terjadi.”ujar Dyana dan langsung meninggalkan Jack.


“kau sedang apa tuan Dayson?”tanya Alesya yang tiba-tiba muncul di belakang Kenzo yang sedang menatap layar laptop.


Kenzo berusaha tenang agar Alesya tidak tahu apa yang sedang ia kerjakan. “tidak. Ini hanya ada sedikit pekerjaan perusahaan.” Jawab Kenzo sambil menutup laptopnya.


“benarkah?” Alesya sedikit curiga.


“benar sayang.” Kenzo berbalik dan langsung menarik pinggang Alesya supaya menjadi lebih dekat pada nya. “ada apa kau kemari sayang?” kini Kenzo menarik Alesya supaya duduk di pangkuannya.

__ADS_1


“heem.. sayang, .. ayah bertanya kapan kita kembali ke kota A.”ujar Alesya sambil mengalungkan tangannya pada Kenzo.


“memang nya sayang ku ini sudah ada keinginan untuk kembali ke rumah kita?”


“aku lihat kau sedikit kesulitan Kenzo kalau kita harus berlama-lama di sini.” Ujar Alesya manja.


“heeemmm... ya.. tapi kalau kau masih ingin disini aku pun akan tetap disini.” Jawab Kenzo sambil tersenyum.


“bagaimana kalau besok kita kembali.”tanya Alesya pada suaminya.


“Boleh.” Jawab Kenzo sambil tersenyum.


“baiklah, kalau begitu aku akan sampaikan pada ayah.”ujar Alesya sambil ingin berdiri.


Namun Kenzo dengan cepat menahannya.”Heeem.. kata siapa kau sudah boleh pergi nyonya Dayson?” Kenzo menahan Alesya dengan lebih erat.


“Ken...!!”................


***bersambung

__ADS_1


jangan lupa like komen dan vote cinto...


__ADS_2