
Kau dan putra mu berhutang banyak pada ku Kenzo!” Ujar Dyana, melepaskan pegangan tangannya pada Kenzo. Setelah ia yakin Alesya tidak ada disana.
Ya, Dyana adalah bibi nya Kenzo. Adik bungsu dari mendiang ibu Kenzo. Usianya sebenarnya di bawah Kenzo. Dyana selama ini tinggal Di Australia. Tapi beberapa bulan ini karena sedang ada kerjaan di kota H, dia berada di rumah kakek Kenzo yang sudah dianggapnya sebagai ayah nya sendiri.
Sebetulnya Dyana tidak setuju ketika Kenzo dan Skala memintanya membantu rencana mereka yang menurut Dyana sangat kekanak-kanakan tapi sebuah mobil keluaran terbaru yang Kenzo tawar kan sungguh menggoyahkan iman. Dan akhirnya, disini lah dia. Berpura-pura sebagai wanitanya Kenzo.
“Aku akan selalu mengingat jasa mu ini bibi.” Jawab Kenzo sambil tersenyum.
“Aku tidak perlu itu, cukup segera kau kirimkan mobil baru ku ke depan rumah ku.” Sahut Dyana sambil memperhatikan kuku-kukunya yang baru saya keluar dari salon kuku tadi.
“jangan kan satu, sepuluh pun akan aku kirimkan hari ini untuk mu,” ujar Kenzo sombong.
“sepuluh?? Waaah aku rasa kau bisa simpan sembilannya lagi untuk bulan depan hingga sembilan bulan kedepan.”
Kenzo dan Dyana terus berbicara di taman itu. Tapi satu hal yang mereka tidak ketahui bahwa Alesya ternyata belum pergi ke kamarnya dan sedang mendengarkan mereka dari balik dinding yang memisahkan taman itu dan ruang santai di rumah Kenzo.
“Kau kira aku bodoh!!! Percaya begitu saja dengan semua hal yang tiba-tiba ini.” Guman Alesya dalam hati. “Sejak kapan bocah nakal ku beralih ke pihak Kenzo!!” batin Alesya.
Alesya pun naik ke atas. Bagi nya sudah cukup untuk mengetahui kebenaran dari semua sandiwara ini. Kini ia harus menyusun serangan balik ke Kenzo.
Alesya masuk ke kamar Skala untuk melihat bocah nakal yang sudah bergabung ke kubu Kenzo itu.”Apa yang Kenzo berikan pada Skala hingga Skala kini bergabung dengannya.”
“Mommy??” panggil Skala, pura-pura tidak tahu apa yang terjadi.
“Hi.. sudah bangun?’ tanya Alesya.
“Heem... sudah. Tapi seperti nya aku masih ingin beristirahat.”Ujar Skala.
__ADS_1
“Baiklah. Aku akan kembali nanti.” Jawab Alesya dan menutup pintu kamar Skala.
Alesya sengaja tidak pergi dari depan kamar Skala, sebab ia yakin Skala pasti mencoba menghubungi Kenzo untuk mengetahui sejauh mana rencana mereka. Dan benar saja, tidak lama kemudian Alesya mendengar Skala berbicara dengan Kenzo.
‘Rupa nya dari tadi bocah nakal itu tidak tidur!! Dia bahkan melaporkan bahwa aku sangat gelisah ketika Kenzo pergi setelah menerima panggilan telpon itu.”
“Benar, daddy!! Mommy tadi itu sangat tidak tenang ketika daddy pergi begitu saja tanpa menghiraukannya. Aku rasa kita akan berhasil membuat mommy cemburu pada nenek ku.” Skala terdengar tertawa bersama Kenzo.
“Kalian ingin melihat ku cemburu karena rencana yang kekanak-kanakan ini?? Aku akan membalikkan rencana kalian. Aku akan menempel pada Kenzo dan menunjukkan kemesraan ku bersama Kenzo di depan bibik nya Kenzo itu. Aku yakin bibik Kenzo akan oleng dan bergabung di kubu ku.”
Alesya pun pergi dan masuk ke kamarnya.
Ketika Alesya usai menelpon Monica, tiba-tiba Kenzo masuk ke kamar itu dengan Dyana.
“hah!! Mulai lagi!!” Batin Alesya.
“Duduklah,” ujar Kenzo pada Dyana.
“kau mau mandi?”tanya Alesya pada Kenzo.
“ya...” Jawab Kenzo singkat.
Alesya segera berdiri dan menghampiri Kenzo. Setelah sampai di hadapan Kenzo, Alesya meraih bagian depan kemeja Kenzo dan membuka kancing pertama kemeja Kenzo.
Kenzo sampai kaget dengan perbuatan Alesya. “apa yang kau lakukan!!!” Seru Kenzo sambil menahan tangan Alesya yang memegang kancing kemeja Kenzo.
“Apa yang aku lakukan? Tentu saja aku sedang membantu mu untuk membuka kemeja mu!” jawan Alesya dengan wajah tenang.
__ADS_1
Kenzo tersenyum dalam hati namun tetap pada ekspresi wajah datarnya.”Aku bisa melakukannya sendiri.” Ujar Kenzo.
Alesya tetap membuka kancing kemeja Kenzo satu persatu dengan tangan Kenzo yang asih tetap memenggang tangannya. Lalu Alesya berjingkat untuk membuka kemeja itu dari tubuh Kenzo.
“apa aku juga harus membantu mu untuk membuka itu?” Aleysa meliirik pada celana yang sedang Kenzo kenakan.
Kenzo langsung tersadar kembali, untuk sesaat dia terhipnotis dengan kelakuan ajaib Alesya.
Kenzo berhedem kecil dan langsung menuju kamar mandi.
Ini tinggal Alesya dan Dyana di kamar itu.
“Apa kau kekasih Kenzo?” tanya Alesya memulai strategi nya.
Dyana hanya melihat Alesya, lalu ia membuang mukanya.
“Kenzo pasti sudah bercerita kalau kami menikah kontak.” Alesya lanjut bercerita.
“Aku tidak akan menyangkal hal itu. Aku dan Kenzo memang melakukan pernikahan ini atas sebuah perjanjian.” Alesya menatap Dyana dengan tatapn mengiba. “aku tahu apa yang akan aku katakan ini mungkin akan menyakiti hati mu sebagai kekasihnya. Tapi aku hanya ingin mengatakan bahwa aku akan mempertahan kan pernikahan ini. Aku tidak akan mengakhiri pernikahan ku dan Kenzo. Sebab aku mencintainya. Aku harap sebagai sesama wanita kau bisa memahami hal ini dan menjauh dari Kenzo.” Alesya mulai mengarang kisah cintanya.
“Skala dan Kenzo benar.” Gumam Dyanan dalam hati.
“maaf kan aku. Tapi aku pun tidak akan mundur selangkah pun.” Jawab Dyana dengan wajah jutek nya.
“Tentu saja aku tidak boleh mundur. Sebab aku bisa kehilangan 12 mobil keluaran terbaru. Maaf kan aku Alesya, percaya lah Kenzo dan Skala sudah merencanakan semuanya dengan baik.” Gumam Dyana dibalik wajah juteknya.
“Berada satu ruangan dengan mu membuat ku panas!!”Dyana pun segera keluar. Sebenarnya Dyana sudah tidak tahan kalau harus berada diantara Kenzo dan Alesya.
__ADS_1
*********hhihii.. ayo siapa yang tebakan nya benar?? Tulis di kolom komentar ya.
Dan jangan lupa kita akan update tipis-tipis sepanjang hari ini so saaat otor istirahat.. so otor tunggu dukungan kamu untuk otor zeyeng.. like,komen dan vote nya....