
“Dokter!! Kenapa wajah ku jadi begini?” Seru Jenny yang kini telah menukar identitasnya menjadi seorang wanita bernama Munaf.
“Nyonya Munaf, kau jangan panik dulu. Aku akan memeriksa ulang wajah mu.” Dokter Aldo mencoba untuk menenangkan pasiennya itu.
Sebenarnya Aldo juga heran mengapa ada keloid yang muncul di wajah pasiennya itu. Mana panjang sehingga mirip codet lagi.
“Nyonya, apakah kau membuka perban wajah mu sebelum waktu yang aku perintahkan pada mu?” Aldo yakin pasti hal ini tidak akan terjadi begitu saja. Kalau si pasien menuruti perkataannya pasti tidak akan ada hal seperti ini terjadi.
“Benar dokter. Aku memang membuka perban itu dua hari lebih cepat dari waktu yang dokter katakan. Karena aku sangat tidak sabar untuk melihat wajah ku setelah operasi. Dan ketika aku buka ternyata pada bagian ini masih –“ Ucapan Jenny terhenti, kepalanya mendadak sakit mengingat wajahnya saat itu.
__ADS_1
“huft! Pantas saja!” Seru Aldo dalam hati.
“Jadi bagaimana ini dokter!!” rengek Jenny. Dia tidak bisa menjalankan aksinya jika wajahnya ada codet seperti ini.
“Nyonya Munaf, wajah anda kan baru saja di operasi. Jadi saya tidak bisa melakukan operasi kepada anda sebelum wajah anda benar-benar pulih. Saya tidak akan memarahi anda terkait kesalahan yang telah anda lakukan, jadikan saja ini sebagai pelajaran bagi anda ke depannya agar selalu mematuhi perkataan saya sebagai dokter anda.” Sebut Aldo.
Dengan perasaan yang tidak senang, Jenny keluar dari ruangan itu. Namun ketika dia hendak keluar dari rumah sakit, dia melihat Frans masuk ke dalam rumah sakit sambil menggendong seorang wanita.
Selama Jenny memulihkan wajahnya Jenny telah mempelajari orang-orang yang belakangan ini berhubungan erat dengan Alesya.
__ADS_1
Pertama ada Kenzo, suami dari Alesya. Kemudian ada anak kecil yang bernama Skala yang di akui oleh Alesya dan Kenzo sebagai putra mereka, lalu ada Dyana, bibi dari Kenzo. Setelah itu ada seorang pria yang bernama Marcus yang setelah Jenny selidiki juga memiliki nama belakang yang sama dengan Kenzo, yakni Dayson, kemungkinan besar pria ini masih merupakan kerabat Kenzo. Lalu ada Frans, pria yang pernah dekat dengan Alesya dan belakangan ini sering datang mengunjungi kediaman Alesya dan Kenzo. Itu memandakan hubungan mereka cukup dekat. Dan yang terakhir ada Jack, asistennya Kenzo. Sepertinya hanya mereka saja yang saat ini yang berada di sekitar Alesya.
“Sebaiknya aku mengikuti Frans, mana tahu melalui Frans aku bisa menyusup ke keluarga Kenzo dan Alesya.” Jenny ternyata juga sudah mengetahui bahwa keamanan di kediama Kenzo di perketat. Sepertinya Kenzo sangat mengantisipasi ada penyusup masuk ke rumahnya.
“Jika aku datang sebagai penyusup, tentu kau akan muda menangkap ku. Tapi kalau aku datang bersama dengan kenalan mu maka kau pasti tidak akan mengenali ku.” Jenny tersenyum jahat sebab dia telah menemukan cara baru untuk masuk ke dalam rumah Kenzo tanpa ada yang menyadarinya.
Jenny pun mengikuti Frans dari jarak yang sangat jauh. Berbeda ketika dia sedang berada di ruangan dokter tadi yang mana dia sangat marah sebab wajahnya tidak seperti yang dia harapkan, saat ini Jenny malah senang sebab wajahnya yang rusak itu dapat menjadi akses bagi nya untuk sampai ke pintu rumah Alesya.
“Tunggu kedatangan ku Alesya! Akan ku balas semua perbuatan mu! Kau bahkan sudah membuat Agnes berpihak kepada mu! Aku tidak akan pernah melupakan perbuatan mu yang telah menghancurkan keluarga ku yang bahagia.” Seru Jenny dengan sebuah senyum smirk di wajahnya.
__ADS_1
😎😎😎
*Tuliskan pendapat mu tentang karya otor yang ini ya.. *biar kalau karya ini tamat bisa jadi bahan refleksi bagi otor. Terima kasih * dan jangan lupa untuk like dan Vote nya.