Perjuangan Cinta Mr. Arrogant

Perjuangan Cinta Mr. Arrogant
BAB 38#Kenyataan sebenanya#7


__ADS_3

"Alesya, aku tidak pernah bermaksud menjebak suami mu itu. Tapi perbuatannya pada waktu itu sangat membuat ku murka. Dia mengobrak abrik semua isi perusahaan. Dan karena perbuatannya aku jadi kehilangan pelaku sebenarnya yang membuat perusahaan jadi kritis seperti itu." ujar Marcus. Dia mengakui kalau kejadian malam itu memang benar adalah perbuatannya.


"apa kau tau paman, karena ulah mu lah aku dan Kenzo jadi terikat untuk selama nya." timpal Alesya. Kini ia tidak tahu apakah dia harus marah atau harus berterima kasih pada Marcus untuk hal ini.


***


#flash back off


"Alesya!!" panggil Dyana sambil menepuk pundak Alesya yang duduk disampingnya.


Alesya langsung menoleh pada Dyana. Entah aa yang Alesya pikirkan sehingga bisa-bisa nya di malah masuk ke dalam ingatannya ketika ia berbicara dengan Marcus siang tadi.


"kau ini sedang memikirkan apa? aku sudah memanggil nama mu berkali-kali tapi kau malah tetap diam."


"Maaf kan aku bi... " seru Alesya.. "Tiba-tiba aku teringat dengan pembicaraan ku dengan Marcus." ujar Alesya.

__ADS_1


"bi.. tadi Marcus memberikan ini pada ku." Alesya mengeluarkan flashdisk dan bola kaca yang ia dapat dari Marcus tadi.


"ini.... " Wajah Dyana langsung terlihat sendu begitu Alesya memperlihatkan kedua benda itu pada Dyana.


"ternyata Marcus masih menyimpan bola kaca ini sampai sekarang." ucap nya lirih.


Lalu Dyana menoleh pada Alesya, "apa Marcus juga menceritakan tentang bola kaca ini?" tanya Dyana pada Alesya.


Alesya mengangguk pelan. "Dia menceritakan semua nya. Dan ini." Alesya pun mengulur Flashdisk yang berisi rekaman cctv mobil milik orang tua Kenzo.


"apa yang harus kita lakukan dengan benda-benda ini?" tanya Alesya pada Dyana.


"Kau simpan saja. Tapi pastikan semua benda ini jauh dari Kenzo." lanjut Dyana.


"jauh dari Kenzo? bagamana caranya? aku dan Kenzo kan sekamar bi!! sebaiknya kau saja yang simpan semua benda ini. Akan lebih aman jika kita menyimpan nya di kamar mu!!" bujuk Alesya. Dia benar-benar takut jika harus menyimpan barang-barang itu di kamarnya. Kenzo bisa menemukan nya kapan saja.

__ADS_1


Dyana melihat benda itu. Lalu dia melihat Alesya. Dari ekspresi wajahnya, Alesya tahu kalau Dyana pasti juga tidak ingin menyimpan barang-barang ini di kamar nya.


"ayoo lah bi...!! kalau bukan disini, dimana lagi kita harus menyimpan barang-barang ini." ujar alesya.


"tapi kalau sampai menemukan barang-barang ini dj kamar ku, apa mesti berkata apa pada nya Alesya?" Dyana menatap Alesya, menuggu jawaban yang akan Alesya berikan untuk nya.


"Kenzo tidak akan ke kamar mu!!" jawab Alesya asal. "aku yakin, meski di kesini, dia tidak akan pernah berpikir untuk mengotak atik kamar mu ini Jadi kau tenang saja. Benda-benda ini pasti aman berada disini." jelas Alesya. Dia harus bisa meyakinkan Dyana untuk menyimpan barang-barang ini di kamar Dyana.


Dengan ragu Dyana mengambil semua barang-barang itu dan memasukkan ke dalam sebuah kotak kayu. Lalu kotak kayu itu di kuncinya. Dan kunci itu di jatuhkan ke dalam akuarium mini yang ada di kamar nya.


"Eh...!! kenapa kau jatuhkan kesitu bi????" Seru alesya ketika melihat Dyana dengan enteng nya menjatuhkan kunci itu ke dalam akuarium.


"Kenzo pasti tidak akan mengiri aku akan menyimpan kunci ku di dalam akuarium kan?" jawab Dyana, membuat Alesya hanya bisa geleng-geleng kepala.


"cara berpikir mu sungguh unik, bi..." ucap Alesya yang masih terheran-heran dengan hal yang Dyana lakukan.

__ADS_1


**bersambung..


maaf y... update nya singkat banget!! otor setiap awal bulan ada kegiatan maka dulu2 sering tidak update.. tapi ootor udah janji pada diri sendiri, walaupun sibuk.. otor akan tetap update meski update tipis2....


__ADS_2